Kenapa Bitcoin (BTC) Akan Naik Di Tahun 2023 Menurut Penulis ‘Rich Dad, Poor Dad’

Cryptoharian – Pasca kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh The Fed ke level historis, dolar bereaksi melesat tajam dengan mengorbankan mata uang fiat global lainnya, terutama poundsterling Inggris adalah salah satu mata uang yang berkinerja buruk terhadap dolar AS.

Dalam hal ini, penulis buku keuangan pribadi ‘Rich Dad, Poor Dad’ Robert Kiyosaki, mempercayai bahwasanya superioritas mata uang AS hanya akan berumur pendek. Hal tersebut ia sampaikan lewat cuitan, yang menyatakan bahwa dirinya mencatat dolar akan berpotensi jatuh pada awal 2023. 

“Akankah dolar AS mengikuti Pound Sterling Inggris? Saya percaya itu akan terjadi. Saya percaya dolar AS akan jatuh pada Januari 2023 setelah Fed berputar,” ungkap Kiyosaki di laman Twitternya, Sabtu (1/9/2022).

Kiyosaki mengatakan, untuk mendapat untung dari crash dolar AS, ia telah membeli lebih banyak aset Buffalo perak AS. Ia berdalih, perak adalah bargain, dan secara tegas menyatakan tidak akan menjadi korban The Fed.

“Untuk mendapat untung dari crash dolar Amerika, saya membeli lebih banyak aset perak Buffalo AS. Perak adalah penawaran yang bagus. Saya tidak akan menjadi korban The Fed. Hati hati,” ujarnya.

Dalam cuitan sebelumnya, ia juga menyinggung soal Amerika Serikat dan Inggris yang harusnya berbagi ikatan historis pada pasar keuangan. Dirinya juga menuturkan, Poundsterling Inggris kuno mati pada minggu lalu, seperti halnya pensiunan Inggris kuno.

Baca Juga: Burn Rate Shiba Inu Makin Besar, Kenapa Harga Shiba Inu Tidak Kunjung Naik?

“Tempat kelahiran Amerika dulu adalah ‘New England’. Inggris yang lama telah meninggal minggu ini. Pound Inggris Kuno meninggal minggu ini, seperti halnya pensiunan Inggris kuno. Apakah Inggris akan menjadi Amerika yang baru berikutnya?,” kata Kiyosaki.

Menurutnya, crash yang terjadi pada saat ini hanya akan membuat orang kaya menjadi semakin kaya. Karena itulah, ia mengimbau supaya Inggris tidak menjadi korban seperti ‘Old English di Old England’. 

“Ingat, crash membuat orang kaya menjadi lebih kaya. Jangan menjadi korban seperti Old English of Old England. Berpikir & bertindak dengan semangat baru,” paparnya.

Tidak hanya itu, dalam cuitan terbarunya ia juga mengklaim soal peluang beli. Kiyosaki mengklaim jika The Fed terus menaikkan suku bunga, dolar akan semakin kuat dan menyebabkan harga emas, perak & Bitcoin turun.

“Beli lebih banyak. Ketika FED berputar dan menurunkan suku bunga seperti yang baru saja dilakukan Inggris, Anda akan tersenyum sementara yang lain menangis,” pungkas Kiyosaki. [Im]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.