CryptoHarian

Pengalaman Layanan Pinjaman Online CashCepat

CashCepat memberikan layanan berupa pinjaman tunai langsung kepada para penggunannya. Layanan pinjaman online ini sangat membantu bagi banyak orang.

Seperti bisa untuk kebutuhan modal usaha, kebutuhan sehari-hari, pendidikan atau yang lainnya. Layanan diberikan dengan cepat untuk bisa mengcover kebutuhan yang datang secara mendadak.

Layanan pinjaman online ini bisa diberikan kepada pengguna yang sudah terdaftar di aplikasi CashCepat. Jadi,sebelum melakukan pengajuan peminjaman maka diharuskan terlebih dahulu untuk sudah terdaftar di aplikasi.

Jika sudah, maka akan mendapatkan kredit limit yang jumlahnya berbeda-beda. Setelah itu, hanya menunggu proses verifikasi apakah diterima atau tidak. Jika diterima akan dicairkan ke rekening pendaftar.

Keunggulan Pinjaman Online CashCepat

CashCepat hadir dengan beberapa keunggulan yang diberikan kepada penggunanya1. Ini dia beberapa keunggulannya:

  1. Mudah Dan Cepat Proses Pendaftarannya

Keunggulan dari aplikasi CashCepat yaitu untuk kemudahan dalam proses pendaftarannya. Proses pendaftaran tergolong mudah. Karena, tidak membutuhkan referral, Cukup dengan melakukan install aplikasi dan daftarkan nomor teleponnya.

Setelah itu, akan dikirimkan kode OTP pada nomor yang didaftarkan. Kode OTP akan secara otomatis dimasukan. Selanjutnya, pengguna diharuskan untuk melakukan verifikasi mengenai data pribadi yang didaftarkan.

Seperti KTP beserta foto selfie, data pekerjaan, informasi kontak darurat. Setidaknya, untuk anda yang ingin melakukan pendaftaran di aplikasi CashCepat harus berusia 21 tahun keatas.

Terlebih, jika anda menggunakan data palsu tentu akan secara otomatis dilakukan penolakan. Diharuskan untuk menggunakan data yang asli dalam melakukan pendaftaran agar diterima dan bisa mengajukan proses peminjaman.

2. Pembayaran Tagihan Mudah

Setelah mendapatkan pinjaman, maka diharuskan untuk melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan. CashCepat tidak hanya memberikan kemudahan dalam proses peminjamannya saja. Melainkan, juga berusaha membantu para nasabah agar bisa lebih mudah dalam pembayaran tagihannya.

Cara pembayaran yaitu dengan menggunakan ATM, dan Bank Transfer. Hal ini sangat memudahkan agar proses verifikasi bisa dilakukan dengan lebih cepat. Jadi, tidak menjadi lama dalam proses verifikasi pembayaran. Dengan begitu, status pembayaran akan lebih cepat diberikan.

3.Kredit Yang Diberikan Cukup Besar

Jika anda membutuhkan kredit limit yang besar bagi para pengguna baru, maka CashCepat bisa menjadi solusinya. Untuk para pengguna baru, biasanya hanya mendapatkan kredit limit yang relatif begitu kecil. Aplikasi CashCepat bisa memberikan kredit limit yang cukup besar.

Setelah melakukan pendaftaran dan pengisian data, maka akan muncul kredit limit yang diberikan. Bagi para pengguna baru umumnya mendapatkan kredit limit mulai dari Rp. 500.000 sampai dengan Rp. 1.750.000. Peminjaman ini bisa dilakukan secara berkala. Artinya, tidak dalam satu sesi saja peminjamannya.

Dengan kredit limit yang begitu besar, bisa menyesuaikan pada kebutuhan setiap orang. Nantinya, jika dalam proses pembayarannya dilakukan secara rutin dan tepat waktu. Besar kemungkinan akan mendapatkan kredit limit tambahan pada akun nasabah.

4. Proses Pencairan Cepat

Untuk proses pencairannya, CashCepat selalu berkomitmen untuk bisa memberikan pinjaman secara cepat.

Artinya, proses pencairan akan dilakukan ke rekening yang terdaftar pada aplikasi di kurun waktu 24 jam. Bahkan, terkadang proses pencairan ini dilakukan kurang dari waktu tersebut. Terpenting, bisa di cek secara berkala di rekening yang didaftarkan.

Kekurangan Pinjaman Online CashCepat

Tidak hanya memiliki keunggulan saja, aplikasi CashCepat juga terdapat beberapa kekurangannya. Berikut beberapa kekurangannya antara lain:

  1. Suku Bunga Cukup Besar

Setiap melakukan pinjaman online, maka akan terdapat bunga yang dibebankan kepada nasabah. Berapa bunga yang diterapkan pada aplikasi CashCepat? Contohnya, disini melakukan pinjaman dana sebesar Rp. 600.000 dengan tenor waktu 28 hari dan dibayarkan dengan cara 2 kali pencicilan.

Bunga yang diberikan pada aplikasi CashCepat yaitu 11% -12% untuk sekali peminjamannya. Nantinya pada cicilan pertama yaitu tanggal 14 peminjam harus membayarkan Rp. 367.000. yang berarti dalam hal ini Rp. 67.000 sebagai bunganya. Selanjutnya, hal sama juga terjadi pada cicilan kedua yaitu tanggal 28 maka peminjam diharuskan untuk membayar Rp. 367.000.

Jika di total, dalam 28 hari berarti suku bunga yang diberikan yaitu Rp. 134.000. Atau, per harinya diharuskan untuk membayarkan Rp. 4.785. Tentunya, jika semakin besar pinjamannya akan berbeda juga besaran bunga yang diberikan kepada peminjam.

2.Proses Verifikasi Sangat Ketat

CashCepat bukan sembarang perusahaan yang bisa meminjamkan uang kepada semua pendaftar. Karena, perlu dipahami bahwa setiap proses verifikasi yang dilakukan sangatlah ketat. Semuanya akan dilakukan cek terlebih dahulu mengenai data diri yang dimasukan di aplikasi pinjaman online.

Seperti untuk KTP,selfie, data pekerjaan, status pendaftar sampai dengan kontak darurat yang di daftar. Semuanya akan diverifikasi terlebih dahulu mengenai keasliannya. Jika memang data yang dimasukan benar, maka akan dilakukan pencairan. Sebaliknya, jika datanya kurang sesuai maka akan ditolak.

Jika sudah terkena penolakan, maka tidak bisa mengajukan kembali secara langsung. Karena harus menunggu beberapa hari lagi agar bisa melakukan pengajuan lagi. Untuk itu, sebaiknya semua data diri dilakukan pengisian dengan tepat. Jika tidak tepat, sudah pasti akan terjadi penolakan peminjaman.

3.Denda Cukup Besar

Jika telat dalam pembayaran tagihan, CashCepat tidak memberikan toleransi kepada nasabahnya. Tentunya, diharuskan untuk membayarkan denda setiap harinya. Besaran dari dendanya mulai dari RP. 5.000 – Rp. 15.000 setiap harinya. Tentunya, bervariasi tergantung dari besaran pinjamannya. 

Sebagai contoh, jika meminjam Rp. 600.000 dengan tenor 28 hari dan telat pembayaran 7 hari maka berapa total yang harus dibayarkan? Perlu dipahami, bahwa denda yang berlaku ini diluar dari suku bunga yang dibebankan. Jadi, nasabah diharuskan untuk membayarkan seluruh tagihan dan denda yang berlaku setiap harinya.

Dengan begitu, total tagihannya yaitu Rp. 734.400 + Rp. 45.000 ( telat 7 hari pembayaran). Jadi, seluruh total pembayarannya yaitu RP. 779.500 yang harus dibayarkan. Secara otomatis, besaran biaya denda ini akan ditambahkan pada aplikasi. Jadi, nasabah membayarkan tagihan yang sesuai di aplikasi.

Jika tidak membayarkan tagihan yang sesuai dengan aplikasi, maka prose verifikasi tidak akan dilakukan. Untuk itu, ada baiknya anda membayarkan secara tepat waktu dan jangan sampai terlambat. Karena, jika terlambat 1 hari maka sudah akan ada penambahan dendanya. Jangan anggap Rp. 5.000 sedikit, jika anda telat pembayaran 2 minggu maka akan berlipat ganda dendanya!

Bagaimana Jika Gagal Bayar Pinjaman Online CashCepat?

Semua pinjaman yang telah dilakukan oleh nasabah tentu harus dilakukan pembayaran. Beberapa orang bertanya, bagaimana jika gagal bayar di CashCepat? Galbay bukanlah solusi yang baik untuk menyelesaikan tagihan pembayaran. Karena, jika sudah meminjam maka menyetujui harus melakukan pembayaran sesuai pada tagihan yang berlaku.

CashCepat membantu untuk memberikan kemudahan dalam setiap pinjaman yang dilakukan oleh nasabah. Untuk itu, alangkah baiknya bagi para nasabah untuk tidak melakukan gagal bayar. CashCepat sudah terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Untuk itu, resiko dari terjadinya gagal bayar akan menjadi lebih berat lagi.

Gagal bayar yang dimaksudkan sebenarnya yaitu setelah nasabah tidak mampu membayar tagihan lebih dari 3 bulan sejak jatuh tempo terakhir. Ini lah yang harus dipahami oleh seluruh nasabah, jadi sebelum jatuh tempo terakhir dan belum lewat dari waktu tersebut maka pihak fintech masih berhak untuk melakukan penagihan.

Hanya saja, banyak pengguna awam yang belum memahami konteks tersebut. Mereka hanya paham bahwa galbay berarti tidak bisa melakukan pembayaran tagihan. Dalam kurun waktu tersebut, maka akan dikenakan denda jika tidak menyelesaikan pembayaran tagihan yang tertera di aplikasi. Pihak Fintech akan menghubungi terlebih dahulu nasabah sebelum jatuh tempo pembayaran.

Jika sudah jatuh tempo dan tetap tidak dilakukan pembayaran, maka CashCepat memberlakukan denda sesuai yang berlaku. Bagaimana jika pihak nasabah tidak ada niatan untuk pembayaran? CashCepat akan memberikan proses penagihan ke pihak ketiga dalam hal ini Debt Collector. Jadi, rumah nasabah akan dikunjungi oleh Debt Collector yang ditemani oleh ketua RT.

Bahkan, ada juga yang melakukan kunjungan ke kantor dan bertemu langsung dengan kepala Kantor. Jika tidak dilakukan pembayaran, maka akan berpengaruh juga pada SLIK OJK dan BI Checking. Nasabah akan kesulitan jika mengajukan pinjaman di Bank atau pinjaman online lainnya. Karena data nasabah sudah diblacklist.

Jadi, alangkah baiknya untuk bisa melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo. Tentunya agar tidak terjadi penunggakan biaya yang terlalu mahal. Serta, bisa terhindar dari penagihan pihak ketiga ke rumah atau pekerjaan. Selain itu, juga agar nama tidak di blacklist dari berbagai macam pinjaman yang lainnya.

Sekarang, anda sudah jauh lebih paham mengenai aplikasi pinjaman online CashCepat. Apakah anda masih tertarik untuk menggunakan pinjaman yang satu ini? Tentunya, sebelum melakukan pinjaman alangkah baiknya memahami semua yang disampaikan di atas. Selain itu, pastikan meminjam jika memang dibutuhkan saja. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: 21 Aplikasi Pinjaman Online Langsung Cair 2020

Baca Juga: 15 Kredit Tanpa Anggunan (KTA) Terbaik Untuk 2020

Baca Juga: 12 Pinjaman Online Tanpa Slip Gaji Terdaftar Dan Diawasi Oleh OJK

Baca Juga: 10 Resiko Pinjaman Online Wajib Untuk Dipelajari

Baca Juga: 100 Pinjaman Online OJK (Otoritas Jasa Keuangan) 2020[Lengkap]

Ikuti Cryptoharian Di:

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Add comment