Cryptoharian – Persaingan antara dua koin meme terbesar dunia kripto kembali memanas. Menurut sejumlah analis, termasuk pengamat Dogecoin ternama Kevin Capital dan laporan dari Finder, Shiba Inu (SHIB) berpotensi melampaui Dogecoin (DOGE) dalam satu hingga dua siklus pasar ke depan, secepatnya pada 2026 atau antara 2028-2029.
Melansir dari benzinga.com, Dogecoin masih unggul dengan kapitalisasi pasar US$ 35,69 miliar, sementara SHIB tertinggal di angka US$ 8,27 miliar. Namun, jika tren pertumbuhan berubah, perhitungan matematis membuka skenario mengejutkan.
Dalam simulasi yang dibuat berdasarkan pertumbuhan 3 kali lebih cepat dari DOGE, potensi pergerakan SHIB tampak luar biasa:
- Jika DOGE naik 1.000 persen menjadi US$ 2,61, maka
- SHIB perlu naik 3.000 persen dari level saat ini (US$ 0,00001404) ke US$ 0,000435.
- Ini akan mendorong kapitalisasi pasar SHIB ke sekitar US$ 256.32 miliar.
Prediksi ini, meskipun menarik, dibangun atas skenario yang sangat spekulatif, tanpa jaminan bahwa SHIB akan mendapatkan momentum seperti itu.
Baca Juga: Short Seller Waspada! BTC Siap Luncur ke Zona Squeeze
Meskipun secara komunitas SHIB memiliki basis pengguna aktif dan loyal, proyek ini masih menghadapi hambatan serius untuk mengejar Dogecoin secara struktural:
1. Belum Ada Dukungan Institusional
Belum ada manajer aset besar yang mengajukan ETF Spot untuk SHIB, berbeda dengan tren altcoin lain yang mulai dilirik Wall Street.
2. Tim Pengembang Anonim
Masih belum jelas siapa yang mengelola proyek secara strategis, sehingga menimbulkan pertanyaan soal tata kelola dan akuntabiltas jangka panjang.
3. Katalis Pertumbuhan Belum Jelas
Asumsi pertumbuhan 3x dari DOGE hanya berlaku jika pasar mendukung, teknologi SHIB berkembang signifikan, dan regulasi berpihak.
Investor Diminta Tetap Waspada
Meskipun proyeksi harga SHIB membuat sebagian investor bersemangat, analis mengingatkan bahwa koin meme terkenal sangat volatil, dan performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
“SHIB bisa saja melesat, tapi bisa juga gagal total. Investor harus membedakan antara potensi dan kenyataan,” ungkap Kevin Capital.
Sebagaimana diketahui, komunitas koin meme Shiba Inu selalu optimis bahwa harga aset anjing Jepang tersebut akan melampaui Dogecoin.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)


