Laporan Menunjukkan Bahwa Investor Institusi Bitcoin Berubah Menjadi Hodler, Apa Artinya?

Holder untuk Bitcoin kembali menjadi sorotan. Data dari firma analisis Glassnode menunjukkan bahwa persentase yang sangat tinggi dari pasokan Bitcoin masih belum bergerak (diam ditempat).

Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, 11 juta Bitcoin (63,3%) tidak bergerak dalam 1 tahun, 8,2 juta BTC (44,5%) dalam 2 tahun, dan 5,8 juta (31,4%) BTC dalam 3 tahun atau lebih.

Data yang disajikan oleh Glassnode cukup Bullish untuk BTC karena ini menunjukkan bahwa investor memiliki perspektif jangka panjang terhadap crypto utama.

Seperti yang ditunjukkan grafik, persentase pasokan Bitcoin yang tidak bergerak telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa selama satu tahun, dan untuk dua periode lainnya mendekati level di mana Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada tahun 2017.

Selain itu, bursa derivatif keuangan ZUBR telah menerbitkan laporan yang selanjutnya memeriksa perilaku pemegang Bitcoin.

Secara khusus, laporan tersebut menunjukkan bahwa minat terbuka investor institusional Bitcoin di pasar berjangka di Chicago Mercantile Exchange (CME) dan Bakkt berada pada tingkat yang “belum pernah terjadi sebelumnya.”

Laporan itu bertajuk “Investor Institusional Menghidupkan ‘Hodlers’ di Pasar Berjangka Bitcoin,” yang mencatat bahwa cryptocurrency telah mencapai tonggak sejarah pada tahun 2020 dengan melebihi $ 3 triliun dalam volume perdagangan berjangka. 

Dalam periode tersebut, rata-rata volume perdagangan harian mencapai $ 378 miliar dengan pertumbuhan 60% dibandingkan tahun 2019. Mempertimbangkan hal ini, laporan tersebut menyatakan:

“Bitcoin, yang dapat dianggap sebagai salah satu aset paling terdesentralisasi yang menarik retail dan institusi, memang merupakan pertanda sehat dan kematangan pasar. Tanpa ragu, ini masih jauh dari apa yang bisa dilihat sebelum Bitcoin terlempar ke panggung dunia pada tahun 2017.”

Contohnya, Microstrategy tidak menjual BTC senilai $425 juta yang dibeli pada bulan September karena mereka percaya BTC adalah aset lindung nilai. Grayscale juga membeli 17.100 BTC empat hari yang lalu untuk menambah aset.

Harga Bitcoin turun Rp 5 juta dalam 24 jam terakhir karena adanya isu Bitmex yang tidak mematuhi aturan A.S. Jika anda lihat jangka panjang, ini adalah hal yang bagus karena meningkatkan kepercayaan terhadap Bitcoin. Investor merasa bahwa mereka dilindungi oleh hukum.

Dan, secara fundamental dan psikologis pasar, ini menunjukan tanda positif dari kepercayaan pemain besar seperti institusi untuk melihat masa depan cerah dari BTC dimasa depan sehingga mengambil sikap Hodler yang bisa menambah kepercayaan diri para ritel untuk berinvestasi di aset digital ini dengan berpegang pada nilai investasi, tidak sekedar trading. Bagaimana menurut Anda?


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis