SEC Filipina Identifikasi Mining City Sebagai Skema Ponzi

Update terbaru 23/9/2020:

Setelah diklarifikasi dengan Media Mining City, ada beberapa pihak yang mengaku sebagai perwakilan resmi Mining City yang menyebarkan rumor tersebut.

Mereka menjelaskan kepada pihak Cryptoharian bahwa mereka tidak memiliki perwakilan resmi di Filipina.

Mining City menegaskan bahwa mereka tidak memiliki menawarkan investasi atau sekuritas. Mereka hanya menjual hash power untuk mining.

SEC Filipina mengidentifikasi Mining City sebagai skema Ponzi sehingga merilis peringatan resmi tentang perusahaan cloud mining Bitcoin tersebut.

[SEC Filipina memperingatkan promotor bahwa mereka bisa dijatuhi hukuman 21 tahun penjara atau denda lebih dari $ 100.000.

Peringatan ini menunjukkan perusahaan sebagai entitas tidak berlisensi di Filipina dan menyatakan bahwa apa yang dijalankan perusahaan tidak berfungsi sesuai dengan pedoman pertukaran mata uang virtual.

“Skema yang digunakan oleh Mining City dengan jelas menunjukkan indikasi kemungkinan skema Ponzi di mana uang investor baru digunakan untuk membayar ‘keuntungan palsu’ kepada mereka yang telah berinvestasi lebih dulu,” pernyataan SEC Filipina dilansir dari Cointelegraph.

Publik disarankan untuk menghindari perusahaan sejenisnya. Regulator mengatakan kepada publik “untuk tidak berinvestasi atau berhenti berinvestasi dalam rencana yang ditawarkan oleh Mining City atau oleh entitas yang terlibat dalam kontrak pintar, cryptocurrency, atau pertukaran aset digital yang tidak terdaftar di komisi.”

Mining City menawarkan skema paket mining cloud dalam bentuk kontrak tiga tahun di mana kekuatan hash disewakan kepada investor senilai antara $ 300 hingga $ 12.600. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengembalian harian hingga $ 92 per hari.

Mining City beroperasi dalam kemitraan dengan MineBest, pencipta penipuan Bitcoin Vault (BTCV), dengan investor menerima keuntungan mereka dalam bentuk token BTCV.

Tapi di sisi lain, harga cryptocurrency terkait malah naik. Dalam dua minggu sebelum peringatan ini, harga BTCV anjlok 76% dari $ 425 pada 23 Agustus, menjadi $ 100 pada 10 Sep. Sejak itu naik menjadi $ 163, menunjukkan bahwa peringatan itu mungkin tidak efektif untuk menghalangi minat publik terhadap skema tersebut.

Peringatan ini mengidentifikasi CEO Mining City yaitu Gregory Rogowski, pemimpin tim yaitu Anthony Aguilar, dan admin halaman Facebook perusahaan yaitu Jhon Rey Grey sebagai personel kunci yang terlibat dalam skema penipuan ini. Semuanya juga akan dilaporkan ke Bureau of Internal Revenue untuk penyelidikan terkait penilaian pajak mereka.

Menariknya, di situs web Mining City muncul pernyataan bahwa program akan terus berjalan meskipun situs webnya ditutup karena alasan apa pun. Artinya perusahaan seolah ‘kebal’ terhadap intervensi pemerintah karena sifatnya yang terdesentralisasi.]


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.