Cryptoharian – Harga XRP masih mengalami pergerakan yang cenderung turun (bearish), sementara para investor Ripple terus mempertimbangkan dampak dari peretasan Bybit baru-baru ini. Meskipun terjadi aksi jual besar-besaran di pasar kripto, XRP tetap bertahan di atas US$ 2,5.
Melansir dari coingape.com, data dari analisis teknikal More Crypto Online, saat ini XRP belum menunjukkan arah yang jelas. Hal ini membuat sulit untuk prediksi apakah harga akan naik atau turun dalam waktu dekat.
Ini berlawanan dengan ekspektasi sebelumnya, di mana XRP diperkirakan bisa mengalami lonjakan besar hingga US$ 250 dalam jangka panjang.
Harga XRP Bergerak dalam Kisaran Sempit
Dalam pembaruan terbaru yang dibagikan oleh More Crypto Online di media sosial, harga XRP masih terjebak dalam kisaran harga yang sempit, dan bertahan di atas level invalidasi US$ 2,47. Saat ini, XRP diperdagangkan di sekitar US$ 2,6, turun 0,63 persen dalam 24 jam terakhir.
Selama dua periode, harga XRP telah bergerak dalam kisaran US$ 2,5 hingga US$ 2,6, menunjukkan bahwa belum ada pergerakan besar yang terjadi. Menurut More Crypto Online, secara teknikal struktur bullish XRP masih tetap utuh, tetapi koin ini belum berhasil menembus level resisten utama di US$ 2,8.
Dua Level Harga Penting yang Harus Diperhatikan
1. US$ 2,47 (Level Invalidation) – Jika harga turun di bawah titik ini, kemungkinan XRP akan mengalami penurunan lebih lanjut.
2. US$ 2,75 (Zona Breakout) – Jika harga bisa melewati batas ini, XRP dapat memperoleh momentum untuk kembali naik.
Saat ini, pasar masih ada dalam ketidakpastian dengan para investor menunggu pergerakan harga yang lebih jelas.
Baca Juga: Whale Tiba-Tiba Borong 140.000 ETH, Ada Apa?
Apakah XRP Bisa Capai US$ 250?
Beberapa waktu lalu, analis pasar XRP Captain sempat mengeluarkan prediksi berani bahwa XRP bisa mencapai harga US$ 250 antara sekarang hingga 2026. Prediksi ini didasarkan pada tren akumulasi oleh para investor besar (whale).
Namun, meskipun ada banyak optimisme di kalangan komunitas XRP, target US$ 250 dianggap sangat ambisius. Salah satu alasan utamanya adalah jumlah pasokan XRP yang sangat besar, yang dapat menghambat kenaikan harga yang terlalu tinggi.
Meski begitu, ada faktor positif yang bisa mendorong harga XRP naik, seperti dukungan dari regulasi pemerintah Amerika yang semakin ramah terhadap aset kripto.
Bagaimana Pengaruh Gugatan Ripple vs SEC terhadap XRP?
Salah satu faktor terbesar yang akan menentukan masa depan XRP adalah gugatan hukum antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika. Baru-baru ini, SEC dan Coinbase sepakat untuk menghentikan kasus hukum mereka, yang menjadi sinyal positif bagi industri kripto.
Banyak pihak berharap bahwa gugatan Ripple terhadap SEC juga akan berakhir. Jika kasus ini diselesaikan dengan hasil yang menguntungkan Ripple, maka XRP bisa mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Selain itu, ada juga spekulasi bahwa ETF XRP bisa segera disetujui di masa depan. Jika itu terjadi, minat investor institusional terhadap XRP akan meningkat, dan harga berpotensi melonjak lebih tinggi.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)



