Mark Cuban: Apakah Bitcoin Layak Sebagai Sarana Transaksi?

Di saat Bitcoin (BTC) dianggap sebagai emas digital oleh sebagian investor, yang juga sebagai lindung nilai dari inflasi, seorang investor dan milyarder tech ini justru tidak berpandangan seperti itu.

Belum lama ini, Pemilik Dallas Mavericks, Mark Cuban, berpendapat bahwa crypto utama ini tidak dapat dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Dia sekali lagi berpendapat bahwa Dogecoin (DOGE) lebih cocok untuk menjadi alat pembayaran daripada Bitcoin.

Selama beberapa tahun terakhir, miliarder Amerika Mark Cuban telah menunjukkan sikap kontroversial terhadap Bitcoin. Pada awal 2020, dia jelas bukan pendukung Bitcoin, dengan mengatakan lebih mudah untuk berdagang pisang daripada BTC.

Kemudian, dia mulai berganti pandangannya, dan tahun lalu dia menggambarkannya sebagai “kepercayaan” keuangan, yang lebih baik daripada emas.

Bertentangan dengan komentar negatif sebelumnya, ia kemudian menyoroti aset tersebut sebagai aset yang mudah untuk diperdagangkan, disimpan dan dibuat.

Kemarin, bentrokan verbal baru-baru ini dengan tokoh YouTube Preston Pysh di Twitter, dimana Pysh mengatakan Dogecoin sudah turun 80% setelah Mark tweet pada tahun 2021.

Baca Juga: Pergerakan Harga Mingguan SOL, MANA dan DOT

Baca Juga: Goldman Sachs Ungkapkan Prediksi Besar Harga Bitcoin

Belum lama ini, tim NBA-nya mulai menerima Bitcoin dan pembayaran crypto lainnya untuk tiket permainan dan barang dagangan di toko online-nya.

Namun, pemilik klub menjelaskan bahwa para penggemar tidak tertarik untuk membelanjakan Bitcoin mereka karena mereka lebih memilih untuk memegang aset dalam jangka panjang, mengharapkan harganya meningkat seiring waktu.

Di sisi lain, banyak yang menggunakan Dogecoin untuk pembelian karena mereka memiliki sikap yang sama sekali berbeda terhadap token meme tersebut:

“Kami menjual ribuan dan ribuan dolar per bulan selama musim sepi, dan begitu musim dimulai, saya berharap itu terjadi per minggu di Dogecoin – dan itu benar-benar karena mudah dibelanjakan, itu tidak begitu dihargai orang-orang tidak ingin memegangnya selamanya.”

Dia menekankan bahwa Dogecoin adalah cara untuk memahami bagaimana aset digital berfungsi, bukan alat investasi yang sukses.

Sebelum itu, Mark Cuban juga pernah kena rug-pul pada koin Titan tahun lalu.

Tentu saja, Bitcoin mungkin lebih dipandang sebagai aset investasi, alih-alih sebagai alat transaksi karena potensi bertumbuhnya yang masih dipandang sangat besar. Kita lihat saja!

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis