CryptoHarian

14 Kesalahan saat Berbisnis Droship Yang Harus Dihindari

Usaha dropship beberapa tahun terakhir menjadi populer. Ia digemari karena model bisnisnya tergolong sederhana dan minim modal. 

Untuk para usahawan yang baru ingin memulai, kami akan memberi informasi seputar kesalahan yang sering terjadi pada pemula dan tips jitu agar bisa sukses menjalani usaha dropship. 

Apa itu Dropship?

Ini merupakan bisnis yang tidak mengharuskan Anda memiliki atau membeli inventori. Anda cukup memilih supplier mana yang ingin Anda jual kembali barangnya – semudah itu. Anda tidak perlu pusing memikirkan brand development, penyimpanan stok dan pengiriman.

Meskipun terdengar seperti bisnis yang mudah dan rendah resiko, namun tidak berarti semua orang bisa berhasil dalam bidang ini. Banyak juga pengusaha yang gulung tikar karena tidak mempunyai pengetahuan yang memadai sebelum memulai. 

Kesalahan Umum Bisnis Dropship

1.Tidak melakukan test produk

Kesalahan fatal yang kerap dijumpai oleh pebisnis baru adalah lupa melakukan test produk mereka di pasar. Katakan Anda sudah memilih sebuah vendor sepatu olahraga yang bagus dan ingin segera memasarkan produk tersebut.

Anda kemudian langsung membeli domain, melakukan pemasaran search engine dan sosial media. Anda membeli template dan memilih desain yang bagus untuk layout website dan foto-foto beresolusi tinggi. 

Beberapa bulan berlalu transaksi masih tetap sedikit dan Anda menyadari ternyata ini semua tidak membuahkan hasil!

Apa yang telah salah dikerjakan? Semua upaya terlihat optimal. Anda bahkan sampai melakukan endorsement kepada influencer lokal.

Kasus diatas menggambarkan pentingnya untuk melakukan test produk sebelum menginvestasikan seluruh waktu, tenaga, pikiran dan dana Anda. 

Sebelum memulai terlalu besar, ada baiknya jika Anda tanyakan hal ini kepada diri sendiri:

  • Siapa target market saya?
  • Apakah target market saya akan menyukai produk ini?
  • Jika mereka suka, apakah mereka akan membeli?
  • Apakah mereka mampu membeli?
  • Bagaimanakah mereka akan membeli?
  • Bagaimana saya bisa menggapai mereka?

Benar-benar pikirkan poin penting diatas. Setelah Anda cukup yakin, mulai test produk pilihan Anda secara kecil dahulu dengan memanfaatkan situs marketplace yang sudah tersedia dan gratis, misalnya: tokopedia dan Shoppee. Atau dengan sosial media Instagram untuk berjualan.  

Kemudian buatlah group di Line maupun Whatsapp dan broadcast kepada target market Anda mengenai promosi dan produk. 

2.Menghabiskan semua modal untuk investasi

Ini adalah kesalahan dropship berikutnya yang sering dijumpai pada usahawan muda. 

Jangan pernah menghabiskan semua modal Anda untuk meluncurkan bisnis dropship maupun bisnis apapun itu. 

Selalu sisakan dana cadangan untuk berjaga-jaga, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. 

Ada baiknya untuk membuat perencanaan keuangan agar bisa lebih bijak membelanjakan dana. 

Tidak ada salahnya untuk mengajak teman maupun keluarga Anda yang pintar secara finansial sebagai konsultan keuangan. 

Jika tidak, pelajari dan lakukan riset sederhana secara gratis dari internet sebagai panduan untuk Anda. 

3.Mengerjakan semuanya sendiri

Kami selalu percaya jika Anda ingin pergi jauh, rekrutlah tim yang tepat agar bisa terus berjuang bersama Anda. Tim yang tepat akan membawa Anda jauh dan menjadi teman di kala susah dan senang. 

Saat bekerja sendiri, Anda tidak punya rekan untuk berunding, berinovasi dan memperbaiki diri. 

Semua bisnis dan perusahaan sukses mempunyai sumber daya manusia yang memiliki talenta dan keterampilan yang berbeda. Anda bisa memaksimalkan kelebihan dari masing-masing orang. 

Mengerjakan semuanya sendiri pada awalnya terlihat seperti ide yang bagus. Kenapa tidak? Anda tidak perlu repot menghadapi orang lain dan bisa mengerjakan banyak hal dengan lebih cepat dan efisien. Hasilnya pun seperti keinginan Anda. 

Sebuah pepatah lama berbunyi “waktu adalah uang” itu masih benar adanya. Jika Anda mengerjakan semuanya sendiri, pikirkan waktu yang terbuang sangat banyak dalam pembuatan satu proyek saja. 

Jika memiliki tim, Anda bisa mendelegasikan tugas dan bekerja di bagian yang paling Anda kuasai, ini lebih effisien, menghemat waktu dan efektif. 

Sebagai contoh, Anda ahli dibidang marketing tapi tidak familiar mengenai coding dan layout. Jika Anda mempunyai teman yang hebat dalam bidang itu, ia bisa mengerjakan tugas coding serta desain lebih cepat dan tepat. 

4.Tidak mempunyai teknik pemasaran

Jangan pernah meremehkan advertising tools karena ini merupakan salah satu faktor penunjang kesuksesan sebuah usaha. 

Meskipun Anda mempunyai produk yang bagus, harga bersaing dan sebagainya, jika tidak ada orang yang tahu akan keberadaan brand Anda, itu pun percuma saja. 

Pelajari teknik pemasaran sederhana seperti SEO (Search Engine Optimization), Google Adwords, Facebook Advertising Tools dan lainnya untuk menunjang bisnis Anda supaya lebih dikenal oleh banyak target konsumen Anda. 

5.Salah memasang harga

Memberi harga yang tidak masuk akal juga merupakan salah satu kesalahan fatal bagi pemula. Sebagai contoh, bayangkan Anda sedang melakukan bisnis dropship jam tangan wanita. 

Anda menjadikan vendor X sebagai supplier Anda. Kemudian Anda menjual kembali pada situs Anda dengan harga IDR 500.000. 

Tahukah Anda kompetitor Anda ternyata menjual produk yang sama, juga dengan supplier yang sama dengan setengah harga? Hanya IDR 250.000. 

Konsumen jelih tentu akan membeli dari kompetitor Anda yang menjualnya dengan separuh harga. 

Ini mengapa betapa pentingnya untuk memberikan harga yang masuk akal agar bisa bersaing di pasar. 

6.Produk membosankan

Katakan Anda bisa sukses dalam beberapa bulan pertama, ada saja pesanan datang dari kustomer baru. Namun semakin lama kenapa penjualan kian menurun?

Bisa jadi karena Anda tidak berinovasi sehingga pelanggan lama menjadi jenuh dan berpaling kepada brand lain.

Untuk menciptakan repeat purchasing (pembelian berulang), Anda harus memasukkan new arrival (Ini lebih penting lagi jika Anda bergerak di bidang fashion retailer). Karena pelanggan selalu mencari hal baru yang lebih bagus dan beda. 

Jika memang tidak ada produk baru karena barang Anda memiliki life cycle yang panjang, Anda bisa adakan promosi, diskon dan bundling purchase (beli paketan, lebih banyak, lebih murah). 

7.Terlalu bersandar kepada supplier

Sudah banyak krisis yang muncul karena Anda terlalu mempercayai supplier dan vendor. Sebagai contoh – Jika Anda hanya memiliki satu supplier, mereka bisa saja memainkan Anda dengan menaikkan harga secara drastis. 

Anda tidak menginginkan itu bukan? 

Kasus lain yang biasa ditemui adalah vendor kehabisan stok barang sedangkan permintaan dari Anda sedang banyak. 

Lalu bagaimana Anda bisa mengakali itu? Inilah alasan mengapa Anda harus selalu mempunyai rencana backup. 

Untuk itu, selalu pastikan Anda mempunyai kontrak hitam di atas putih (persetujuan tertulis) dari dua belah pihak agar tidak ada yang bisa bertindak dengan semena-mena. 

Dengan demikian, Anda dilindungi badan hukum dan jika ada yang melanggar, Anda bisa menanganinya dengan legal dengan pihak yang berwenang. 

8.Memulai dengan modal yang terlalu kecil

Jika ingin berbisnis tidaklah bisa memulai dengan dana yang terlalu kecil juga. 

Tidak bisa menjadi terlalu pelit dan perhitungan, karena nantinya pasti selalu ada pengeluaran tidak terduga. 

Terutama pada jaman ini, sangat sulit bertahan jika modal Anda hanya 50 ribu rupiah. Terutama jika Anda memang serius berbisnis untuk menghidupi diri, bukan hanya sebagai penghasilan tambahan. 

Untuk memulai bisnis yang memiliki umur panjang, Anda memang diwajibkan menanam modal yang cukup (tidak perlu berlebihan) namun tidak kelewatan sedikit pula. 

Khususnya untuk bisnis dropship, Pikirkan, Anda sudah pasti memerlukan komputer, smart phone, koneksi internet, supplier, pulsa, dana marketing dan lain-lainnya. 

Semua itu tidaklah cukup hanya dengan 50 ribu rupiah. 

9.Customer servis yang buruk

Bisnis dropship memang memberikan banyak kemudahan bagi para pelakunya. 

Mereka tidak harus menciptakan produk, tidak harus memikirkan pengembangan brand, branding, gudang penyimpanan, stok yang tidak habis terjual dan pengiriman.

Hal diatas sudah dikerjakan oleh pihak vendor dan supplier. Anda hanya mengurus bagian pemasaran dan customer service saja. 

Tentu ini menggiurkan bagi banyak orang sekalipun. 

Setelah barang dipesan dan dikirimkan kepada pelanggan, tugas Anda telah selesai. Namun tidak sedikit pula kasus seperti retur terjadi. 

Pengembalian barang terjadi bisa dikarenakan banyak sebab. Misalnya barang rusak, tidak berfungsi, kekecilan (jika pakaian), tidak mirip seperti yang di foto dan masih banyak lainnya. 

Jika ada komplain dari pelanggan dan Anda sebagai penjual tidak menanganinya dengan baik dan profesional, kustomer Anda bisa kehilangan kepercayaan dan tidak akan melakukan belanja ulang.

Ini tentu bukan kabar baik untuk Anda. Selalu lakukan follow-up dengan pembeli bahkan setelah barang sudah sampai terkirim kepada mereka.

Mendengar opini mereka tentang kualitas produk dan kecepatan pengiriman adalah bagus untuk meningkatkan performa dan kinerja. 

10.Menyerah terlalu cepat

Jika telah menjalankan berbagai upaya namun juga belum membuahkan hasil, kebanyakan pebisnis menjadi ciut dan menyerah.

Padahal seperti yang sudah kami ulas diatas, untuk membuat bisnis dropship berhasil memerlukan kombinasi teknik dan cara-cara. 

Seperti memanfaatkan SEO, Adsense, Adword, gambar dan sosial media advertising tools. 

Jangan lupakan untuk selalu belajar dari kesalahan sendiri maupun kesalahan kompetitor. Terus optimalkan cara menjual, kualitas dan variasi produk agar dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan target market Anda. 

11.Berharap kaya cepat

Tidak bisa dipungkiri banyak orang yang ingin sukses dan berhasil sesegera mungkin. 

Namun perjanjiannya adalah seperti ini – Anda tidak akan mendapatkan apa yang diinginkan tapi Anda mendapatkan apa yang telah Anda kerjakan.

Anda juga tidak akan mendapatakan apa yang Anda inginkan tapi Anda akan mendapatkan apa yang mencerminkan diri Anda sendiri. 

Ini sebabnya banyak sekali kisah pebisnis yang langsung bangkrut karena mereka ingin uang banyak namun melakukan hal yang tidak baik ataupun melakukan hal yang tidak sesuai. 

Jika ingin menjadi kaya dengan segera, harus diikuti dengan aksi yang mendukung dan transparan. 

Segeralah membuat perencanaan, segeralah mencari supplier maupun vendor, segeralah memikirkan tentang pengaturan finansial, segeralah membuat rencana pemasaran, segera berani bertindak, segera berupaya memperbaiki sistem – intinya segera merealisasikan apapun yang ada di pikiran menjadi aksi nyata. 

Ide-ide brilian hanya akan meluap tidak terpakai jika hanya dipikirkan terus. 

Harus segera mengambil langkah nyata juga.

Tidak perlu tergesa-gesa juga, namun sebenarnya kuncinya terletak pada disiplin dan konsisten. 

Visi dan Misi juga tidak kalah penting untuk mengetahui ke arah mana Anda akan membawa bisnis ini. 

12.Menjual sesuatu yang tidak diperlukan atau diinginkan 

Sebelum mencari Agen, Vendor maupun Supplier produk spesifik, ada baiknya jika Anda memikirkan dengan matang apa yang sebenarnya paling dibutuhkan dan diinginkan dari pasar Anda di Indonesia ini? 

Apakah mereka memerlukan makanan siap saji, kebutuhan olah raga, buku edukasi, kosmetika, perhiasan, aksesoris ataupun perangkat elektronik?

Apakah mereka memerlukan produk-produk itu lagi? Kita tidak bisa bohong jika mengatakan produk demikian sudah sangat banyak tersedia di pasar. 

Mungkin Anda bisa menjadi kreatif dengan menjual produk yang masih jarang disediakan di pasaran dengan melakukan riset giat, 

Jika tidak, bila masih ingin berjualan produk yang sudah mainstream, pikirkan bagaimana Anda bisa menjual dengan beda dari kompetitor yang lain. 

Pikirkan bagiamana produk Anda bisa bermanfaat dan memberi nilai tambah bagi para pembeli.

Pikirkan apa yang disukai oleh segment market Anda? 

Apa yang mempengaruhi mereka dalam melakukan pembelian? Teman, saudara, lingkungan, film dan musik? Apapun itu. 

Intinya adalah mempelajari apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pasar Anda. 

13.Kualitas produk yang buruk

Katakan Anda sudah menguasai semua teknik  berjualan dan pemasaran. Namun Anda melupakan hal paling penting saat berjualan, yaitu “produk” itu sendiri.

Sebagai contoh, jika Anda menjual aksesoris ponsel seperti charger ponsel, kabel data, flash disk dan lainnya, namun saat sampai pada tangan konsumen mereka memberi komplain mengatakan produk jualan Anda tidak berfungsi dengan baik. 

Misalnya kabelnya putus, flash disc yang tidak bisa dibuka, rusak dan lain-lainnya. 

Tentu saja itu bukanlah hal yang bagus. Sebagai penjual kita harus sebisa mungkin memberikan penanganan terbaik untuk konsumen guna membangun kepercayaan dan kredibilitas. 

Belajar dari kasus tersebut, sangatlah penting pada awal mencari vendor, kita sudah pernah melihat dan menggunakan langsung produk jualan tersebut sebagai pengetahuan dan agar tahu cara menjelaskannya kepada pembeli jika ada pertanyaan.

Kita harus memiliki product knowledge (pengetahuan produk) agar bisa membantu menjawab pertanyaan dan kesulitan pelanggan secara langsung apabila supplier sedang sibuk. 

Dengan begini, artinya kita menjadi penjual yang bertanggung jawab. 

Anda juga harus bersiap diri jika ada kustomer yang mengajukan retur barang. 

Tanyakan kenapa hal itu terjadi agar Anda dapat meningkatkan performa kedepannya dan menghindari kesalahan yang sama. 

14.Takut mengambil resiko

Setelah beberapa informasi yang kami beri, jika Anda menjadi ragu akan bisnis dropship dan berfikir ini bukan untuk Anda, maka tidak ada hal yang bisa kami katakan juga.

Pada dasarnya, semua bisnis mempunyai sifat alami yang sama yaitu ‘riskan’. 

Begitu pula dengan kehidupan, selalu dipenuhi dengan resiko, jadi tidak ada salahnya untuk mengambil resiko terukur, bukan mengambil resiko gegabah. 

Ada banyak kemungkinan bisnis Anda akan lebih sukses dari pebisnis lain yang sudah lama memulai. 

Namun pada sisi lain, ada kemungkinan bisnis Anda akan tutup hanya dalam beberapa bulan pertama berjalan.

Sebenarnya hal demikian tidak perlu dibawa pusing. Karena saat memulai dan menjalaninya, Anda sudah berjuang dan berupaya dengan cermat. Lain cerita jika Anda tidak berusaha dengan maksimal. 

Jika tidak berhasil pun pasti ada pelajaran yang bisa Anda petik. 

Namun, bagaimana jika berhasil? Maka ini akan membuat Anda memulai usaha sebagai pebisnis dropship sukses nan hebat! 

Komentar

Usai sudah kumpulan kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam banyak bisnis dropship. Semoga selalu dapat bermanfaat dan salam sukses!

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di:

Advertisement