CryptoHarian

Milyuner: Bitcoin Hanya Sebuah Judi, Pemerintah Akan Menghapusnya

Jim Rogers, seorang investor legendaris, mengatakan bahwa pemerintah akan “membunuh” Bitcoin sebelum uang digital tersebut menjadi uang yang bisa digunakan secara massal.

Semua investor terkenal mencela Bitcoin, seperti orang terkaya ketiga di dunia- Warren Buffet, Peter Schiff- CEO Euro Pacific Bank, dll.

Semua menerangkan bahwa BTC adalah sebuah penipuan, racun tikus, dan tidak memungkinkan untuk BTC menjadi uang riil.

Menurut sebuah laporan dari Chainalysis, 60% dari pemilik Bitcoin tidak pernah menjual lebih dari 25% dari semua BTC yang mereka miliki.

Dari semua ini, kita bisa melihat bahwa Bitcoin lebih digunakan sebagai nilai lindung, investasi daripada uang riil.

Rogers mengatakan kepada Aera dot bahwa Bitcoin dan uang digital yang terdesentralisasi tidak mungkin menjadi uang riil, bahkan, tidak mungkin MENDEKATI uang riil karena pemerintah tidak mengizinkan sesuatu yang tidak bisa dikontrol.

Dia menambahkan, kenaikan harga pada saat ini hanyalah proses dari gelembung dan akan menjadi 0 (tidak ada harga).

Menurut dia, uang kripto hanya akan menjadi sebuah judi atau aset spekulatif daripada uang yang bisa digunakan oleh semua orang.

Mata uang virtual hanyalah gelembung spekulatif, sebuah sarana untuk judi. Dan jika mereka (uang crypto) menjadi uang nyata, pada akhirnya pemerintah akan menghentikan mereka (uang crypto).

Namun, berbeda dengan uang digital yang dibelakangi oleh bank ( CBDC), seperti digital yuan atau digital euro.

Baca Juga: Bitcoin.com Memberi Pengguna BCH Sebuah Cara untuk Mengirim Crypto Menggunakan Email

Baca Juga: Bitcoin Berkorelasi dengan S&P 500, Analis Percaya bahwa Nilai Pasar BTC Adalah $18.000

Semua uang digital tersebut bisa dilacak dan yang lebih penting lagi adalah bisa di kontrol.

Pemerintah mendukung orang yang menggunakan uang elektronik karena dapat dilacak, dan mereka bisa tahu siapa yang membelanjakan dan jumlahnya. Pemerintah dapat melakukan kontrol terhadap konsumen dan kebiasaan belanja mereka menggunakan uang elektronik, itulah sebabnya mereka berupaya untuk mempercepat pengembangan CBDC.

Pendukung dan Pengritik

Bitcoin menjadi terkenal ketika harga mencapai $20.000 atau Rp 260 juta-an pada bulan Desember 2017.

Pada tahun ini, ketika pandemic Covid-19 terjadi, dimana harga saham dan ekonomi jatuh, harga Bitcoin tetap tidak jatuh, bahkan naik 2x lipat sejak harga terendah di Rp 60 juta-an.

Disamping harga, performa Bitcoin mengalahi semua aset tradisional, termasuk saham dan juga emas.

Tidak hanya mempunyai banyak pengritik, BTC juga mempunyai banyak pendukung.

Chamath Palihapitiya, milyuner venture capitalist, mengatakan bahwa inilah saatnya untuk BTC bersinar. Investor terkenal lainnya seperti Dan Tapiero, Raoul Pal, Paul Tudor Jones mengungkapkan bahwa BTC mempunyai potensial untuk menjadi nilai lindung terhadap inflasi.

Ikuti Cryptoharian Di:

Fenni

Trader Cryptocurrency yang sudah bergelut di dunia crypto selama 4 tahun.