CryptoHarian

Takut di Hack? Begini Cara Menyimpan Cryptocurrency Anda Dengan Aman

Jika Anda tertarik dengan dunia investasi cryptocurrency, ada satu hal utama yang perlu Anda pahami. Ini bukan kemampuan trading Anda (meskipun itu bisa membantu). Tidak, ini di tujukan untuk keamanan Anda. Sering kali, banyak orang memilih untuk menyimpan uang digital mereka di pasar elektronik (marketplace) seperti Bitcoin Indonesia/Indodax demi kenyamanan trading. Namun hal tersebut sangat membahayakan bagi investasi mereka, karena resiko untuk di hack sangatlah tinggi. Sejak awal cryptocurrency dimulai, sudah banyak kasus hacking yang terjadi kepada exchanger ternama seperti yang anda bisa lihat di artikel saya sebelumnya.

Cara Menyimpan Cryptocurrency Dengan Benar: Namun bagaimanakah cara yang aman dalam menyimpan Cryptocurrency seperti Bitcoin,Ethereum dan Altcoins lainnya? Bitcoin, Ethereum, dan Cryptocurrency lainnya bisa disimpan di dalam dompet pribadi, sama seperti uang tunai Anda. Perbedaannya hanyalah dompet ini berbentuk Digital.

Ada berbagai jenis dompet yang dapat digunakan pada waktu yang berbeda. Orang yang bijaksana menjaga Bitcoin mereka secara offline atau dalam dompet penyimpanan dingin. Tapi bagaimana ini meningkatkan keamanan, dan apa pilihan Anda?

Koin tidak disimpan dalam dompet tetapi di blockchain.

Sebaliknya dompet memiliki dua kunci, yaitu: Private Key dan Public Key. Private Key menunjukkan kepemilikan Anda atas Public Key (kode yang terhubung ke sejumlah mata uang tertentu di blockchain) untuk mengakses dana Anda di blockchain.

Cukup menggunakan Private Key untuk akses ke wallet.

Public Key/Wallet Address, memungkinkan pengguna mengirim sejumlah koin ke penggunaan lain. Private Key adalah password dan login id anda. Dengan memasukan Private Key, anda dapat langsung mengakses wallet anda. Anda harus menjaga Private Key anda tetap aman karena dengan Private Key, siapa pun dapat mengakses Cryptocurrency anda. Bisa dilihat di artikel kami mengenai (Cara menyimpan Private Key anda dengan aman).

 

Ada beberapa jenis dompet di luar sana seperti Hardware wallet, Web wallet ataupun Software wallet.

 

Hardware Wallet (Trezor, Keepkey, Ledger Nano):

Jenis dompet digital ini yang umumnya disarankan untuk penyimpan jumlah uang yang besar. Ini seperti menyimpan coin Crypto di dalam hard drive, tetapi mereka adalah hardware yang dibuat secara khusus untuk menyimpan Cryptocurrency dengan aman. Perangkat ini dapat kita nyalakan untuk mentransfer koin, mengunggah data dan membuatnya offline untuk penyimpanan yang lebih aman. Tiap perangkat hardware wallet diberikan “recovery code”, kode tersebut sangat penting untuk anda catat dan simpan dengan baik karena apabila hardware wallet anda hilang atau rusak, maka anda bisa mendapatkan kembali dompet anda. Untuk Tips Memilih Hardware wallet bisa melihat rekomendasi kami disini (Link untuk Hardware wallet recommended).

Sampai saat ini, tidak ada insiden yang dapat membuktikan pencurian/hacking cryptocurrency dari hardware wallet/dompet. Dompet hardware relatif baru, tetapi setidaknya untuk saat ini mereka telah mempertahankan rekam jejak yang baik.    

Wallet Online: Wallet Online menambahkan beberapa kemudahan untuk Anda mengaksesnya dari mana saja dengan akses ke web.

Wallet Online seperti MyEtherWallet sangat aman karena situs tersebut tidak menyimpan atau mengirim data sensitif saat anda menggunakan MyEtherWallet (MEW). MEW hanya memiliki akses ke informasi yang tersedia untuk umum di blockchain.  Namun Phishing adalah hal-hal yang umum kepada wallet online.

Septiady

Septiady

Add comment

Leave a Reply