Komunitas Shiba Inu Telah Lenyapkan 405 Juta SHIB dalam 24 Jam

Pada akhir pekan kemarin, Komunitas Shiba Inu telah berhasil melenyapkan ratusan juta token aslinya, SHIB, dalam mekanisme burning yang terus digenjot kinerjanya.

Menurut situs informasi burning resmi Shiba Inu, Shibburn, dalam 24 jam terakhir di akhir pekan, beberapa mitra dan investor ritel telah mengirimkan 405.282.493 SHIB ke dompet pembakaran, yang tidak akan dapat dipulihkan lagi, alias token menjadi hilang dari peredaran untuk selamanya.

Ini terus ditingkatkan karena melalui mekanisme burning ini, pengembang dan komunitas berharap dapat menopang harga untuk menjadi lebih tinggi lagi di masa depan, sekaligus menciptakan kelangkaan aset, serta meringankan prospek inflasi pada SHIB.

Diketahui, transfer tunggal terbesar adalah sebanyak 112.462.000 SHIB. Yang berasal dari alamat 0x28a121e4732d7cc5972b16e48590103b2574f806.

Tampaknya, portal burning baru di pertukaran terdesentralisasi mereka, ShibaSwap, telah mampu meningkatkan andil pendukung untuk turut serta dalam mekanisme burning ini, yang berharap dapat membantu harga untuk bertumbuh, begitu ekosistem kian lengkap dan diminati oleh lebih banyak pengguna dan investor.

Di sisi lain, untuk urusan adopsi, SHIB juga terus berkembang kian pesat, dengan telah diterima di lebih dari 40.000 bisnis ritel sebagai metode pembayaran, termasuk di perusahan ternama seperti bioksop AMC Theaters dan yang terbaru, brand fashion ternama Gucci.

Adopsi yang terus meningkat, ekosistem yang terus dikembangkan dan kekuatan ShibaArmy (sebutan untuk para pendukungnya) yang luar biasa di sosial media, membuat token meme ini masih terlihat menjanjikan.

Meski begitu, harga tidak dapat tertolong karena SHIB pun harus ikut terseret koreksi besar yang melanda pasar crypto, termasuk juga Bitcoin, karena kondisi global yang kurang menguntungkan untuk aset berisiko. Langkah Fed AS juga menjadi batu sandungan tersendiri. 

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis