CryptoHarian

Solana Jebol Angka Support US$ 165, Apakah Akan Turun Lebih Rendah?

Cryptoharian – Dalam 24 jam terakhir, harga Solana (SOL) turun lebih dari 10 persen, menembus level support penting di US$ 165. Penurunan ini memicu kekhawatiran bahwa harga SOL bisa terus merosot ke kisaran US$ 150 hingga US$ 130, terutama karena ketidakpastian di pasar semakin meningkat.

Melansir dari usethebitcoin.com, salah satu faktor utama yang memperburuk situasi adalah banyaknya kasus rug pull yang membuat likuiditas di pasar makin terkuras. Selain itu, laporan menunjukkan bahwa para whale mulai menjual SOL dalam jumlah besar, sehingga semakin menekan harga dan menciptakan kepanikan di kalangan investor.

Setelah mengalami tren naik selama beberapa minggu, kini pasar kripto memasuki fase koreksi. Para analis menilai bahwa kondisi saat ini bisa menjadi peluang emas bagi investor besar untuk membeli aset kripto dengan harga lebih murah.

Namun di sisi lain, sentimen pasar masih cenderung bearish. Jika tekanan jual terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga Solana akan lebih turun lebih dalam hingga US$ 130 atau lebih rendah.

Solana Masih Pimpin di Pasar DEX, Tapi Sampai Kapan?

Meskipun harga mengalami penurunan, aktivitas perdagangan di ekosistem Decentralized Exchange (DEX) Solana masih sangat kuat. Bahkan, volume perdagangan Solana saat ini melampaui Ethereum dan Binance Smart Chain, dengan total transaksi harian mencapai lebih dari US$ 3 miliar.

Baca Juga: Solana Akan Ada Unlock, Apakah Harga SOL Hancur?

Namun, ada satu hal yang perlu diwaspadai. Koin meme adalah salah satu penyumbang terbesar volume perdagangan di jaringan Solana. Jika semakin banyak investor menjual aset mereka, bisa jadi harga SOL akan semakin tertekan dan kembali turun ke kisaran US$ 160 atau lebih rendah.

Menurut salah satu analis kripto papan atas bernama Ali Martinez, jumlah alamat aktif Solana mengalami penurunan tajam. Data terbaru menunjukkan bahwa sejak November 2024, jumlah alamat aktif turun dari 18,5 juta menjadi hanya 8,4 juta. Ini berarti ada lebih dari 10 juta alamat lebih yang telah menjual kepemilikian SOL mereka.

Penurunan jumlah pengguna ini tentu menimbulkan pertanyaan besar, yakni apakah investor mulai kehilangan kepercayaan terhadap Solana? Seiring dengan meningkatnya ketidakpastian di pasar, banyak investor jangka panjang kini mulai merasa cemas dan ragu untuk tetap bertahan.

Analisis Teknikal

Jika dilihat dari segi analisis teknikal, saat ini Solana berada dalam tren bearish. Harga SOL telah jatuh di bawah 50 hari dan 200 hari EMA, yang menandakan potensi penurunan lebih jauh.

Jika SOL gagal bertahan di level support US$ 155, maka harga bisa terus anjlok hingga US$ 130 atau bahkan US$ 120 dalam beberapa minggu ke depan. Salah satu penyebab utama tekanan ini adalah aksi jual besar-besaran oleh whales, yang semakin melemahkan momentum bullish Solana.

Namun meski kondisi saat ini terlihat suram, banyak analis percaya bahwa Solana punya peluang besar untuk bangkit kembali. Mereka berpendapat bahwa penurunan ini hanya bersifat sementara, dan begitu pasar pulih, SOL bisa mengalami kenaikan yang signifikan.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.