Inilah Skema Ponzi dan Ransomware Crypto Terkenal yang Perlu Anda Ketahui

Dalam usianya yang belum begitu lama, cryptocurrency telah menjadi penarik perhatian dengan menyerap cukup banyak uang untuk kapitalisasi pasarnya yang menandakan  ia cukup dicintai oleh orang-orang diberbagai belahan dunia.

Namun, animo hebat ini masih ternodai oleh adanya serangan ransomware dan juga skema ponzi yang membuat kepanikan dikalangan investor dan penggemar crypto.

Dan dalam artikel ini, kami akan mencoba menginformasikan kepada Anda, beberapa skema ponzi terbesar, serangan ransomware aktif, dan bagaimana cara melindungi diri darinya:

Skema Ponzi

Skema ponzi  disebutkan sebagai sebuah frasa yang digunakan untuk berbicara tentang proyek dimana investor tertarik dengan perusahaan yang ‘tidak ada’ yang menjanjikan pengembalian investasi cepat dan fantastis.

Proyek ini bekerja dengan menghasilkan pendapatan bagi investor lama dengan uang dari investor baru sehingga mereka mengundang lebih banyak orang untuk berinvestasi dalam proyek tersebut.

Beberapa skema Ponzi terbesar dan terkenal dalam industri crypto adalah OneCoin, BitConnect, dan PlusToken. Tiga organisasi kejahatan ponzi ini secara kolektif telah menipu lebih dari $ 11 miliar dari investor, dimana OneCoin saja telah menyebabkan kerugian hampir lima miliar dolar.

Baca Juga: Catat! Sekarang Bitcoin Sering Diperdagangkan Selama Jam-Jam Berikut Ini

Jadi bagaimana Anda bisa mengidentifikasi sesuatu penawaran sebagai sebuah skema ponzi?

Setiap proyek yang menawarkan pengembalian yang tidak realistis (terlalu bagus untuk menajdi kenyataan) bersama dengan bonus untuk mengundang lebih banyak pengguna kemungkinan adalah skema ponzi. Jangan pernah berinvestasi dalam proyek yang menawarkan pengembalian bulanan 30-40% dan / atau pengembalian tahunan jauh lebih tinggi dari 100% karena itu adalah sebuah penipuan yang jelas nyata adanya.

Segeralah menjauh dari penawaran seperti itu, dan juga peringatkan kerabat dan rekan Anda.

Baca Juga: Apakah Telegram Akan Mengembalikan Uang Investor Senilai $1.2 Miliar?

Ransomware

File Ransomware adalah file yang dapat dieksekusi yang mengenkripsi data pada perangkat korban dan mengharuskannya membayarkan ‘tebusan’ untuk mendapatkan datanya kembali.

Penyerang mengirim email dengan tautan atau lampiran yang dapat memicu ransomware saat dibuka, jadi mirip dengan awal serangan phihing.

Strain Ransomware yang telah terdeteksi dan merupakan yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir diantaranya ialah REvil, Ryuk, WastedLocker, dan Dridex.

Anda dapat melindungi diri dari file ransomware dengan cara menghindari email yang berasal dari sumber yang tidak diketahui, Anda bisa membaca dengan lebih teliti alamat email yang mengirim, apakah huruf maupun cara ejanya sudah sesuai atau tidak dengan yang asli.

Gunakan aplikasi antivirus tepercaya untuk memindai semua lampiran dan unduhan sebelum membukanya. Jika memungkinkan, cobalah untuk menghindari membuka file yang tidak aman di perangkat tempat Anda menyimpan kredensial keuangan Anda.

Bentuk lain dari kejahatan crypto mungkin bisa mengancam Anda adalah aplikasi palsu yang meniru aplikasi keuangan yang sah untuk mencuri kredensial keuangan korban, sehingga nama penerbit aplikasi perlu Anda baca lebih teliti juga untuk menghindarinya. 

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.