Kenapa Harga Bitcoin Turun Mendadak?

Regulator AS menemukan pelanggaran pada platform perdagangan Bitcoin yang paling banyak digunakan, BitMEX. Catatanya BitMEX gagal mematuhi prosedur kepatuhan dan mengizinkan perdagangan yang tidak terdaftar/

The United States Commodity Futures Trading Commission atau CTFC telah menuntut bursa cryptocurrency BitMEX, CEO Arthur Hayes.

Isi Gugatan CFTC Kepada BItMEX

Menurut siaran pers pada 1 Oktober, CFTC telah melayangkan gugatan perdata di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik New York Selatan untuk menuntut BitMEX. Ditemukan beberapa pelanggaran peraturan CFTC oleh BitMEX, termasuk mengoperasikan platform perdagangan yang tidak terdaftar dan gagal untuk menerapkan kebijakan anti pencucian uang.

Dalam gugatan tersebut CFTC menuduh BitMEX menerima $ 11 miliar dalam setoran Bitcoin, mengumpulkan lebih dari $ 1 miliar dalam biaya transaksi selama melakukan sebagian besar binisnya di AS, serta menerima dana dan pesanan pelanggannya di AS.

Khususnya, CFTC telah menuntut BitMEX yang memfasilitasi perdagangan kontrak swap pada platform yang tidak terdaftar, beroperasi sebagai pedagang komisi berjangka tanpa persetujuan CFTC, gagal menerapkan prosedur know-your-customer, dan melaksanakan transaksi komoditas ritel dengan leverage.

Konsekuensi Untuk BitMEX

Akibatnya, BitMEX harus menerima konsekuensi yang mengerikan seperti “pencabutan keuntungan yang diperoleh secara tidak sah, sanksi moneter sipil, restitusi untuk kepentingan pelanggan, pendaftaran permanen dan larangan perdagangan, serta perintah permanen dari pelanggaran di masa mendatang atas Komoditi. Exchange Act (CEA).”

Harga Bitcoin Turun

Bulan Oktober harga Bitcoin dimulai dengan nilai tinggi di Rp 162 juta. Tapi kemudian harganya turun menjadi Rp 156 juta-an pada saat penulisan.

Altcoin utama, seperti Ethereum, XRP, BCH semuanya mengalami kerugian sebesar 3-8%.

Bahkan, top DeFi Yearn Finance hanya diperdagangkan Rp 308 juta-an di Indodax. Koin tersebut sudah turun Rp 40 juta hanya dalam 12 jam terakhir.

Sekarang, BitMEX telah memposting pengumuman resmi dengan komentar singkat tentang kasus tersebut, menguraikan ketidaksepakatan mereka dengan keputusan pemerintah.

Mereka berniat untuk melawan keputusan tersebut. BitMEX menambahkan bahwa dari pertama peluncuran, mereka selalu mematuhi undang-undang AS yang berlaku.

Selain itu, pialang tersebut masih beroperasi secara normal dan menjamin bahwa semua dana aman.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis