CryptoHarian

Robert Kiyosaki: Jangan Jadi Pecundang, Beli 3 Aset Ini Sebelum Terlambat, Ada Bitcoin Lho!

Cryptoharian – Penulis buku finansial terkenal Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki kembali memberikan pernyataan pribadinya di platform X. Dalam postingan yang ia bagikan, ia kembali menyatakan ketegasannya untuk jangan menjadi pecundang. Dalam opini tersebut, dirinya juga memberikan sejumlah kabar baik dan buruk mengenai kinerja dari salah satu aset andalannya.

“Kabar baik, emas mencapai harga tinggi yang baru. Kabar buruk, pekerja dan penabung adalah pecundang,” ungkap Kiyosaki, Minggu (26/11/2023).

Kiyosaki mengatakan, dia sudah memperingatkan banyak orang terkait penabung adalah orang-orang yang bakal kalah selama 25 tahun ke belakang. Nasihat yang selalu diberikan pada followernya, adalah jangan jadi pecundang dengan mengikuti apa sistem uang FIAT. 

“Aku sudah mengatakan hal ini sejak 25 tahun lalu. Jangan jadi pecundang. Keluarlah dari sistem keuangan palsu ini,” ujarnya.

Seperti biasa, ia pun menyarankan untuk membeli tiga aset andalannya yakni emas, perak dan Bitcoin. Ketiga aset ini ia klaim adalah sesuatu yang bakal menjadi penyelemat saat krisis besar datang. Tidak hanya itu, Kiyosaki juga menganjurkan untuk masuk ke tiga aset tersebut mulai sekarang.

“Belilah emas, perak dan Bitcoin sekarang, sebelum semuanya terlambat,” pungkas Kiyosaki.

Sementara itu untuk aset kripto di tanah air, CEO Indodax, Oscar Darmawan mengimbau para trader dan investor kripto agar tetap tenang menyikapi kasus yang melibatkan CEO Binance, Changpeng Zhao. Dalam kasus ini, Zhao baru-baru ini dinyatakan bersalah dalam kasus pencucian uang, yang berujung pada pengunduran diri dan denda sebesar 4,3 miliar dolar AS. 

Berita Bitcoin: Analis Ini Klaim Prospek Cerah Bitcoin Pasca Analisa Stabilitas Bitcoin dalam Tren Pasar Saat Ini

“Terdapat potensi dampak negatif kasus ini terhadap kepercayaan dan reputasi industri kripto secara global,” kata Oscar.

Oscar menekankan bahwa regulasi di bursa kripto yang sah dan terdaftar di Indonesia merujuk pada peraturan dalam negeri, sehingga aset trader Indonesia tetap aman dan tidak terkait dengan masalah di bursa kripto luar negeri.

Melansir dari suara.com, dia juga melihat kasus yang melibatkan Binance sebagai peluang positif untuk Bitcoin Halving pada tahun 2024. Dia menyatakan bahwa kasus semacam ini lebih baik terjadi sekarang daripada di masa mendatang, dan dampaknya dapat memberikan potensi kenaikan nilai Bitcoin setelah periode halving.

“Ini adalah kesempatan bagi trader untuk memanfaatkan penurunan pasar kripto yang terjadi setelah berita kasus Binance. Dengan harga turun, trader dapat membeli dan berinvestasi dalam aset kripto, sehingga potensi hasil investasi mereka menjadi maksimal pada saat halving Bitcoin,” pungkas Oscar.

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.