CryptoHarian

Presiden El-Salvador Unjuk Taring dengan Lunasi Hutang Obligasi Sebesar US$ 800 Juta  

Cryptoharian – El Salvador, merupakan negara pertama di kawasan Amerika Tengah yang melegalkan aset Bitcoin (BTC) sebagai alat perdagangan. Karena hal itu, banyak pihak yang mengatakan bahwa El-Salvador akan mengalami kesulitan atau bahkan kebangkrutan finansial di tahun 2023.

Namun, Presiden El-Salvador Nayib Bukele mengungkapkan bahwa pemerintah telah melunasi obligasi senilai US$ 800 juta, ditambah bunga pada hari yang sama saat jatuh tempo.

Dalam akun Twitter-nya, Bukele yang merupakan salah satu pendukung BTC terbesar, mengatakan bahwa dirinya menyesal atas sebagian besar media internasional tidak menyebarkan informasi tersebut. Pada saat yang sama, mereka termasuk yang pertama meragukan apakah negara akan mampu membayar obligasi US$ 800 juta yang jatuh tempo pada 23 Januari.

“Pada tahun lalu, hampir setiap outlet berita internasional lama mengatakan bahwa karena ‘taruhan Bitcoin’ kami, El Salvador akan gagal bayar utangnya pada Januari 2023 (karena kami memiliki obligasi 800 juta dolar yang jatuh tempo hari ini),” ungkap Bukele. 


Bukele mengatakan, saat itu salah satu media papan atas di Amerika, yakni NYTimes menciptakan narasi bahwa El Salvador bangkrut dan akan gagal bayar. Ia mengaku, dirinya telah melakukan upaya untuk memberikan hak jawab pada saat itu, namun tidak ada dari satupun media tersebut yang mempercayainya. 

“Saya memanggil mereka saat itu, tetapi tentu saja, siapa yang akan mempercayai kami dan tidak semua outlet berita internasional dan “jenius ekonomi” mereka?,” ujarnya.

Hal ini pun mendapatkan apresiasi dari CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ) yang mengomentari tweet presiden tersebut dengan emoticon jempol.

Seperti diketahui, El Salvador melegalkan Bitcoin pada September 2021 dan otoritas negaranya tetap mendukung, bahkan saat pasar sedang dilanda bear besar yang berkepanjangan.

Baca Juga: Seorang Trader Klaim Bitcoin Sudah Bottom, Sebut Para Expert Tidak Terima Kenaikan

El Salvador juga menggunakan situasi ekonomi makro yang menantang, sebagai peluang untuk membeli lebih banyak aset digital. Data terbaru menunjukkan bahwa ia memiliki 2.381 BTC, tetapi jumlahnya bisa lebih tinggi karena Presiden Bukele berjanji bahwa pemerintah akan membeli satu bitcoin per hari pada pertengahan November. Namun, belum ada informasi apakah aksi beli tersebut berjalan seperti yang dijanjikan.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.