Cryptoharian – Seorang investor sekaligus analis berpengalaman di media sosial X dengan nama akun ‘Symbiote’, memberikan pandangan terhadap altseason yang sedang ramai dibicarakan di dunia mata uang kripto belakangan ini.
Dalam utas yang ia tuliskan, analis tersebut menjelaskan bahwa saat ini pasar tengah memasuki fase penting menuju puncak siklus. Berdasarkan hasil studinya, Bitcoin diprediksi akan mencapai harga tertinggi antara US$ 125.000 hingga US$ 130.000 dalam beberapa bulan mendatang.
“Semua indikator menunjukkan bahwa kita akan melihat puncak pasar pada November atau Desember 2025,” ungkap Symbiote.
Optimisme pada Ethereum dan Altcoin Berkapitalisasi Besar
Ethereum, yang saat ini diperdagangkan di atas US$ 3.400, menurutnya sedang menunjukkan kekuatan relatif terhadap Bitcoin. Ia menilai hal ini sebagai sinyal klasik bahwa modal mulai berpindah dari BTC ke altcoin, mengikuti pola yang juga terlihat di siklus-siklus sebelumnya.
Kenaikan Ethereum juga disebut telah menarik altcoin kapitalisasi besar lainnya, dan menurutnya dalam waktu dekat, altcoin kapitalisasi menengah dan kecil akan menyusul.
Namun, Symbiote memperingatkan bahwa altseason kali ini tidak akan sama seperti tahun 2021, di mana hampir seluruh altcoin mengalami kenaikan. Ia memperkirakan hanya sekitar 10 persen dari altcoin yang akan memberikan performa signifikan.
Baca Juga: 5 Airdrop Kripto Menarik Pekan Ini Yang Tidak Bisa Dilewatkan
Rekomendasi Portofolio Altcoin
Sebagai bagian dari strateginya, Symbiote membagikan beberapa nama altcoin yang ia nilai memiliki potensi besar dalam altseason kali ini, antara lain:
- Wormhole (W): Protokol interoperabilitas yang menghubungkan lebih dari 30 blockchain.
- IOTA (IOTA): Platform DLT tanpa biaya untuk aplikasi dunia nyata.
- Vaulta (A): Platform perbankan Web3 yang menyederhanakan akses keuangan terdesentralisasi.
- Waves (WAVES): Blockchain ramah lingkungan dengan biaya transaksi rendah.
- PumpFun (PUMP): Platform peluncuran dan perdagangan koin meme berbasis AMM.
Selain itu, ia juga melirik sektor-sektor tematik seperti real-world assets (RWA), kecerdasan buatan (AI), DeFi, dan DePin (Decentralized Physical Infrastructure) sebagai narasi utama yang kemungkinan akan mendapatkan perhatian pasar selama sisa tahun ini.
Siklus Pasar Diprediksi Ulangi Pola
Menurut Symbiote, pola puncak harga Bitcoin dalam beberapa siklus terakhir terjadi menjelang akhir tahun:
- November 2013: US$ 1.242
- Desember 2017: US$ 19.000
- November 2021: US$ 69.000
Jika pola ini berulang, maka ia memprediksi bahwa puncak pasar kripto akan terjadi pada akhir tahun 2025, dengan Bitcoin kemungkinan mencapai batas atas di kisaran US$ 130.000. Ia juga mengingatkan investor agar tidak terlambat masuk ke altseason. Pasalnya, banyak individu yang bakal menunggu waktu yang menurut mereka pas, tapi kemudian tertinggal jauh.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)




