Pengembang Inti Dogecoin Mengundurkan Diri dari Proyek, Lalu Bagaimana Selanjutnya?

Kabar kurang sedap datang dari Dogecoin, yang saat ini tengah mengembangkan proyek mereka untuk menjadi lebih “bermakna” di mata para investor.

Belum lama ini, pengembang inti Dogecoin Foundation, Ross Nicoll, telah mengundurkan diri dari proyek tersebut karena merasa “kewalahan” dalam prosesnya.

Dalam sebuah surat, Nicoll menyatakan bahwa dirinya terjebak dalam kondisi stres dan kemungkinan konflik kepentingan. Dia mencatat bahwa konflik mungkin muncul karena pemimpinnya beralih ke blockchain, yang membuat dirinya benar-benar tidak enak.

Namun, Nicoll tidaklah keluar begitu saja dari proyek karena dirinya akan tetap menjadi penasihat Dogecoin sebagai bagian dari memfasilitasi transisi yang menjadi tujuan utama, selama empat hingga delapan minggu ke depan. 

Nicoll menambahkan bahwa meskipun berkontribusi pada pertumbuhan Dogecoin, perhatian utama adalah dari entitas pihak ketiga yang tidak dikenal yang mengaku sebagai pengembang inti token meme tersebut.

Selain itu, Nicoll pun mencatat bahwa beberapa merek dagang sedang didaftarkan di bawah Dogecoin yang merupakan tantangan utama pada tahun 2021.

Artikel terkait: Prediksi Harga GALA, SAND dan AXS 21 Februari ( Teknikal Analisis)

Artikel terkait: Ini Pendapat Vitalik Buterin di Tengah Pasar Crypto Saat Ini

Nicoll menambahkan bahwa komunitas Dogecoin harus bekerja sama untuk menghindari risiko hukum yang bisa saja membayangi mereka kelak.

“Yayasan beroperasi di lingkungan yang sangat menantang, di mana setiap langkah dari proses sederhana secara signifikan lebih kompleks daripada yang seharusnya, tetapi terus bergerak maju.”

Memang, Dogecoin telah menerima kritik karena kurang utilitas sejak pertumbuhan hebatnya di awal tahun 2021. Namun, dengan meningkatnya minat investor, pengembang mulai meningkatkan jaringan untuk mendorong adopsi dan “makna” darinya.

Salah satu perkembangan yang diprioritaskan saat ini adalah peralihan konsensus ke Proof-of-Stake (PoS) yang hemat energi. 

Dan juga, popularitas token meme bertema anjing ini juga kian disorot, yang terungkap dalam penelitian yang menunjukkan lebih banyak negara yang merangkul Dogecoin.

Kepergian Nicoll tampaknya tidak akan menghambat pengembangan proyek karena semua dijalankan oleh profesional yang ahli dan siap untuk mengubah wajah DOGE menjadi lebih “baik” di mata investor dan pengguna. Kita lihat saja!

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis