5 Reksadana Syariah Terbaik Dan Tempat Membeli 2021

Reksadana merupakan tempat dimana dana dari investor (masyarakat pemodal) dihimpun yang kemudian diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi. 

Reksadana adalah cara investasi untuk pemodal kecil ataupun pemodal sibuk yang tidak mempunyai banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko dari investasi mereka. 

Perbedaan terbesar dari reksadana konvensional dan Syariah adalah sebagai berikut:

Reksadana Syariah: 

  • Dikelola sesuai prinsip Syariah
  • Investasi hanya pada efek Syariah
  • Ada mekanisme pembersihan harta non-halal (cleansing)
  • Harus dikelola oleh professional yang mengerti kegiatan yang dilarang berdasarkan prinsip Syariah dan diawasi oleh DPS

Reksadana Konvensional:

  • Dikelola tanpa memasukkan prinsip Syariah
  • Investasi untuk seluruh efek
  • Tidak menggunakan metode cleansing harta
  • Professional yang mengelola tidak wajib memahami kegiatan yang dilarang berdasarkan prinsip Syariah. 

Top 5 Daftar Reksadana Syariah

1. TRIM Syariah Berimbang

Reksadana campuran TRIM Syariah Berimbang mempunyai visi mempertahankan investasi awal dan mendapatkan pertumbuhan nilai investasi maksimum dalam jangka panjang sesuai prinsip Syariah di pasar modal melalui investasi dalam efek Syariah yang tercantum pada daftar efek Syariah yang ditetapkan OJK dan pihak yang sudah disahkan OJK. 

Ketentuan investasi reksadana disini adalah dengan minimum 5 persen dan maksimum 75 persen untuk efek yang bersifat ekuitas, minimum 5 persen dan maksimum 75 persen pada efek bersifat utang, kemudian minimum 5 persen dan maksimum 75 persen untuk instrument pasar uang. 

Top holding portfolio investasi reksadana disini, sesuai fund fact sheet September 2019 adalah kombinasi dari saham ASII, MDKA dan TLKM. Dana kelolaan reksadana ini Rp32,39 miliar. 

2. Sucorinvest Sharia Equity Fund

Reksadana saham dari perusahaan ini memaksimalkan tingkat profit untuk jangka panjang pada saham berbasis Syariah dengan investasi minimum 25 persen dari NAV (net asset value) yang diinvestasikan pada saham-saham berkapitalisasi kecil hingga menengah yang mempunyai pertumbuhan bisnis yang sehat. 

Kebijakan investasi mereka adalah minimal 80 persen dan maksimum 100 persen pada efek ekuitas Syariah, minimum 0 persen dan maksimum 20 persen untuk instrument pasar uang. 

Portfolio investasi reksadana tersebut berdasarkan fund fact sheet per September 2019 adalah saham ANTM, ASII, HOKI, KBLI dan MYOH. 

3. Bahana Mes Syariah Fund

Nama yang satu ini berfokus menggalang dukungan finansial dari masyarakat untuk berpartisipasi dalam program usaha percepatan pengembangan dan penerapan sistem ekonomi dan etika usaha sesuai hukum Syariah Islam di Indonesia yang dijalankan perkumpulan MES (Masyarakat Ekonomi Syariah).

Syarat dan ketentuan investasi mereka adalah minimum 80 persen dan maksimum 100 persen untuk efek Syariah berpendapatan tetap, minimum 0 persen dan maksimum 20 persen untuk setara kas dan atau instrument pasar uang Syariah.

Portofolio investasi reksadana ini ditempatkan di obligasi pemerintah, berdasarkan fund fact sheet September 2019. Reksadana ini juga mempunyai dana kelolaan Rp54,88 miliar per September 2019. 

4. TRIM Syariah Saham

Berinvestasi di reksadana saham TRIM Syariah saham dapat mempertahankan investasi awal dan memperoleh pertumbuhan nilai investasi dalam jangka panjang sesuai prinsip Syariah di pasar modal via investasi dalam efek Syariah yang tercantum dalam daftar efek Syariah yang ditetapkan Bapepam dan LK atau pihak lain yang diakui oleh LK dan Bapepam. 

Kebijakan investasi reksdana disini adalah dengan minimum 80 persen dan maksimum 100 persen untuk efek ekuitas, minimum 5 persen dan maksimum 20 persen pada efek bersifat utang, serta minimum 0 persen dan maksimum 20 persen untuk istrumen pasar uang.

Top holding portofolio investasi reksadana sesuai fund facr sheet September 2019 adalah ASII, TLKM, UNVR dan SBSN seri PBS022. 

5. Reksadana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia

Korporasi yang satu ini mempunyai impian meningkatkan tingkat pertumbuhan nilai investasi terbaik dan stabil melalui penempatan utama mereka di efek Syariah berpendapatan tetap, termasuk sukuk, dalam jangka menengah dan panjang serta mempunyai risiko terukur karena dijalankan sesuai prinsip Syariah di pasar modal.

Kebijakan investasi reksadana ini mempunyai minimum 80 persen dan maksimum 100 persen untuk efek Syariah berpendapatan tetap, minimum 0 persen dan maksimum 20 persen untuk instrument pasar uang Syariah.

Portofolio investasi reksadana ini sesuai fund fact sheet September 2019 adalah surat berharga Syariah negara seri PBS011, surat berharga Syariah negara seri PBS012, surat berharga Syariah negara seri PBS019 dan SBSN seri PBS022. Nilai dana kelolaan reksadana ini mencapai Rp363,3 miliar per Septembe 2019. 

Daftar Reksadana Syariah Indonesia

1. Reksadana CIMB Niaga

Reksadana dari CIMB Niaga merupakan reksadana saham Syariah yang bertujuan memaksimalkan profit dalam jangka panjang dengan mengalokasikan saham, instrument jangka pendek sesuai dengan hukum Syariah. 

Waktu investasi disarankan untuk jangka panjang dengan investasi awal minimum sebesar Rp 100 ribu dan penambahan investasi minimum adalah Rp 100 ribu. Untuk penjualan Kembali atau pencarian minimum Rp 75 ribu dan tanggal peluncuran 10 September 2007. 

2. Reksadana Syariah BNI

Reksadana BNI-AM Saham Syariah Musahamah bertujuan memperoleh tambahan nilai investasi terbaik dengan berinvestasi dalam efek Syariah bersifat ekuitas dan instrument pasar uang Syariah atau deposito Syariah sesuai prinsip Syariah di pasar modal serta mematuhi undang-undang Tanah Air. 

Komposisi portofolio minimum 8- persen pada efek Syariah bersifat ekuitas masuk pada daftar efek Syariah. Maksimum 20 persen untuk instrument pasar uang Syariah dan deposito Syariah dan efek Syariah lainnya. 

Potensi imbal hasil maupun tingkat risiko adalah tinggi. Periode investasi disini adalah untuk jangka panjang dengan jenis reksadana saham. Minimum pembelian adalah Rp100 ribu dengan denominasi Rupiah. 

3. Reksadana Syariah Mandiri

Mirip dengan competitor lainnya, reksadana Mandiri Syariah menawarkan tingkat likuiditas tinggi untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang cepat sekaligus memberikan tingkat pendapatan investasi menarik melalui investasi instrument sesuai prinsip Syariah di pasar modal.

Jenis reksadana disini adalah pasar uang, denominasi IDR, kebijakan investasi pasar uang adalah 100 persen. Minimum pembelian Rp100 ribu dengan minimum penjualan Kembali Rp10 ribu. Periode investasi ini adalah Jangka Pendek dengan toleransi risiko yang rendah. 

Daftar ReksaDana di Bank Syariah Mandiri

Bank berperan sebagai agen penjual efek reksa dana. Reksa dana adalah produk pasar modal dan bukan merupakan produk bank sehingga tidak dijamin oleh bank dan berarti tidak termasuk dalam cakupan obyek program penjaminan pemerintah atau penjaminan simpanan. Berikut adalah nama-nama reksa dana yang disediakan oleh Bank Syariah mandiri: 

  • Reksa dana Syariah Mandiri Investasi Syariah Berimbang (MISB)
  • Reksa dana Syariah mandiri Investas Atraktif Syariah (MITRAS)
  • Reksa dana Bahana MES Syariah Fund (MES)
  • Reksa dana Manulife Syariah Sukuk Indonesia (MSSI)
  • Reksa dana bahana likuid Syariah (BLS)
  • Reksa dana Syariah insight money Syariah (I-Money Syariah)
  • Reksa dana Syariah insight haji Syariah (I-Haji Syariah)
  • Reksa dana Syariah BNP Paribas pesona syariah
  • Reksa dana Mandiri Investa dana Syariah (MIDSYA)
  • Reksa dana Mandiri pasar uang Syariah (MPUS)

Platform Investasi Halal Syariah

Belakangan transaksi perdagangan reksadana Syariah dapat dengan mudah ditemukan di beberapa platform investasi di pasar. Berikut adalah beberapa nama besar yang menyediakan investasi Syariah:

1. Reksadana Syariah Tokopedia

Membeli reksadana sekarang bisa dilakukan via aplikasi Tokopedia dengan dana investasi mulai dari Rp10 ribu saja. Tokopedia menggandeng Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra – yang merupakan reksadana pasar uang berbasis Syariah dengan keuntungan 6 persen plus per tahunnya. 

2. Ajaib Reksadana

Ini adalah platform berbasis aplikasi yang dipakai untuk melakukan investasi Syariah. Ajaib sendiri adalah roboadvisory (penasihat robotik) yang bisa memberikan rekomendasi portofolio reksadana berdasarkan profil risiko calon investor. 

Rekomendasi yang diberikan Ajaib dapat membantu Anda memilih alokasi portofolio terbaik sesuai kondisi masing-masing. 

3. Reksadana Syariah Bibit

Ini adalah korporasi robo advisor yang mempunyai reksadana sesuai risiko Anda. Bibit Reksadana akan mengelola portofolio Anda dengan menyeluruh, ini berarti investor hanya menerima secara beres. 

Jika investor pemula bingung mempelajari jenis reksadana yang harus dibeli, maka robo advisor akan memberikan rekomendasi reksadana yang terbaik. Dalam rekomendasi reksadana tersebut, terdapat jenis reksadana Syariah, yang dapat dibeli oleh investor. 

4. Mandiri Investasi (MOST Syariah)

Ini adalah anak perusahaan Bank Mandiri yang memberikan wadah jual beli reksadana melalui aplikasi Mandiri Sekuritas Online Trading (MOST) mereka. Di MOST sendiri, tersedia bagian khusus investasi Syariah, yakni MOST Syariah yang kemudian menawarkan reksadana mandiri Syariah.

Mekanisme transaksi saham mereka juga selaras dengan prinsip Syariah berdasarkan fatwa DSN – MUI. Disini juga terdapat fasilitas training bebas biaya tentang pasar modal bagi nasabah pemula, selain itu aksesnya juga mudah karena tersedia di berbagai platform sesuai kebutuhan (MOST Web, aplikasi MOST dan MOST mobile). 

Fakta Menarik tentang Reksa Dana Syariah

Minat tinggi masyarakat Indonesia kepada produk investasi Syariah membuat OJK merilis fakta-fakta tentang produk terkait sebagai berikut:

  • Produk reksa dana Syariah terjamin kesyariahannya oleh DPS
  • Reksa dana Syariah dikelola oleh unit khusus
  • Reksa dana Syariah mempunyai banyak opsi produk
  • Reksa dana Syariah dikelola oleh manajer investasi Syariah
  • Reksa dana Syariah bebasis efek Syariah luar negeri pertama di Indonesia
  • Reksa dana Syariah mempunyai rata-rata pertumbuhan market cap yang tertinggi
  • Marketplace reksa dana Syariah tersedia via online maupun off line. 

Jenis-Jenis Reksa Dana Syariah

  • Reksa dana Syariah pasar uang

Ini adalah reksa dana yang hanya melakukan investasi di instrument pasar uang Syariah dalam negeri atau efek Syariah berpendapatan tetap yang jangka waktu atau sisa jatuh temponya tidak melebihi 1 tahun.

  • Reksa dana Syariah pendapatan tetap

Reksadana yang berinvestasi dengan minimum 80 persen dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek Syariah berpendapatan tetap.

  • Reksa dana Syariah campuran

Reksa dana yang mempunyai kebijakan berinvestasi di instrument saham Syariah, efek Syariah berpendapatan tetap dan pasar uang Syariah dengan komposisi masing-masing maksimum 79 persen. Ketiga instrument tersebut wajib dimiliki oleh reksa dana syariah campuran pada waktu bersamaan yang berarti tidak boleh memiliki hanya dua dari ketiga instrument tersebut.

  • Reksa dana Syariah saham

Reksa dana Syariah pendapatan tetap merupakan reksa dana yang melakukan investasi dengan minimum 80 persen dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek saham Syariah. 

Manfaat Reksa Dana

  • Kemudahan akses berinvestasi

Akses calon investor yang ingin berinvestasi tergolong mudah. Anda dapat mengunjungi agen penjual efek reksa dana, manajer investasi atau aplikasi elektronik. 

  • Pengelolaan Profesional

Manajer investasi adalah manajemen professional yang mempunyai keahlian khusus dalam bidang pengelolaan dana. Mereka melayani investor yang sibuk dan tidak bisa melakukan riset perusahaan dan investasinya secara langsung untuk menganalisa harga efek dan akses informasi ke pasar modal. 

  • Likuiditas tinggi

Ini adalah kemampuan korporasi membayar kewajiban jangka pendek mereka. Jika likuiditasnya tinggi, investor bisa mencairkan kembali unit penyertaannya setiap saat sesuai ketetapan yang dibuat oleh masing-masing reksa dana. 

  • Diversifikasi tinggi

Reksa dana adalah investasi yang tidak berfokus pada satu jenis investasi di satu perusahaan.

  • Transparansi

Reksa dana akan membagikan investornya informasi pertumbuhan portofolio serta biaya berkelanjutan. Hal ini dilakukan agar pemegang unit penyertaan dapat memantau keuntungan, biaya hingga risiko setiap saat. MI (pengelola reksa dana) mewajibkan pengumuman nilai aktiva bersih setiap hari di koran dan menerbitkan laporan keuangan tengah tahunan dan juga prospektus harus dilakukan secara teratur. 

  • Dana investasi rendah

Dana yang diperlukan untuk bisa berinvestasi di reksa dana cukup rendah jika kita bandingkan dengan instrument investasi lainnya. 

Risiko Reksa Dana

  • Risiko wanprestasi

Risiko satu ini ditimbulkan karena efek berpendapatan tetap yang menjadi tujuan investasi reksa dana mengalami gagal bayar.

  • Risiko likuiditas

Manajer investasi tidak bisa segera melunasi transaksi penjualan Kembali unit penyertaan reksa dana Anda. Untuk meminimalisir risiko ini, OJK menyatakan bahwa manajer investasi wajib melunasi seluruh transaksi penjualan Kembali paling lambat 7 hari bursa dari transaksi Anda.

  • Risiko pengurangan nilai unit penyertaan

Risiko utama ini bisa terjadi pada investasi reksa dana. Berkurangnya jumlah unit penyertaan Anda di sebuah reksa dana terjadi karena ada fluktuasi harga aset-aset atau efek pada reksa dana tersebut. 

Panduan Investasi Reksa Dana Syariah

Bagi Anda yang ingin berinvestasi di reksa dana Syariah, berikut adalah panduan sederhananya:

  • Pilih reksa dana Syariah, beberapa manajer investasi yang melayani penjualan reksa dana berbasis Syariah. 
  • Mulai berinvestasi dengan nominal kecil, misalnya Rp100 ribu. Angka ini sangat terjangkau daripada deposito dan obligasi.
  • Perlu diketahui bahwa Anda tidak harus melakukan setoran setiap bulan. Akun reksa dana baik Syariah dan konvensional bisa di top-up kapan saja. 
  • Saat memilih produk, perhatikan level risikonya. Sebagai contoh, beberapa reksa dana saham memberikan return tinggi namun risikonya juga tinggi. Reksa dana sifatnya cukup fluktuatif, jadi Anda mungkin mau menghindari investasi ini jika bukan penggemar kejutan. meskipun demikian, reksa dana adalah investasi yang baik untuk jangka panjang. 
  • Kenali luar dalam manajer investasi pilihan Anda. Pastikan dia melakukan tugas yang memegang prinsip Syariah. Adalah bijak untuk memilih manajer investasi yang memberikan informasi lengkap dari kinerja, prospektus, komposisi dan risiko. 
  • Pembelian reksa dana dapat dilakukan secara online – ini adalah opsi hebat karena potongannya lebih sedikit dan biaya administrasinya juga tidak banyak. 
  • Jika sudah membeli, pantau reksa dana Anda. Bisa saja Anda ingin menjual reksadana (jika menguntungkan). Anda juga dapat menentukan jumlah unit yang ingin dijual. 

Komentar

Usai sudah pembahasan kami mengenai reksadana Syariah. Perlu diingat bahwa investasi jenis apapun selalu datang bersamaan dengan risiko keuangan. Pastikan Anda mendalami studi mandiri dan memahami risiko yang mungkin terjadi. 

Melakukan investasi sesuai hukum agama memang menjadi keinginan banyak orang. Hadirnya reksa dana Syariah menjawab kekhawatiran banyak keluarga. Semoga artikel ini bermanfaat dan salam sukses dari kami. 

1.Apa itu Reksadana?

Reksadana merupakan tempat dimana dana dari investor (masyarakat pemodal) dihimpun yang kemudian diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi. 

2.Apa itu Reksadana Syariah?

Reksadana Syariah adalah Dikelola sesuai prinsip Syariah, Investasi hanya pada efek Syariah, Ada mekanisme pembersihan harta non-halal (cleansing), Harus dikelola oleh professional yang mengerti kegiatan yang dilarang berdasarkan prinsip Syariah dan diawasi oleh DPS

3.Dimana Bisa Membeli Reksadana Syariah?

Tokopedia, AJAIB, Bibit, Mandiri Investasi


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

An aspiring Marketer and Merchandiser. Penulis giat tentang bisnis, finansial dan teknologi. Penyelam industri Cryptocurrency yang netral.