CryptoHarian

Tiga Cara Bitcoin Bisa Bikin Investor-nya Raih Kemerdekaan Finansial

Cryptoharian – Perdebatan klise yang muncul sekitar 10 tahun lalu, tentang ketenaran Bitcoin dan kripto lainnya yang mulai menunjukkan eksistensinya terkait aset investasi hingga kini pun masih berlangsung oleh beberapa ahli finansial. Pasalnya, semakin kemari Bitcoin semakin meningkatkan popularitasnya dengan kenaikan jumlah para investor. 

Aset lindung semacam emas dan saham di menurut kalangan milenial dan Gen Z merupakan sesuatu yang usang. Pada titik ini, tepatnya di era internet, mereka menemukan investasi kripto dengan sistemnya yang terkenal desentralisasi.

Muda-mudi saat ini juga tidak sedikit yang mengetahui sebuah fakta, bahwa sistematika bank terdapat banyak monopoli yang dilakukan oleh oknum pegawai maupun seseorang dengan tingkat jabatan yang lebih tinggi.

Seperti yang dimaksudkan oleh penciptanya, Bitcoin berupaya mengembalikan kekuatan kepada masyarakat. Tidak ada peraturan, sanksi, atau larangan yang dapat menghentikan orang menggunakan Bitcoin sebagai uang.

Di luar itu, investasi yang diperhitungkan dalam Bitcoin berpotensi membawa orang lebih dekat untuk mencapai impian mereka akan kebebasan finansial. Tapi bagaimana seseorang bisa mencapai hal itu?

Hodl

Bagi para investor, tentunya keuntungan yang besar merupakan target dan alasan untuk menaruh kepercayaan akan dana pada suatu aset. Namun, bagi mereka yang menaruh sejumlah dana pada aset kripto dengan harapan akan naik dengan cepat, merupakan sebuah tindakan yang sangat keliru. Hampir seperti penjudi, orang-orang yang ingin kekayaan instan ini seringkali menganggap volatilitas kripto dapat membawa keuntungan besar. 

Karena itulah, para veteran kripto lebih memilih untuk mengambil posisi jangka panjang. Para veteran ini cenderung untuk menahan (hodl) saat bullish, dan membeli saat bearish. Kripto saat ini dapat diibaratkan aset saham, dimana ada orang yang memanfaatkan momentum untuk short dan long. 

Mungkin terdengar sederhana, namun hodling kripto telah terbukti sulit di banyak kasus. Beberapa faktor yang memicu penjualan Bitcoin mendadak, antara lain penyebaran FUD dan pergerakan harga.

Harga Dollar Rata-Rata (DCA)

Hingga kini, telah banyak investor yang menerapkan strategi Harga Dolar Rata-Rata/Dollar Cost Averaging (DCA). Meski cara ini sudah sangat lama, namun masih terbukti efektif dalam dunia investasi berbagai macam aset.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pemuda membeli Bitcoin di harga US$ 23.000 karena FOMO.  Namun, mereka menerapkan strategi DCA, dimana jika harga turun, mereka akan kembali membeli BTC dengan jumlah yang sama, lebih sedikit atau bahkan lebih besar.

Contoh lain, yakni El Salvador pada awalnya dikritik karena mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di tengah inflasi yang melumpuhkan negara tersebut. Namun, mereka dapat menggunakan kembali hasil keuntungan yang belum direalisasi, untuk mendanai proyek sosial, seperti membangun rumah sakit dan sekolah. 

Pengelolaan Mandiri

Banyak yang masih belum sadar, bahwasanya meletekakkan uang pada suatu perusahaan kripto artinya para investor memberikan secara ikhlas pada perusahaan tersebut. Semenjak kasus FTX mencuat, banyak pihak akhirnya sadar akan pentingnya pengelolaan aset secara mandiri daripada memberikannya pada parusahaan. 

Pada dasarnya, setiap insan harus mengetahui pola dasar dari managemen finansial masing-masing. Kebanyakan dari yang sering kita dengar dari orang awam, adalah mereka tidak memiliki waktu untuk mempelajari suatu aset. Mereka bahkan cenderung percaya kepada pihak atau oknum yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. 

Mempertahankan kepemilikan kunci privat melalui dompet swadaya, menjadi hal terpenting bagi mereka yang mencari kebebasan finansial dalam arti yang sebenarnya.

Ketiga cara diatas, merupakan pilar utama kebebasan finansial. Namun, kami tidak membatasi pengguna untuk mencoba strategi lain yang sesuai dengan kebutuhannya. Meraih kebebasan finansial dengan Bitcoin sangatlah mungkin. 

Namun, seperti yang dikatakan oleh investor senior, lebih baik fokus pada keuntungan jangka panjang dari Bitcoin sambil meraup keuntungan jangka pendek dalam prosesnya.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.