CryptoHarian

Survey e-Toro Tunjukkan 69 Persen Investor Ritel Masih Positif Meski Berada di Crypto Winter

Cryptoharian – Sebagian besar investor ritel masih sangat tertarik untuk berinvestasi dalam aset Bitcoin (BTC), meskipun pasar kripto mengalami masa terburuknya dalam sejarah. Menurut laporan survei yang dikeluarkan baru-baru ini oleh platform perdagangan sosial eToro, menyatakan sekitar 69% persen investor ritel positif atau memiliki perasaan campur aduk tentang dampak penurunan pasar berkepanjangan yang tercatat tahun lalu. 

Sisanya, sekitar 31%, menyatakan bahwa mereka berhati-hati dalam berinvestasi di industri ini setelah penurunan yang signifikan.

Ahli Strategi Pasar Global eToro, Ben Laidler mengatakan bahwa dua pertiga investor ritel merasa acuh tak acuh, atau bahkan lebih positif pasca tahun terburuk bagi pasar dalam satu generasi mungkin tampak aneh. 

“Tetapi memang mayoritas kelompok ini berpikir untuk menyimpan aset ini dalam beberapa tahun dan dekade. Bagi mereka yang memilih jangka waktu yang lebih lama, akhir tahun 2022 telah menawarkan kesempatan untuk membeli perusahaan dengan valuasi yang lebih rendah, meningkatkan prospek pengembalian jangka panjang,” ungkap Laidler.

Laporan yang mensurvei 10.000 investor ritel dari 13 negara dan tiga benua tersebut, mengungkapkan bahwa pendorong terbesar dari kepercayaan investor baru dalam investasi kripto adalah berkurangnya ketakutan akan ancaman inflasi yang dirasakan di kalangan investor.

Studi tersebut menemukan bahwa pada akhir kuartal ketiga tahun 2022, sekitar 24% investor ritel menganggap ancaman inflasi yang dirasakan sebagai risiko terbesar bagi portofolio investasi mereka. Namun, pada akhir tahun 2022, kekhawatiran inflasi turun menjadi 19%, sementara sekitar 22% responden menyebut resesi global sebagai ancaman utama bagi portofolio investasi mereka hingga tahun 2023.

Akibatnya, banyak investor menyesuaikan portofolio mereka, dengan alokasi kas naik menjadi 50% dan menambahkan lebih banyak aset defensif seperti layanan kesehatan dan utilitas.

Survei tersebut juga menemukan bahwa investor yang lebih muda memiliki rasa takut yang paling kecil terhadap pasar kripto, sementara investor yang lebih tua, karena melihat masa pensiun yang akan datang jadi lebih enggan memilih kripto.

Baca Juga: Berita Bitcoin: BTC Bisa Ke US$30.000 Menurut Analis Terkenal

Sekitar 76% investor ritel muda antara usia 18-34 merasa positif atau acuh tak acuh tentang tren turun, sementara hanya 60% investor yang lebih tua di atas 55 tahun merasakan hal yang sama tentang pasar kripto.

“2022 akan menjadi bear market besar pertama bagi banyak investor ritel yang kurang berpengalaman. Namun data menunjukkan bahwa investor yang lebih tua dengan cakrawala waktu pensiun yang lebih pendeklah yang paling merasakan tekanan,” tulis laporan tersebut.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.