Platform DIFX Menjembatani Perdagangan Tradisional Dengan Cryptocurrency (AMA)

CEO dan Founder DIFX Jeetu Kataria mengadakan AMA bersama komunitas Indonesia Paham Bitcoin (IPB) untuk mengenalkan platform perdagangan DIFX.

Dalam sesi ini Kataria menjelaskan mengenai DIFX lebih lanjut.

Jeetu Kataria adalah CEO yang memiliki minat dan ambisi kuat dalam industri startup, investasi, manajemen Aset, Perbankan Investasi, dan Strategi Bisnis. 

Digital Financial Exchange atau DIFX mempunyai tujuan muntuk menjembatani perdagangan tradisional dengan cryptocurrency.

Dengan lebih dari 2000 trading lintas asset, pengguna DIFX dapat melakukan jual beli berbagai pasangan perdagangan, seperti  Bitcoin dan emas, Ethereum dan saham apple dan lain sebagainya. 

DIFX baru-baru ini berhasil meluncurkan pertukaran spot sebagai aplikasi seluler yang tersedia di iOS dan  Android. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman ini. 

“Sebagai pedagang multi-aset dan venture capital seumur hidup, saya kewalahan dengan perdagangan yang tidak masuk akal pada platform yang berbeda untuk aset yang berbeda. Begitu saya mulai berinvestasi dalam aset digital, saya harus terus beralih di antara aset tradisional saya seperti komoditas, valas, saham, dan cryptocurrency. Saya yakin ada banyak orang seperti saya yang menghadapi masalah yang sama, jadi untuk mengatasi ketidaknyamanan ini, ide saya adalah membuat platform yang dapat menawarkan lingkungan perdagangan multi-aset yang diasuransikan,” kata Kataria.

“Kami menciptakan DIFX untuk memberikan kenyamanan bagi para trader untuk berdagang di berbagai aset pada satu platform,” katanya.

Kataria mengklaim bahwa DIFX adalah CEX pertama yang memungkinkan untuk melakukan perdagangan lintas-aset sambil diasuransikan sepenuhnya.

“Kami pasti akan memiliki kemampuan untuk melakukan perdagangan lintas aset, memiliki satu dompet untuk berdagang di MT5 dan pertukaran spot, dan dompet kami yang diasuransikan sepenuhnya,” katanya.

Mendukung ekosistem yang lebih baik DIFX menghadirkan token asli jaringan bernama Token DIFX. Ini adalah token ERC20 yang dibangun di atas Blockchain Ethereum yang memberikan leverage tambahan

Integrasi Denga MetaTrader5

MetaTrader5 adalah platform trading untuk semua aset yang memudahkan trader untuk melakukan teknikal analisis.

Integrasi MetaTrader5 dengan DIFX memberikan kemudahan terhadap trader karena MT5 memberikan beragam macam teknikal analisis.

DIFX memiliki tokennya sendiri yang disebut token DIFX. Ini adalah token utilitas yang dapat diperdagangkan sebagai komoditas di MT5 dan bursa spot.

Pembeda DIFX dengan Platform Lain 

Faktor penting lainnya adalah DIFX membantu masyarakat memahami dan mengadopsi blockchain dan cryptocurrency.

Salah satu caranya adalah membentuk DIFX Academy yang berisi tutorial untuk pemula tentang uang kripto secara gratis.

Bursa ini juga telah menjadi sponsor utama dari acara-acara terbesar yang diadakan di Dubai termasuk konser oleh Penyanyi India Jubin Nautiyal dan Band Reggae Amerika The Original Wailers. 

“Kami juga bangga untuk mensponsori konser mendatang di arena Coca-Cola, kami juga telah menjadi  bagian dari Beberapa konferensi besar, termasuk Future Blockchain Summit, World Blockchain Summit, serta Expo 2020, di Dubai,” jelas Kataria.

DIFX juga  berencana menggunakan teknologi blockchain untuk membuat layanan pengiriman uang lebih mudah diakses.

“Untuk tahun 2022, kami menantikan lebih banyak orang mengadopsi cryptocurrency dan meningkatkan jumlah pengguna di bursa kami. Selain itu, kami juga akan mencari agar token DIFX kami terdaftar di bursa crypto teratas dunia,” kata Kataria. 

Informasi terbaru DIFX dapat ditemukan di grup telegram DIFX Indonesia. 


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis