CryptoHarian

Mike Novogratz Masih Percaya Harga Bitcoin Akan Membaik. Simak Alasannya

Setelah turun dari Rp 140 juta kemarin (29/08), Bitcoin telah menghadapi gelombang tekanan jual yang signifikan dan membuat harganya merosot ke arah Rp 133 juta-an.

Aksi jual ini secara drastis mengubah sentimen pasar secara keseluruhan dan terjadi tidak lama setelah BTC melakukan upaya untuk menembus level resistance di Rp 156 juta-an.

Banyak orang masih percaya bahwa Bitcoin akan meningkat lebih tinggi dalam waktu dekat. Satu investor miliarder menjelaskan bahwa investor yang berpikir jangka panjang akan mendapatkan keuntungan, terutama di pasar cryptocurrency.

Bitcoin jatuh karena penjualan besar-besaran (dumping) dan karena sentimen altcoin yang bearish, menyeret Bitcoin ke harga sekarang ini.

Pada saat pers, harga Bitcoin diperjualbelikan pada harga Rp 137 juta-an, turun 2.3 persen dalam 24 jam, menurut Indodax.

Saat melihat aksi harga mingguan BTC, emas digital tersebut telah turun lebih dari 6 persen, dari Rp 145 juta-an menjadi Rp 133 juta-an (harga terendah pada minggu ini), setelah gagal menembus level resistance di Rp 156 juta.

Walaupun Rp 142 juta adalah level support yang kuat untuk Bitcoin, kekuatan ini terus melemah setiap kali menyentuh harga tersebut.

Baca Juga: 17 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Di Tahun 2019

Baca Juga: 20 Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Dan Tips Untuk Memulai 2019

Mike Novogratz, CEO Galaxy Digital Holdings dan seorang penggemar crypto, menjelaskan dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Bloomberg bahwa ia percaya masuknya investor institusi akan membantu Bitcoin memasuki “dunia baru.”

“Saya pikir ketika institusi mulai masuk,” jelasnya ketika ditanya tentang kapan dia percaya BTC akan mulai naik lebih tinggi. Dia menambahkan bahwa “mereka masuk dengan perlahan dan terus bergerak masuk.”

Novogratz lebih lanjut menjelaskan bahwa tahun 2017 memberi banyak investor ekspektasi yang tidak realistis, berhubung dengan seberapa cepat pasar (crypto) dapat berkembang, menjelaskan lebih lanjut bahwa itu (pasar) membutuhkan “landasan pacu” sebelum mereka benar-benar bisa “terbang.”

Apa yang dilakukan tahun 2017, pasar bull yang gila, adalah membuat orang-orang menaruh harapan yang tidak realistis tentang seberapa cepat revolusi blockchain, revolusi crypto akan benar-benar akan terjadi… Anda harus memberi mereka beberapa landasan pacu sebelum kami memberi mereka acungan jempol atas atau bawah.

Meskipun Bitcoin saat ini menghadapi tekanan ke bawah yang signifikan, investor yang khawatir tentang volatilitas crypto baru-baru ini harus menjaga tren makro dalam pikiran, karena sejarah menunjukkan bahwa BTC dapat segera melonjak melewati harga tertinggi yang telah ditetapkan sebelumnya.

PlanB, analis cryptocurrency di Twitter, mem-Tweet grafik yang menggambarkan Indeks Kekuatan Relatif Bitcoin (RSI) – indikator kuat yang membantu mengukur kekuatan pergerakan harga Bitcoin – menunjukkan kesamaan yang mencolok antara RSI aksi harga saat ini dan RSI dari pertengahan 2016.

Ikuti Cryptoharian Di:
Avatar

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di: