CryptoHarian

Orang Hilang 0.4 BTC (Rp 44 juta) Karena Twitter Trump

Penipuan Bitcoin di Twitter semakin menjadi-jadi.  Pada kali ini, ada pengguna yang menggunakan Tweet presiden Amerika, Donald Trump, untuk melakukan aksi kejahatan tersebut.

Scam Bitcoin tersebut terjadi melalui sebuah pos mengenai situasi di Irak dan Iran terhadap negara Amerika. Beberapa waktu kemudian, ada pengguna @silveraa, dengan nama Darryl Silver membalas Tweet tersebut dengan komentar yang sah.

Dibawah balasan tersebut, ada user dengan @Dale49745597, menggunakan nama yang sama, Darryl Silver. Perlu diingat bahwa media sosial memungkinkan nama yang sama, dengan unik ID yang berbeda. Jika dilihat dari unik ID tersebut, @Dale49745597 adalah sebuah BOT.

Bot tersebut berterima kasih kepada Elon Musk atas hadiah yang diberikan berbentuk BTC dan ETH. Tweet tersebut terlihat legit karena banyak orang yang menerima hadiah cryptocurrency ini.

Bot ini menyamar sebagai Darryl Silver dengan menggunakan nama dan gambar profil yang sama. Ia menggunakan identitas tersebut untuk mempromosikan penipuan yang banyak mendapatkan perhatian dari pengguna Twitter lainnya dengan cepat.

Baca Juga: 39 Aplikasi Pinjaman Online Langsung Cair 2020

Baca Juga: Elon Musk Percaya Bahwa Bitcoin Akan Menjadi Uang Internet

Seorang pengguna forum Reddit (harus menggunakan VPN karena di blok di Indonesia) melaporkan bahwa ia mengikuti Tweet ini dan kehilangan ribuan dolar dalam bentuk Bitcoin.

Dia terkena penipuan tersebut karena merasa bahwa Elon Musk sedang membagikan BTC dan ETH secara cuma-cuma.

Situs web tersebut meminta pengguna untuk mengirim beberapa aset crypto untuk membuktikan dompet mereka dan kemudian mengembalikan jumlah yang mereka kirim serta memberikan hadiah ke dompet itu. Dia mengirim 0.4 BTC (Rp 44 juta-an) dan akhirnya hilang.

Sebelumnya, penipuan crypto seperti itu sudah terjadi di pembalasan Tweet Elon Musk. Pada saat itu, co-founder Dogecoin mengungkapkan cara untuk mengidentifikasi penipuan Bitcoin, yang menyebabkan Twitter menghapus akun asli Elon Musk dari platform pada tahun 2018.

Namun, tren tersebut tampaknya telah bangkit kembali pada tahun 2019 karena Dale bukan satu-satunya Bot di Twitter yang mempromosikan penipuan. Ada banyak bot yang menyamar sebagai nama lain, dengan nama dan profil gambar yang sama.

Everyday Astronout dan Niche Gamer adalah testimonial yang palsu, berpura-pura bahwa pemberian tersebut legit atau telah berhasil. Sayangnya, Twitter masih belum menangkap bot tersebut karena mereka hanya menggunakan gambar yang susah untuk dicari.

Ikuti Cryptoharian Di:

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Add comment