CryptoHarian

Michael Saylor Kembali Borong Bitcoin, Segini Jumlah Aset yang Dibeli

Cryptoharian – Demi memantapkan langkah strategis untuk memperkokoh posisi di pasar kripto, perusahaan yang bergerak di bidang software bernama MicroStrategy, dan cofoundernya-nya Michael Saylor kembali borong Bitcoin dengan akuisisi sebanyak 16.130 Bitcoin (BTC) senilai US$ 593,3 juta. Kabar ini disampaikan oleh akun X media watcher.guru, Jumat (1/12/2023).

Pengumuman akan pembelian ini datang ketika harga saham perusahaan mencapai titik tertinggi dua tahun, yang didorong oleh keuntungan besar dari investasi Bitcoin. Saylor mengatakan bahwa selama ini dirinya yakin dengan potensi jangka panjang aset digital ini. 

Aksi Michael Saylor kembali borong Bitcoin ini menambahkan pada keuntungan yang mengesankan pada perusahaan yang telah mencapai US$ 1,29 miliar, sejak mereka mulai mengumpulkan Bitcoin pada tahun 2020.

Meskipun banyak aset digital bermunculan, Bitcoin tetap menjadi yang terdepan pada tahun 2023. Pasarnya menunjukkan potensi lonjakan lebih lanjut tahun depan. Keyakinan Michael Saylor pada Bitcoin, yang dulunya dianggap berisiko, kini telah terbayar dengan pencapaian yang luar biasa. 

Dengan akuisisi terbaru ini, total Bitcoin yang dimiliki oleh MicroStrategy saat ini mencapai 174.530 Bitcoin, yang diperoleh dengan harga rata-rata US$ 30.252 per BTC. 

Sementara itu melansir dari decrypt.co, saham MicroStrategy di Nasdaq saat ini telah mencapai harga US$ 493,15. Angka ini merupakan kenaikan sebesar 17 persen dalam sebulan terakhir, meski turun 2 persen dalam penutupan November kemarin. 

Dalih utama akan Michael Saylor kembali borong Bitcoin, adalah dirinya yang telah berulang kali berbicara tentang bagaimana Bitcoin adalah aset yang lebih unggul dibandingkan real estat dan emas.

“Bitcoin juga menjadi penyimpan nilai yang dapat diandalkan dan aset investasi yang menarik dengan potensi apresiasi jangka panjang yang lebih besar daripada memegang uang tunai,” kata Saylor. 

MicroStrategy dikenal dengan strategi akuisisi Bitcoinnya yang agresif, tidak terkecuali di kuartal ini. Kendati demikian, aksi beli besar-besaran mata uang kripto utama oleh MicroStrategy ini tidak selalu mulus, seperti yang terjadi sepanjang tahun 2022. 

Seperti diketahui, pada tahun 2022 Bitcoin anjlok 80 persen dari puncaknya pada bulan November 2021. Namun, hal itu pun dimanfaatkan Michael Saylor kembali borong Bitcoin. Selain itu, rumor seputar persetujuan ETF Bitcoin dan halving yang akan datang dinilai akan menjadi katalis posif bagi industri kripto.

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.