Kenapa Harga Bitcoin Melonjak $11.000?

Beberapa hari yang lalu, harga Bitcoin naik $1.000 dalam 14 hari terakhir menjadi $11.000. Hal ini disebabkan oleh beberapa katalis: The Fed dan Microstrategy.

The FED

Pejabat Federal Reserve dari Federal Open Market Committee (FOMC) mengatakan bahwa mereka akan mempertahankan suku bunga AS mendekati nol hingga tahun 2023. Tujuan mereka adalah untuk orang meminjam uang dan membuat ekonomi pulih, dan juga mendorong inflasi hingga 2%.

Bertepatan dengan kebijakan tersebut, harga emas dan Bitcoin naik dengan tiba-tiba. Nampaknya, harga Bitcoin akan berada di atas resistensi $ 11.000 karena dolar AS terus mengalami devaluasi.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu, 16 September 2020 tersebut, Fed akan meningkatkan kepemilikan sekuritas Treasury AS dan sekuritas berbasis mortgage untuk mempertahankan kelancaran fungsi pasar dan menciptakan kondisi keuangan yang akomodatif.

Namun, ada beberapa anggota yang menentang kebijakan tersebut. Salah satunya adalah Presiden Federal Reserve Bank Dallas, Robert S. Kaplan yang mengatakan, “lebih suka Komite mempertahankan fleksibilitas suku bunga kebijakan yang lebih besar.”

Kemudian Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis, Neel Kashkari juga menentang, “lebih suka Komite mengindikasikan bahwa mereka mengharapkan untuk mempertahankan kisaran target saat ini sampai inflasi inti mencapai 2% secara berkelanjutan.”

Pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan dengan harga $ 10.994 menurut Coinmarketcap.

Tindakan Fed bisa mengakibatkan dolar kehilangan nilai di tengah upaya bank sentral menjaga ekonomi tetap bertahan di masa pandemi Covid-19 ini.

Suku bunga rendah akan membuat orang-orang berani meminjam uang dan membelanjakannya, ini bisa merangsang perekonomian. Tapi, uang berlebih di pasar akan membuat harga aset naik dan menyebabkan inflasi.

Safe-Haven

Teknologi blockchain dan kelangkaan Bitcoin membuatnya menjadi anti-inflasi. Kelebihan inilah yang membuat cryptocurrency menjadi safe-haven yang andal dan saat ini memiliki korelasi kuat dengan emas.

Analis kembar Winklevoss memandang Bitcoin sebagai lindung nilai yang dapat diandalkan karena kebal terhadap kebijakan moneter dan mereka percaya inflasi yang lebih tinggi juga akan membuat harga Bitcoin menjadi lebih tinggi.

MicroStrategy

Sebelumnya, Cryptoharian juga melaporkan perusahaan perangkat lunak MicroStrategy menginvestasikan total senilai $ 425 juta dalam bentuk Bitcoin.

Keputusan itu diambil sehari sebelum kebijakan Fed diumumkan, yang kemudian memvalidais Bitcoin sebagai lindung nilai arus utama.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis