Seberapa Sulitnya Membongkar Paksa Kunci Pribadi Bitcoin?

Serangan paksa pada kunci pribadi Bitcoin, secara teori, sama seperti serangan paksa pada kata sandi biasa. Pencarian menyeluruh dari kemungkinan kombinasi dilakukan sebelum kombinasi kunci privat diidentifikasi. 

Tetapi pada kenyataannya, serangan semacam ini pada kunci pribadi Bitcoin hampir mustahil untuk dilakukan secara matematis.

Kunci pribadi adalah angka antara satu dan 2 ^ 256. Itu berarti serangan paksa harus mencari angka yang tepat antara satu dan 115 quattuorvigintillion. Sebagai perspektif, itu adalah angka 78 digit yang diperkirakan lebih besar dari jumlah total atom di alam semesta.

Jika serangan paksa ini terdengar cukup gila dan mustahil dilakukan, ya memang begitulah adanya!

Namun, mungkin ada beberapa teknologi baru yang akan membuat tantangan ini tidak terlalu menakutkan, dimana ini tentu menjadi sebuah prospek yang mengkhawatirkan bagi pemegang cryptocurrency.

Dunia crypto telah mengamati komputasi kuantum untuk beberapa waktu sekarang. Perkembangan teknologi berjalan dengan sangat cepat, dengan raksasa teknologi seperti Google dan IBM yang bersaing dengan start-up yang baru lahir seperti PsiQuantum.

Orang-orang seperti Goldman Sachs dan JP Morgan juga telah berinvestasi dalam meneliti teknologi. Maka tidak mengherankan bahwa pasar untuk komputasi kuantum diharapkan akan mencapai $ 64 miliar pada tahun 2030.

Komputasi kuantum melibatkan penggunaan fenomena kuantum seperti superposisi untuk melakukan tugas komputer, dengan kata lain, komputer kuantum dapat melakukan kalkulasi berdasarkan probabilitas. Oleh karena itu, alih-alih bekerja dengan 1 dan 0 seperti komputer biasa, komputer kuantum dapat memproses lebih banyak data secara eksponensial.

Lalu, apakah komputer kuantum ini bisa membongkar paksa kunci pribadi Bitcoin dengan kemungkinan yang lebih meyakinkan?

Salah satu cara potensial komputer kuantum dapat merusak keamanan kunci pribadi cryptocurrency adalah dengan menggantinya secara langsung, tanpa perlu mencurinya dari dompet siapa pun.

Andersen Cheng, CEO Post Quantum, mengatakan bahwa beberapa komunitas cryptocurrency percaya bahwa tanda tangan sudah termasuk komputasi pasca-kuantum. Ia pun mengatakan:

“Namun, bahkan jika itu, sampai blok benar-benar dikonfirmasi dengan memastikan blok sebelumnya benar-benar tidak dapat diubah, masih ada periode singkat di mana seseorang dapat mereplikasi kunci pribadi untuk mulai menandatangani transaksi yang tidak sah.”

Begitu itu terjadi, kata Cheng, kepercayaan itu hilang. Ia menambahkan:

“Anda tidak dapat lagi mengetahui apakah transfer Bitcoin yang dilakukan berasal dari kunci pribadi Anda yang sebenarnya atau kunci pribadi yang diduplikasi oleh komputer kuantum tanpa perlu mengganggu dompet Anda.”

Menurut beberapa sumber, teknologi sekarang masih tidak bisa membuka paksa dompet Bitcoin. Buktinya, dompet berisi 69.000 BTC masih belum terbuka hingga saat ini.

Ini sungguh skema ancaman yang patut diwaspadai ya, dan untuk mengatasinya, tentu saja para penyedia dompet harus menggunakan sistem keamanan yang jauh lebih mumpuni. Bagaimana menurut Anda? (decrypt)


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis