Kodo Asset Jadi Jawaban Atas Persilangan Antara Blockchain dan Real Estat

Cryptoharian – Saat seseorang berbicara tentang aset investasi, artinya dia berbicara tentang masa depan. Sekarang ini, banyak pilhan aset yang tersedia seperti properti, saham, obligasi, reksa dana, emas hingga kripto.

Sebagai pemain baru dalam dunia investasi, kripto tidak jauh berbeda dengan aset investasi lainnya. Hanya saja aset ini dapat diperdagangkan untuk mengambil keuntungan dalam jangka pendek maupu panjang.

Karena perkembangannya yang begitu pesat, kripto mendapatkan popularitas dan atensi di berbagai belahan dunia. Dengan berbagai adopsi dari banyak pihak lintas dunia, dan pengakuan sejumlah tokoh besar, kripto menjadi aset investasi yang banyak diminati, terutama oleh kaula muda.  

Ditengah popularitas tersebut, proyek blockchain dan real estat yang berbasis di Brasil baru-baru ini bernama Kodo Assets, mengumumkan peluncuran platform tokenisasi real estat.  

Kodo Assets merupakan platform tokenisasi real estat yang dihadirkan untuk memberikan akses investasi ke real estat. Melalui teknologi blockchain, Kodo Assets memiliki visi untuk dapat berkolaborasi dengan revolusi ini di sektor real estate.

Langkah ini memungkinkan investor untuk membeli real estate dengan cepat dan aman, tanpa birokrasi dan biaya tinggi dari pasar tradisional, dan memiliki akses ke pasar yang berbeda di seluruh dunia.

Mengaplikasikan sistem tokenisasi, ada potensi bagi properti supaya dipecah menjadi bagian digital kecil yang tak terhitung jumlahnya, dan dapat dijual ke banyak orang dengan harga unit yang relatif rendah. Otomatis, pemecahan ini mendemokratisasi akses ke jenis investasi kawin silang antara properti dan blockhchain ini. Sistem tokenisasi, akan memberikan akses untuk menginvestasikan jumlah yang lebih mudah diakses dengan imbalan token aset real estat. 

Sebagai informasi, token real estat adalah investasi berisiko rendah jika dibandingkan dengan saham atau aset kripto. Selain itu, investasi ini memiliki biaya tingkat awal yang lebih rendah, karena biaya tiket minimum untuk investasi lebih rendah jika dibandingkan dengan pasar real estat.

Untuk pasar token sendiri bekerja secara global, 24 jam sehari 7 hari seminggu dan diperkirakan likuiditas token KODO1 jauh lebih tinggi daripada berinvestasi langsung di unit real estat tradisional.

Properti pertama yang diberi token oleh Kodo Assets adalah properti komersial yang terletak di Faria Lima Avenue, area utama kota São Paulo, dan luas totalnya adalah 1.144,52m², dengan area bruto BOMA 552,58m², area pribadi 473m² dan area umum seluas 671,52m². Seluruh kompleks saat ini disewa oleh perusahaan multinasional besar.

Ekspektasi pendapatan utama akan diterima dari properti ini adalah sewa. Perkiraan profitabilitas tahunan untuk token ini, dengan semua diskon termasuk, 6% hingga Juni 2023, dan 6%+ penyesuaian tahunan sewa menggunakan IGPM. 

Nilai yang dihasilkan setelah biaya, bakal didistribusikan sebagai dividen ke KODO1, yang memberikan token yang mewakili hak yang melekat pada properti tersebut. Dalam realisasinya, Kodo Assets akan mengurus perihal distribusi pendapatan kepada pemilik setiap token ke dompet mereka sendiri, dengan mempertimbangkan partisipasi masing-masing dalam usaha ini. 

Pembayaran keuntungan proporsional untuk pemegang token akan dilakukan menggunakan Stablecoin USDC, di dompet yang sama yang menyimpan token KODO1 pada saat distribusi.

“Pemilik token KODO1 akan memiliki hak untuk menerima dividen dari sewa properti i, secara proporsional dengan partisipasinya dalam token versus jumlah total token yang dikeluarkan oleh proyek dan penjualan akhir real estat yang mendasarinya, yang dapat menghasilkan capital gain yang menarik” kata Ciro Iamamura, CEO Kodo Assets dikutip dari Thetokenizer.io

Token Asli KODO Assets

Perusahaan akan mengeluarkan total 25 ribu token untuk properti ini. Masing-masing token akan dijual seharga US$140,00, diluar biaya verifikasi KYC/AML, yang berjumlah US$13 untuk satu orang, atau US$25 untuk badan hukum. 

Nilai pembelian minimum adalah 1 token KODO1, dan tidak ada batasan berapa banyak yang dapat dibeli. Total nilai penawaran adalah US$ 3.500.000,00. Penjualan diharapkan terjadi sekitar Desember 2022.

“Kita berbicara tentang akses global ke pasar yang, hingga saat ini, bersifat lokal, dibatasi oleh lokasi geografis properti atau karena hanya tersedia untuk investor yang memenuhi syarat. Dalam pengertian ini, digitalisasi real estat dapat memfasilitasi akses ke investasi ini, seperti mereka menjadi tersedia untuk orang-orang di seluruh dunia. Kami percaya bahwa tokenisasi aset dapat menjadi fundamental untuk merevolusi pasar ini di seluruh dunia”, kata Ciro.

Token perusahaan akan dibuat dan didistribusikan sesuai dengan undang-undang Bahama berdasarkan sifatnya, mengklasifikasikannya sebagai token keamanan. Dengan begitu, karena dianggap sekuritas, prosesnya tunduk pada proses regulasi yang intens dan menyeluruh. 

Token Kodo bakal dikeluarkan menggunakan smart contract platform oleh Polygon dan diberikan kepada pemegangnya bagian yang sama dari hak milik, sebanding dengan berapa banyak token yang dibeli. [St]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.