Tesla Menerima Doge, Bagaimana Reaksi Harga Dogecoin?

“Kedekatan” Elon Musk dan Dogecoin (DOGE) tampaknya semakin erat saat salah satu lini usaha perusahaannya, Tesla, akan menerima token meme tersebut sebagai opsi pembayaran.

Diketahui, Elon Musk telah mengungkapkan bahwa stasiun pengisian mobil listriknya, Supercharger, akan menerima Dogecoin sebagai opsi pembayaran untuk makanan dan barang dagangan alias merchandise.

Dalam sebuah cuitan, pendiri “toko aplikasi Tesla pertama” Konsol Tesla, Ryan Zohoury, mengungkapkan bahwa Supercharger di Santa Monica baru Tesla telah dibuka dan sudah penuh.

Menanggapi Zohoury, Musk mencatat bahwa ia merencanakan “restoran futuristik / teater drive-in” untuk area Hollywood, sebelum menambahkan bahwa DOGE akan tersedia sebagai metode pembayaran di sana.

Tentu saja, pengumuman baru ini menimbulkan kebingunan tersendiri bagi para pengikutnya di sosial media karena Supercharger di Santa Monica masihlah baru dibuka.

Namun, Zohoury kemudian mengklarifikasi bahwa DOGE akan menjadi metode pembayaran di Supercharger itu untuk membayar makanan dan minuman, serta merchandise.

Baca Juga: Co-Founder Huobi: Sekarang Crypto Winter, Kapan Berakhir Untuk Pasar Crypto?

Selain itu, merchandise di situs resmi Tesla juga saat ini sudah menerima DOGE sebagai alat pembayaran yang tentu saja menjadi sebuah adopsi menarik karena pecinta Tesla sebagian juga pecinta DOGE.

Dan diketahui, pada halaman dukungan Dogecoin Tesla , perusahaan mencatat bahwa pelanggan yang mengirim jumlah DOGE yang salah ke alamatnya dapat melihat pesanan mereka dibatalkan.

Juga, halaman tersebut menambahkan bahwa jika pesanan dibayar lebih dalam cryptocurrency (secara  nilai), jumlah kelebihan pembayaran tidak akan dikembalikan ke pemiliknya.

Halaman tersebut juga merinci bagaimana Tesla “tidak dapat menerima pembayaran dari beberapa dompet untuk satu pesanan,” dan mengklarifikasi bahwa setelah “pesanan dilakukan menggunakan Dogecoin sebagai metode pembayaran, itu tidak dapat lagi dibatalkan.”

Memang, Musk adalah seorang pendukung kuat Dogecoin yang menurutnya, lebih layak menjadi alat pembayaran daripada Bitcoin karena crypto utama tersebut lebih banyak dilihat sebagai investasi dan orang-orang tentu akan lebih memilih untuk menyimpannya daripada membelanjakannya.

Sementara, Dogecoin, yang lebih cepat dan murah biaya transaksinya, memiliki harga yang tidak begitu diperdulikan orang sehingga pengguna akan lebih cenderung rela menggunakannya untuk membeli sesuatu.

Namun, harga Dogecoin tidak melambung naik, menurut Coingecko, harga 14 hari sudah turun 20%. Hal ini juga dikarenakan oleh harga Bitcoin yang terlalu volatil menurut analisa BTC Cryptoharian.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis