Perbedaan Staking dan Earn di Crypto, Yang Mana Lebih Untung?

Illustration of open currency source money Bitcoin

Pengertian Staking

Sebelum kita masuk ke pembahasan inti dari artikel ini tentang “Perbedaan Staking dengan Earn”, tidak ada salahnya kita membahas terlebih dahulu tentang pengertian dari keduanya. Pertama mari kita bahas apa itu Staking ? Secara singkat, Staking adalah sebuah kegiatan atau tindakan untuk mengunci mata uang crypto agar bisa memperoleh reward yang besar.

Apakah Staking sangat berguna bagi pengguna Crypto ?

Tentu saja. Dengan melakukan staking, kalian dapat dengan mudah memperoleh income dalam bentuk reward atau bunga dari mata uang yang kalian kunci. Staking sangat berguna dan simpel karena kalian hanya perlu melakukan cara sederhana saja untuk bisa memperoleh reward yang akan kalian dapatkan yaitu kalian hanya perlu menyimpan dan mengunci koin yang ada di bursa.

Bagaimana cara menghitung Reward dari Staking ?

Ada beberapa macam cara untuk menghitung reward dari Staking. Kita tidak bisa menyebutnya satu per satu. Namun, dari sekian banyak cara, ada beberapa cara umum yang dapat kita lihat tergantung masing – masing jaringan blockhain yang kalian gunakan.

  1. Tingkat Inflasi
  2. Seberapa lama kalian melakukan staking dan
  3. Berapa banyak koin Staking yang kalian pertaruhkan

Bagaimana dengan Earn ?

Pengertian Earn secara singkat

Kita telah membahas tentang Staking secara singkat. Kemudian, sekarang mari kita bahas apa itu Earn ? Earn merupakan fitur baru dalam trading yang memiliki nama lain saving. Earn ini memiliki tujuan yang sama dengan Staking, yaitu untuk memperoleh reward dari crypto yang kita miliki.

Apa saja fasilitas yang diberikan Earn ?

Earn ini memberikan kebebasan bagi pengguna nya, dimana para pengguna ini dapat menarik saldo sesuka mereka dari dompet atau Wallet Earn kapan saja mereka mau untuk kebutuhan trading. Bagusnya lagi, di Earn ini tidak dikenakan biaya tambahan apapun bagi pengguna yang ingin melakukan top up atau penarikan saldo.

Melihat dari semua kebebasan yang diberikan, bisa kita simpulkan bahwa para pengguna dapat memperoleh keuntungan atau passive income secara maksimal dari investasi yang mereka lakukan di crypto untuk kebutuhan jangka Panjang maupun jangka pendek.

Bagaimana cara Earn memberikan Reward atau Imbalan kepada para penggunanya ?

Dana Bitcoin atau mata uang crypto yang kalian gunakan itu diputar kepada pihak ketiga. Atau bis akita sebutkan bahwa dana nasabah atau para pengguna Earn digunakan kembali oleh pengelola (pihak ketiga) untuk memperoleh keuntungan. Maka dari situ nantinya hasil yang diperoleh akan dibagikan kepada pihak atau pemilik pertama

Lalu, apa yang membedakan Staking dan Earn ?

Sekarang kita masuk pada inti dari artikel ini. Setelah membaca dan memahami pengertian serta keunggulan dari masing-masing fitur diatas, mari kita lihat apasih yang membedakan Staking dan Earn ?

  1. Cara memperoleh Reward

Yang pertama bisa kita lihat dari cara Staking dan Earn menjelaskan cara memperoleh Reward mereka masing – masing. Jika Staking melakukan tindakan mengunci mata uang crypto agar para pengguna bisa memperoleh reward yang mereka inginkan, berbeda dengan Earn. Earn justru menawarkan imbalan atau reward untuk crypto tiap jam dan fleksibel. Yang artinya, para pengguna tidak perlu repot – repot mengunci mata uang atau asset crypto yang mereka miliki dalam jangka waktu yang ditentukan.

  • Jalur/Proses reward berjalan

Dalam fitur Staking,  Passive income atau Reward yang mereka peroleh harus melewati system terlebih dahulu atau bisa kita sebut “By Sistem” yang sudah di tentukan diawal, yaitu mereka harus melalui kode blockchain sendiri. Sedangkan Earn tidak menggunakan By Sistem tetapi mereka melalui pihak ketiga langsung yang nantinya dana itu akan di putar dan hasilnya akan dibagikan kepada pemilik atau pihak pertama itu sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan Staking dan Earn.

Staking

Kita mulai dengan kelebihan Staking :

Dari fitur Staking ini kamu akan mendapatkan Reward yang bis akita sebut passive income atau bunga dari mata uang crypto yang dikunci. Hal ini memudahkan para pengguna untuk memiliki diversifikasi pendapatan aset digital. Dalam blockchain ini, pengguna manapun yang memiliki saldo minimum dapat memvalidasi transaksi dan mendapatkan imbalan.

Lalu apa saja kekurangannya Staking itu sendiri ?

Kekurangan dari Staking adalah harga crypto yang kurang stabil. Mata uang Crypto yang di Staking akan dikunci sebagian dari crypto milik investor untuk jangka waktu tertentu sebagai cara untuk berkontribusi ke jaringan blockchain

Earn

Kelebihan Earn :

Kelebihan dari Earn itu sendiri ialah Fitur ini memberikan penawaran imbalan untuk pengguna uang crypto tiap jam dan fleksibel, di mana pengguna tidak perlu mengunci asset atau mata uang crypto itu sendiri dalam jangka waktu yang ditentukan.

Kekurangan Earn :

Dikarenakan fitur Earn menggunakan pihak ketiga sebagai pemutar uang, pengguna fitur Earn perlu berhati-hati dan lebih terbuka untuk informasi kemana dan dimana dana yang diberikan tersebut dikelola.

Staking dan Earn merupaka dua fitur dari Crypto yang memiliki keunggulan dan kekurangan masing–masing. Jika kalian bertanya mana yang lebih baik di gunakan? semua itu tergantung kepada kenyamanan para pengguna kedua fitur tersebut. Kita tidak bisa menyebutkan lebih baik Staking atau Earn karena pengalaman dan kepuasan pengguna berbeda-beda bentuknya.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis