Kepemilikan Bitcoin di Perusahaan Publik Melebihi 200.000 BTC, Apa Artinya? 

Disaat beberapa crypto mencoba pulih perlahan, Bitcoin (BTC) tampak telah tumbuh dengan percaya diri untuk melampaui level psikologis utama, $50.000.

Ini sungguh terlihat memuaskan karena FUD China tampak seperti tidak pernah ada jika melihat cepatnya pemulihan BTC, yang tentu menjadi perhatian utama para analis dan investor saat ini.

Belum lama ini diketahui, investor institusional terus menunjukkan kepercayaan mereka pada Bitcoin berdasarkan kepemilikan mereka. Dilaporkan, Bitcoin di perbendaharaan (treasury) perusahaan publik telah melampaui 200.000 BTC.

Oleh karena itu, investasi dari institusional belum menunjukkan tanda-tanda mengering karena volume transaksi Bitcoin baru-baru ini mencerminkan aliran uang besar. 

Investor institusional telah menjadi pemain penting dalam ekosistem BTC berdasarkan peran instrumental mereka dalam mencapai rekor harga tertinggi. Misalnya, mereka memungkinkan Bitcoin mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) $64.800 pada pertengahan April. 

Di sisi lain, pemegang jangka panjang tidak mengalah dalam upaya mereka untuk mengumpulkan lebih banyak BTC. Jan & Yann, salah satu pendiri Glassnode, menjelaskan :

“Pemegang jangka panjang Bitcoin telah menambahkan 2,35 juta BTC ke tumpukan mereka sejak pasokan mereka mencapai titik terendah pada bulan Maret. Pada periode yang sama, hanya 180.000 BTC yang ditambang. Ini berarti LTH telah menyimpan 13x lebih banyak koin daripada yang diproduksi melalui penerbitan baru selama 7 bulan terakhir.”

Baca Juga: Analisa Teknikal 7 Oktober: Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)

Selain itu, menurut sebuah studi baru-baru ini oleh perusahaan analitik blockchain Chainalysis, aktivitas crypto di wilayah Asia Tengah & Selatan dan Oseania (CSAO) telah berkembang pesat yang dipicu oleh faktor-faktor seperti keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Dalam pengumumannya, Chainalysis mengatakan:

“Aktivitas transaksi CSAO tumbuh sebesar 706% dibandingkan tahun lalu dalam hal nilai mentah, dan pangsa aktivitas cryptocurrency globalnya tumbuh sebesar 2%, menjadikan CSAO salah satu yang tumbuh paling cepat dari semua wilayah yang kami pelajari.”

DeFi dan NFT telah menjadi kegemparan tersendiri karena menjadi sebuah inovasi baru di bidangnya masing-masing. Jutaan dolar mengalir ke sektor ini, membuat banyak mata juga tertuju pada crypto-crypto di belakangnya untuk diinvestasikan.

Bitcoin dari sini terlihat telah memiliki pendukung kuat agar tidak jatuh terlalu dalam saat terjadi sebuah FUD. Bitcoin semakin tahan banting, sehingga ATH baru masih menjadi impian yang kemungkinan besar akan menjadi nyata di sisa tahun 2021 ini. Kita lihat saja!


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis