Cryptoharian – Seorang praktisi dunia mata uang kripto di platform X dengan nama sebutan Hoeem, menyebutkan bahwa pergerakan masif Ethereum (ETH) masih tidak lepas dari Bitcoin (BTC). Dalam postingan terbarunya, ia berbicara tentang apa yang bisa terjadi dengan Ethereum setelah pengenalan ETF Bitcoin yang dinantikan banyak orang.
Mengenai hal ini, Hoeem menyajikan dua kemungkinan skenario, tergantung pada bagaimana Bitcoin merespons perkembangan ETF tersebut. Kedua skenario tersebut, yakni
1. Skenario Positif: Kesempatan Bagi Ethereum
Hoeem berpendapat bahwa jika peluncuran ETF Bitcoin tidak membuat harga turun dan Bitcoin mengalami kenaikan harga positif, Ethereum bisa mendapat keuntungan besar. Investor, yang menyaksikan kesuksesan ETF Bitcoin, kemungkinan berharap akan peningkatan yang sama untuk Ethereum, yang akan membuat harganya naik dengan cepat.
“Jika BTC tidak ‘sell the news’ seperti yang dikabarkan, maka harga ETH diperkirakan akan naik dengan cepat,” ungkap Hoeem.
2. Skenario Negatif: Prospek Kurang Cerah untuk Ethereum
Sebaliknya, Hoeem memperingatkan tentang hasil yang kurang baik jika peluncuran ETF Bitcoin menyebabkan koreksi pasar dan minat investor yang rendah.
Dalam situasi seperti itu, analis memprediksi masa depan yang kurang menarik untuk Ethereum, mungkin mengikuti atau bahkan di bawah performa Bitcoin. Singkatnya, jika ETF tidak mendapat dukungan saat diluncurkan, ada kemungkinan investor mungkin ragu untuk memberikan harapan positif untuk Ethereum.
“Kalau ‘sell the news’ itu menjadi nyata, maka kita akan melihat koreksi besar di pasar dan arus masuk yang buruk,” ujarnya.
Berita Bitcoin: Standard Chartered: Bitcoin Bersiap untuk Tembus Hingga Ratusan Ribu Dolar Setelah ETF Disetujui
Sementara itu melansir dari fool.com, pejabat Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika (SEC) kemungkinan besar akan memberikan persetujuan pertama untuk exchange-traded funds (ETF) Bitcoin spot di dunia pada akhir pekan ini.
Antisipasi positif ini memicu lonjakan harga berbagai kripto besar pada hari Selasa (9/1/2024), terutama setelah diperkirakan SEC akan merilis keputusan yang menguntungkan untuk aplikasi 21Shares Bitcoin ETF dari Ark Invest sebelum hari Rabu.
Harga Bitcoin naik 6,7 persen pada akhir hari perdagangan, melampaui angka US$ 47,000 untuk pertama kalinya sejak April 2022. Ethereum juga mengalami kenaikan lebih dari 4,9 persen dengan capaian di angka US$ 2.312.
Seperti diketahui, para investor telah menandai tanggal 10 Januari sebagai tanggal penting. Jika disetujui, ETF akan menjadi cara lebih mudah bagi investor untuk berinvestasi dalam aset kripto, dengan perkiraan bahwa persetujuan ETF Bitcoin dapat meningkatkan nilai pasar kripto secara keseluruhan lebih dari US$ 1 triliun.
Pada dasarnya, ETF ini akan memberikan akses yang lebih mudah bagi investor daripada membuka akun atau dompet kripto terpisah. Meski risiko penolakan tetap ada, banyak pihak berharap bahwa persetujuan ini dapat membuka pintu bagi pertumbuhan lebih lanjut dalam pasar kripto.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)



