CryptoHarian

Kapan Bull Run Kripto Akan Berakhir? Ini Jawaban Lady of Crypto

Cryptoharian – Memasuki hari Sabtu (20/7/2024) pagi, harga Bitcoin (BTC) berada di angka US$ 66.748. Data dari Coingecko menunjukkan bahwa ini adalah kenaikan sebesar 4,6 persen dalam kurun waktu 24 jam. Perdebatan akan kenaikan lebih lanjut dan koreksi pun semakin mereda, saat lilin hijau mendominasi di pasar kripto.

Menanggapi hal ini, salah satu analis kripto di platform X dengan nama samaran Lady of Crypto, menyatakan bahwasanya bull run di pasar kripto masih jauh dari kata selesai.

“Saya akan menjelaskan analisis secara rinci, terkait prediksi bahwa fase kenaikan akan dilanjutkan pada Oktober 2024 dan akan berlangsung hingga Oktober 2025,” ungkap Lady of Crypto.

Pertama-tama, dirinya membantah pendapat yang mengatakan bahwa siklus saat ini lebih cepat dari biasanya. Ia berdalih, Bitcoin mencapai rekor tertingginya lebih awal bukan karena siklus yang dipercepat, tapi karena investasi besar-besaran oleh ETF.

“Salah satu pendorong utama pasar kripto adalah uang dari para trader ritel, yang baru mulai kembali ke pasar,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, pola siklus kali ini adalah sebagai berikut:

Puncak:

  • Pada tahun 2017, pasar bull mencapai puncaknya 128 minggu sebelum halving 2020.
  • Pada tahun 2021, pasar bull mencapai puncaknya 128 minggu sebelum halving 2024.
  • Halving berikutnya diharapkan pada Maret 2028, jadi puncak berikutnya kemungkinan sekitar Oktober 2025.

Bottom:

  • Pasar bear 2018 dan 2022 berlangsung tepat 54 minggu. Siklus ini mencakup 128 minggu dari halving ke puncak dan 54 minggu dari pasar puncak ke dasar.

Baca Juga: Tekanan Jual Bitcoin dari Kreditur Mt. Gox Ternyata Lebih Rendah dari Perkiraan

Menurut Lady of Crypto, bull run saat ini akan berlangsung antara 72 hingga 80 minggu. Artinya, puncak harga akan terjadi pada kuartal keempat 2025.

“Analisa ini didukung oleh data historis, dengan bull run sebelumnya mencapai puncak 73 hingga 78 minggu setelah halving,” kata Lady of Crypto.

Jadwal Breakout

Sementara untuk jadwal breakout, ada waktu yang dibutuhkan pasca halving sebelumya.

  • Halving 2016: Bitcoin mulai rally setelah 25 minggu.
  • Halving 2020: Bitcoin mulai rally setelah 22 minggu.
  • Halving 2024: Baru 12 minggu berlalu, dengan aksi signifikan diharapkan dalam 10 minggu ke depan.

Berdasarkan data di masa lalu, lanjutnya, Oktober adalah bulan paling bullish kedua untuk Bitcoin setelah November.

“Tren historis ini nantinya juga akan bertemu dengan Pemilu di Amerika yang akan datang. Perkiraan bakal ada dongkrak harga besar-besaran,” paparnya.

Kendati demikian, bull run terakhir menurutnya didorong oleh US$ 814 miliar dalam bentuk cek stimulus Covid-19. Kali ini, Lady of Crypto mengidentifikasi dua sumber pendanaan utama:

1. Mt. Gox akan membayar US$ 6 miliar dalam bentuk BTC kepada kreditor. yang kemungkinan besar akan berinvestasi kembali dalam altcoin.

2. FTX akan mendistribusikan US$ 12 miliar dalam bentuk tunai kepada kreditor, yang juga diperkirakan masuk dalam altcoin.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)

Iqbal

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.