Milyuner: Hindari Uang Tunai, Crypto Membantu Diversifikasi

Terlepas dari status inflasi dan kebijakan bank sentral AS tahun ini, menjaga keamanan nilai kekayaan adalah hal yang penting, terlebih jika mampu mendapatkan prospek pertumbuhan untuk beberapa masa ke depan.

Belum lama ini, investor legendaris dan pendiri dari Bridgewater Associates, Ray Dalio telah membagikan strategi investasinya minggu lalu.

Dia saat ini menjabat sebagai ketua dan co-Chief investment officer Bridgewater Associates. Klien firmanya termasuk dana abadi, pemerintah, yayasan, pensiun dan dana kekayaan negara.

Dalam sebuah wawancara dengan Yahoo Finance, yang diterbitkan pada hari Jumat, dia menjelaskan bahwa dia memandang cryptocurrency “sebagai uang alternatif di lingkungan di mana nilai uang tunai terdepresiasi secara riil.” Mengacu pada Nitcoin, dia berpendapat:

“Saya pikir sangat mengesankan bahwa, selama 10, 11 tahun terakhir, pemrograman itu masih bertahan. Itu belum diretas dan sebagainya. Dan memiliki tingkat adopsi.”

Ketika ditanya seberapa khawatirnya dia tentang inflasi, Dalio menjawab: “Saya sangat khawatir tentang hal itu. Karena jumlah uang dan kredit yang harus diproduksi dan dianggarkan, itu adalah peningkatan yang besar.”

Ia juga mencatat bahwa “uang tunai adalah sampah,” dengan menambahkan: “Uang tunai, yang menurut sebagian besar investor adalah investasi teraman, menurut saya, adalah investasi terburuk, dan itu penting karena kehilangan daya beli.”

Dalio pun percaya bahwa cryptocurrency, seperti Bitcoin, dapat membantu mendiversifikasi portofolio. “Saya melihat crypto sebagai bagian kecil dari itu. Dan pesannya adalah uang tunai akan menjadi aset bermasalah, dan mempertahankan portofolio aset yang terdiversifikasi lainnya, ” tambahnya, ia pun menekankan:

“Terus lihat secara riil, bukan nominal. Dan diversifikasi itu harus juga diversifikasi internasional dari negara-negara, bukan hanya kelas aset, untuk memiliki portofolio yang benar-benar terdiversifikasi dengan baik.”

Mengenai cryptocurrency, dia sebelumnya mengakui bahwa dia memiliki Bitcoin (BTC). Minggu ini, dia dilaporkan mengatakan bahwa dia juga memiliki ether (ETH). “Saya tidak memiliki banyak,” katanya tanpa mengungkapkan crypto mana atau berapa banyak yang dia miliki.

Dalam sebuah wawancara dengan Marketwatch minggu lalu, pendiri Bridgewater Associates mengatakan:

“Saya bukan ahli Bitcoin, tapi saya pikir itu memiliki beberapa manfaat sebagai sebagian kecil dari portofolio.”

Banyak milyuner yang sudah mengubah investasi mereka dari pasar tradisional ke pasar Bitcoin. Contohnya adalah Elon Musk dari Tesla, Michael Saylor dari Microstrategy, Twitter dari Square dan bahkan Paypal.

Memang, saat ini performa jangka panjang dari Bitcoin dan beberapa Altcoin masih tampak luar biasa dibandingkan beberapa aset investasi lain, bahkan di tengah guncangan pandemi. Uang selalu mengalir ke tempat terbaik di masa-masa terburuk.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis