CryptoHarian

Pemegang Dogecoin Hati-Hati, Ada Sinyal Harga Jatuh

Cryptoharian – Dogecoin, salah satu koin meme yang paling populer, kini berada di fase konsolidasi setelah gagal melanjutkan tren kenaikannya. Saat ini, harga Dogecoin diperdagangkan dalam rentang US$ 0,48 hingga US$ 0,37.

Melansir dari cryptoticker.io, kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa Dogecoin bisa mengalami penurunan yang lebih besar jika support di US$ 0,37 tidak bertahan. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi, dan ke mana harga Dogecoin selanjutnya?

Dogecoin dalam Fase Konsolidasi

Setelah sempat naik dengan kuat, harga Dogecoin kini bergerak mendatar, yang dikenal sebagai fase konsolidasi. Dalam fase ini, harga cenderung terjebak di antara level resisten dan support. Dogecoin saat ini gagal menembus resisten di US$ 0,48 dan terus menguji support di US$ 0,37.

Dari sini, kita bisa mengetahui bahwa:

  • Pergerakan sedang Mendatar/Sideways: Konsolidasi biasanya menjadi tanda bahwa pasar sedang mencari arah baru, baik naik maupun turun.
  • Tekanan Jual Meningkat: Harga yang mendekati level support (0,37) menunjukkan bahwa penjual lebih mendominasi pasar dibanding pembeli.
  • Indikator Teknis Buruk: Dogecoin saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan sederhana 21 hari (21-Day SMA), yang sering dianggap sebagai sinyal bearish atau pelemahan.

Jika Dogecoin jatuh di bawah US$ 0,37, para analis memperingatkan bahwa ada kemungkinan penurunan lebih jauh ke US$ 0,35, bahkan lebih rendah.

Baca Juga: Bagi-Bagi Uang Lagi, Binance Launchpool Mengeluarkan Vana!

Apa yang Bisa Picu Penurunan Dogecoin?

Beberapa faktor eksternal dapat memengaruhi harga Dogecoin. Berikut hal-hal yang pelu diperhatikan:

1. Dampak Bitcoin

Bitcoin, yang merupakan pemimpin pasar kripto, memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga altcoin seperti Dogecoin. Saat ini, Bitcoin kesulitan menembus resisten di US$ 104.000.

Jika Bitcoin turun di bawah US$ 100.000, maka dampaknya akan terasa di seluruh pasar, apa lagi pada koin meme yang didasarkan pada tren di internet.

2. Kelemahan Altcoin

Dalam kondisi pasar yang bearish (turun), altcoin sering mengalami kerugian lebih besar dibandingkan Bitcoin. Dogecoin, yang bergantung pada hype dan komunitas, sering menjadi korban pertama ketika investor menjual aset berisiko tinggi.

3. Perubahan Sentimen Pasar

Harga Dogecoin sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan berita. Jika sentimen komunitas berubah menjadi negatif, harga Dogecoin cenderung turun lebih cepat dibandingkan aset lain seperti Bitcoin atau Ethereum.

Level Penting yang Harus Dipantau

Para trader dan analis sepakat bahwa ada beberapa level harga kunci untuk Dogecoin:

  • US$ 0,48: Level resisten utama. Jika harga berhasil melewati level ini, Dogecoin berpotensi kembali ke tren bullish.
  • US$ 0,37: Level support kritis. Jika harga jatuh di bawah level ini, tren bearish bisa semakin kuat.
  • US$ 0,35: Level support besar berikuitnya. Jika US$ 0,35 tidak bertahan, maka Dogecoin berisiko turun lebih dari dalam tanpa support kuat untuk menghentikan penurunan.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)