CryptoHarian

Standard Chartered Klaim Persetujuan Bitcoin Spot ETF Mungkin Lebih Maju dari Perkiraan

Cryptoharian – Bank Standard Chartered mengklaim bahwa ada kemungkinan bahwa Bitcoin Spot ETF mungkin lebih maju dari perkiraan awal. Hal tersebut dilaporkan oleh akun media Bitcoin Magazine melalui platform X, pada hari Rabu (29/11/2023).

Geoff Kendrick selaku kepala tim penelitian digital di Standard Chartered, memberikan penjelasan bahwasanya persetujuan beberapa exchange-traded funds (ETF) Bitcoin yang berbasis Amerika Serikat akan menjadi pemicu signifikan berikutnya untuk laju kenaikan BTC. Menurut pihaknya, persetujuan Bitcoin Spot ETF ini diperkirakan bakal direalisasikan lebih cepat dari perkiraan awal.

Berdasarkan klaim para analis sebelumnya memprediksi bahwa persetujuan Bitcoin Spot ETF ini akan terlaksana pada Januari 2024. Dalam hal ini, Standard Chartered mengatakan bahwa pada kuartal pertama nantinya tidak hanya Bitcoin saja, tetapi juga Ethereum Spot ETF juga akan disetujui.

“Tim kami juga melihat bahwa halving Bitcoin yang dijadwalkan pada akhir April 2024, akan memberikan tekanan ke atas lebih lanjut pada harga mata uang kripto ini,” ungkap Kendrick, seperti dilansir dari coindesk.com.

Berita Bitcoin: Analisis 5 Crypto Kapitalisasi Besar Tenar Beberapa Hari Terakhir: BTC, LINK, SOL, SHIB, MATIC

Standard Chartered pertama kali memproyeksikan target US$ 100.000 untuk Bitcoin pada April, mengaitkannya dengan kesuksesan mata uang kripto ini sebagai salah satu aset lindung nilai yang ideal. 

“Dominasi dari BTC masih berlanjut, dengan peningkatan pangsa pasar aset digital secara keseluruhan yang naik dari 45 persen pada April menjadi 50 persen. Secara sederhana, semuanya berjalan sesuai yang diharapkan,” ujarnya.

Dalam pernyataan terbarunya, bank tersohor ini juga memprediksi bahwa Bitcoin bisa mencapai level US$ 100.000 sebelum akhir tahun ini. Pihaknya mengklaim, peningkatan harga akan lebih banyak terjadi sebelum ‘halving’ daripada yang sebelumnya diperkirakan, khususnya melalui pengenalan lebih awal dari persetujuan Bitcoin Spot ETF yang berbasis AS. 

“Ini menunjukkan risiko bahwa level USD 100.000 dapat tercapai sebelum akhir 2024,” kata Kendrick.

Sementara itu melansir dari bussinessinsider.com, tercapainya Bitcoin ke US$ 100.000 ini dapat terjadi karena upaya SEC yang kerap kali memblokir persetujuan Bitcoin spot ETF, dan menyebabkan kerugian pada mereka sendiri di pengadilan. 

Sebagai informasi, sikap bullish Standard Chartered baru-baru ini diikuti oleh analis di Bernstein, yang memperkirakan bahwa bitcoin dapat mencapai $150,000 pada pertengahan tahun 2025 karena alasan pasokan yang serupa.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.