Panduan Investasi Saham Untuk Pemula (Sangat Basic)

Apakah mungkin mendapatkan penghasilan berlimpah dari trading saham? 

Jawabannya adalah tentu saja. 

Terdapat satu rahasia yang sebenarnya sangat sederhana. 

Seperti yang kita semua sudah tahu, kesuksesan dalam bisnis di bidang apapun itu, pasti selalu diikuti dengan pengetahuan memadai, strategi, riset dan disiplin. 

Kali ini, kami akan memberikan informasi dan langkah penting untuk para pebisnis yang ingin berinvestasi di pasar saham dan ingin mendapatkan uang dari bursa efek. 

Apa itu Pasar Saham?

Pasar saham atau yang kerap disebut bursa efek merupakan tempat perdagangan yang memungkinkan investor untuk membeli, menjual dan menerbitkan saham di bursa atau melalui perdagangan bebas (OTC).

Apa itu Saham?

Saham adalah modal awal yang diperlukan agar bisa berpartisipasi dalam dunia investasi saham. 

Dikutip dari Bursa Efek Indonesia, saham merupakan tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. 

Jika ikut dalam penanaman modal, maka Anda mempunyai klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan dan berhak hadir dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). 

Saham sering disebut sebagai surat berharga karena ia menjadi bukti sah kepemilikan atas sebuah perusahaan.

Baca Juga: 10 Tips Belajar Affiliate Marketing untuk Pemula + Daftar

2 Kategori Saham:

1.Saham Biasa

Ini merupakan surat berharga yang berfungsi sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan termasuk aspek penting dalam perusahaan. 

Pemilik saham menerima sebagian deviden dari perusahaan serta bersedia menerima resiko kerugian jika terjadi pada perusahaan. 

Pemegang investasi saham biasa memiliki hak terbatas. 

Jika perusahaan menderita kebangkrutan, maka pemilik saham biasa akan menanggung kerugian sebesar investasi mereka pada saham tersebut. 

Di sisi lain, pemegang investasi saham biasa dapat menikmati pengembalian keuntungan yang lebih tinggi dari investasi mereka jika dibangingkan dengan pemilik saham preferen. 

2.Saham Preferen

Pemilik saham ini mempunyai hak lebih jika kita bandingkan dengan hak pemilik saham biasa. 

Dividen mereka didahulukan dan memiliki hak suara lebih.  

Saham preferen adalah surat berharga yang dijual perusahaan dengan menunjukkan nilai nominal (rupiah, yen, dollar dsb) yang dapat memberikan si pemilik saham berupa pendapatan tetap dalam bentuk deviden yang diterima setiap tiga bulan. 

Karena bisa menghasilkan pendapatan tetap namun juga bisa tidak mendatangkan hasil, Saham ini mempunyai karakteristik gabungan dari obligasi dan saham biasa. 

Baca Juga: 2 Investasi Terbaik yang Membawa Anda Kaya Raya

Trik Mendapatkan Uang Berlimpah dari Saham

1.Pilih Saham Blue Chip (Terpercaya)

Investasi Saham

Berharap mendapatkan pendapatan berlimpah melalui investasi saham dibutuhkan pengetahuan memadai. 

Salah satu yang penting adalah strategi yang tepat dalam memilih saham yang memiliki track record dan kinerja baik. 

Saham blue chip pada umumnya memiliki resiko yang terkendali dengan return yang bagus. 

Saham blue chip di Indonesia sendiri adalah saham bank BCA (kode:BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dan Indofood (ICBP).  

Meskipun sebuah perusahaan besar memiliki reputasi saham blue chip, tidak serta merta semuanya mempunyai performa yang baik. 

Ada juga saham kategori serupa yang kinerjanya buruk meskipun masih sangat jarang. 

Baca Juga: 10 Cara Mendapatkan Passive Income Sangat Mudah 2020

2.Strategi Analisis – Value Investing

Memilih Saham

Jika tidak ingin berinvestasi pada saham blue chip dari perusahaan besar, Anda bisa menggunakan Value Investing dengan Teknik ‘CANSLIM’ untuk memilih sebuah saham yang berpotensi. 

Ini seperti mencari the next big company.  

Karena tidak semua perusahaan kecil memiliki potensi buruk. 

Bisa jadi Anda sedang berinvestasi di perusahaan mini yang nantinya akan menjadi raksasa pada masa depan. 

Strategi Teknik analisis terbaik dikembangkan oleh investor bernama William O’Neil. 

Metode ‘CANSLIM’nya merupakan kombinasi teknikal dan mendasar yang membantu Anda memilih saham terbaik. 

Analisis teknikal menggunakan data mentah. 

Sedangkan analisis mendasar melibatkan perhatian kita terhadap berita-berita relevan. 

Strategi ini telah terbukti meningkatkan pendapatan Anda. 

Belakangan ini, memilih saham terbaik memang sulit untuk para investor. Disinilah analisis teknikal dan fundamental dapat membantu. 

Teknik CAN SLIM ini terbagi menjadi 2 bagian:

  • CAN – merupakan metode fundamental yang menggunakan kriteria kuantitatif untuk memilih saham yang memiliki pertumbuhan tinggi. 
  • SLIM – metode analisis teknikal yang mempelajari grafik harga dari saham. 

Mari kita pelajari semua singkatan CAN SLIM!

  • C (Current Quarterly Earnings) – disini, kita memperhatikan pertumbuhan pemasukan sejak 3 bulan terakhir. 

William O’Neil menyukai saham yang setidaknya memiliki 25% pertumbuhan. 

Jika Anda melihat konsistensi kenaikan pendapatan dipercepat dari 3 bulan ke 3 bulan berikutnya, kemungkinan nilai saham tersebut meningkat di masa yang akan datang adalah sangat mungkin.

  • A (Annual Earnings) – menurut William O’Neil, kita harus melihat setidaknya 25% pertumbuhan tahunan oleh perusahaan tersebut. 

Paling tidak 17% dari ROI. 

  • N (New Products) – sebuah perusahaan harus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. 

Perubahan ini bisa termasuk produk baru, servis baru, leadership baru, harga baru untuk mendorong saham perusahaan terus meningkat. 

Sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk mengeluarkan produk, manajemen dan event baru. 

O’Neil menemukan bahwa 95% saham terbaik pilihannya telah mengalami pembaharuan. 

  • S (Supply and Demand) – kita harus mencari saham yang memiliki akumulasi tinggi dari investor smart money. 

Jika Anda menemukan adanya jebolan perlawanan yang muncul secara berketerusan diikuti pembelian yang bisa diukur dengan membaca indicator volume, Anda sudah tahu tentang adanya kekurangan penyediaan. 

  • L (Leader or Laggard) – sangatlah penting untuk mengetahui saham pemimpin (leader) maupun saham tertinggal (laggard) pada setiap sektor. 

O’Neil menyarankan membeli saham yang merupakan pemimpin di sektor dan industri tersebut. 

Ini bermanfaat untuk membedakan saham leader dengan laggard. 

Sebuah market leader adalah saham yang memiliki kekuatan harga relatif 52 minggu mengungguli 80% dari sektor pasar.

  • I (Institutional Sponsorship) – ini berarti para pemain institusional seperti dana lindung nilai (hedge funds) dan smart money merupakan pembeli dari saham yang Anda minati. 

Meskipun demikian, dukungan dari pemain institusional juga terbatas dari 3 sampai 7 pemilik saja. 

Jika sebuah saham memiliki banyak investor institusional, kemungkinan berita buruk tersebar bisa berakhir pada penjualan berat. 

  • M (Market Direction) – Anda harus berdagang dengan seirama dengan arah pasar secara umum. Lebih dari 70% saham bergerak secara berpasangan kearah pasar. 

Anda harus sadar tentang trend pasar. William O’Neil membagikannya menjadi 3 tahap: uptrend, downtrend dan uptrend under pressure

Fokuslah membeli saham yang bergerak kuat kearah atas (uptrend) dan abaikan mereka yang memiliki tren menurun (downtrend).  

Intinya, Anda dianjurkan untuk berinvestasi kepada perusahaan. Bukan membeli saham gorengan yang harganya murah. 

Perusahaan yang berpotensi akan tumbuh seiring berjalannya waktu. 

3.Waktu

Kami tidak menyarankan investor, terutama pemula, untuk melakukan dagang saham dalam waktu jangka pendek karena resikonya sangat besar. 

Anda harus memberikan periode waktu yang realistis untuk pertumbuhan saham pilihan Anda (Tidak peduli itu adalah investasi saham jangka pendek maupun panjang). 

Anda harus tahu kapan bisa membeli atau kapan harus menjual. 

Nasihat umum yang sering didengar adalah membeli saham saat harga masih rendah dan jual saat harga sedang tinggi. 

Masalahnya adalah, Anda tidak bisa memprediksi waktu. Tidak ada yang tahu kapan harga turun atau naik dan kapan itu terjadi.

Waktunya tidak bisa ditebak – setidaknya tidak bisa ditebak secara presisi. 

Oleh karena demikian, para trader saham harus mengerti sifat asli dari bisnis ini supaya tidak kecewa nantinya. 

Pahami bahwa mendapat keuntungan dari perdagangan saham tidak sama seperti menjual makanan cepat saji. 

Jika sudah dibekali oleh pengalaman dan pengetahuan, Anda bisa menarik ataupun melanjutkan perdagangan saham.

Namun untuk pemula, kami menganjurkan peraturan menggunakan auto trading untuk berdagang jika harga saham mencapai batas tertentu. 

Tidak perlu memeriksa harga saham setiap menit dan jam. Kecuali Anda memang seorang trader harian.

Cukup Analisa dan pantau setiap kuartal saat perusahaan mengeluarkan laporan keuangan dan rilis laporan di akhir tahun. Anda bisa mencari laporan keuangan pada situs resmi BEI (Bursa Efek Indonesia). 

Tempatkan dana yang sudah siap untuk tidak digunakan dalam jangka panjang. 

Contohnya untuk 5 tahun kedepan, Anda harus mengerti investasi saham merupakan investasi jangka Panjang. 

Tidak ada yang namanya keuntungan instan disini. 

4.Diversifikasi

Diversifikasi untuk investasi sangatlah penting di bursa efek. Menempatkan investasi di berbagai instrument adalah pilihan bijak. 

Jika terjadi resiko pada saham, tidak semua kekayaan Anda akan hangus. 

Jangan menginvestasikan semua uang Anda pada saham, ataupun menggunakan tabungan pribadi dalam jumlah raksasa untuk membeli satu jenis saham. 

Selalu ingat pepatah yang berbunyi, “jangan meletakkan telur Anda di satu keranjang” ataupun “jangan langsung mencelupkan kedua kaki Anda kedalam air”. 

Nasihat ini menjadi lebih penting lagi, terutama bagi mereka yang baru memulai. Selalu berinvestasi saham dalam jumlah kecil untuk mengukur keadaan air. 

Seiring Anda belajar, tingkatkan kemampuan dan kepiawaian Anda dalam sektor ini.

Jika sudah lebih berpengalaman, barulah tambah investasi saham Anda sesuai kemampuan. Diversifikasi menjadi kunci pengelolaan resiko di saham. 

Meskipun diversifikasi bermanfaat, jangan berinvestasi saham pada lebih dari 15 perusahaan. 

Ini penting karena jika dilakukan berlebihan, akan sangat berbahaya hingga mengakibatkan Anda tidak bisa melacak dan mempelajari masing-masing perusahaan. 

5.Sabar dan Tidak Panik

Kami mengerti sudah banyak cerita negatif mengenai banyaknya orang bangkrut dan gulung tikar jika gagal dalam investasi saham. 

Pada dasarnya, kita harus selalu mengingatkan diri sendiri untuk tetap berkepala dingin jika ada rencana yang terjadi diluar dugaan – tidak terkecuali jika itu adalah kabar terburuk sekalipun. 

Terutama jika Anda sudah sangat yakin terhadap suatu perusahaan, Anda telah melakukan riset matang dan mempelajari mereka. 

Kemudian Anda berinvestasi dengan nominal super tinggi. Beberapa hari kemudian Anda mendapat kabar bahwa saham perusahaan tersebut turun 5-10%. 

Kondisi ini memang mengerikan terutama untuk investor besar, namun saran kami, jangan menjualnya. Sebaliknya, beli saham tambahan kedalam portfolio Anda. 

Ini merupakan kesempatan yang ditutupi seperti masalah. 

Anda bisa mengambil saran ini hanya dengan 1 syarat – jika Anda mempunyai keyakinan ekstra besar terhadap perusahaan tersebut. Jika tidak, jangan dilakukan. 

Cari berita dan informasi dari sumber relevan dan terpercaya. 

Jangan menonton atau mengacu pada media mainstream yang kita semua tahu sangat bias. Ini sudah bukan rahasia dan bukan hal baru yang mengejutkan. 

Kebanyakan media finansial adalah sumber terakhir yang akan melapor kepada Anda mengenai informasi investasi saham padahal permainannya sudah berakhir. 

Anda juga perlu tahu, terutama jika Anda merupakan investor besar, informasi jujur adalah sumber yang penting dalam perdagangan saham. 

Kesabaran adalah kunci utama. Tunggu, tahan dan bersantai sedikit. Jangan terjatuh kepada syndrome bias yang malah membuat Anda menjadi panik. 

6.Meningkatkan Resiko

Poin ini hanya bisa dilakukan untuk mereka yang berani mengambil resiko dan mempunyai dana lebih. 

Jika ingin mendapatkan uang banyak di bursa efek, Anda harus rela meningkatkan angka investasi juga saat membeli saham. 

Artinya, meningkatkan modal dagang Anda. Ini sederhana tapi benar. 

Dengan melakukan demikian, Anda juga sudah menyadari bahwa Anda telah membuka diri terhadap kemungkinan peningkatan pendapatan secara drastic – ataupun sebaliknya. 

Komentar

Usai sudah pembahasan kami mengenai cara mendapatkan uang dari perdagangan saham. 

Selalu ingat semua bisnis pada dasarnya memiliki resiko. 

Resiko meningkat maupun menurun. 

Pada akhirnya semua kembali kepada kesiapan setiap pebisnis apakah mereka mau mengambil langkah maju ataupun ingin kembali menganalisa. 

Semoga bacaan ini bermanfaat dan selamat berjuang!

Referensi:

TradingStrategyGuides

Ragingbull.com


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Satu pemikiran pada “Panduan Investasi Saham Untuk Pemula (Sangat Basic)”

  1. tetap semangat bang untuk terus berbagi ilmu dan pengetahuan,sangat menarik dan cukup mudah dipahami,artikel yg lain tetap di tunggu sambil melatih kepekaan dan keahlian memilih investasi,salam dan doa dari saya# menjadi berkat bagi banyak orang

    Balas

Tinggalkan komentar