Tingkat Burning Shiba Inu (SHIB) Melesat 130%, Bagaimana Prospeknya?

Cryptoharian – Di tengah upaya pemulihan pasar kripto, token Shiba Inu (SHIB) terus menjalankan mekanisme pembakarannya (burning) dengan baik. Proses ini bahkan terus berkembang ke arah yang positif.

Melalui data dari penyedia jejak burning Shiba Inu, yakni ShibBurn, token SHIB telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam tingkat burningnya, hingga ke 130% dalam 24 jam terakhir.

Sejak aktifnya kartu Visa Shiba Inu, pembakaran memang cenderung meningkat, yang tampaknya masih belum padam sampai akhir Juli kemarin. Pengguna pun telah membakar hampir 1 miliar token SHIB dalam sehari, untuk mencapai tujuan komunitas mengurangi jumlah pasokan beredar secara besar-besaran.

Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan prospek kelangkaan dari token meme bertema anjing tersebut. Diharapkan, pembakaran ini dapat menjadi salah satu faktor pendukung untuk membalik koreksi besar yang terjadi sejak November 2021 lalu, 

Meski begitu, di akhir pekan tingkat pembakaran cukup rendah karena “hanya” menghapus sekitar 500 juta token saja dalam 24 jam terakhir. Namun, angka tersebut masih tetap di atas rata-rata harian, yang menggambarkan betapa antusias dan kuatnya dukungan komunitas dan investor untuk memoles fundamental dari SHIB, sambil menuggu proyek-proyek ekosistemnya diluncurkan.

Apa yang ditunggu dari ekosistem Shiba Inu antara lain adalah, blockchain layer 2 Shibarium, game blockchain NFT, stablecoin asli Shiba, untuk melengkapi apa yang telah hadir seperti NFT Shiboshi, platform Metaverse dan tanah virtual, ShibaSwap 2.0, DAO dan lainnya.

Komunitas meyakini, ekosistem yang lengkap dari Shiba Inu pada akhirnya akan menarik minat besar dari investor. Terlebih, ini akan menjadikan SHIB unggul dibandingkan beberapa token meme lain seperti Dogecoin dan BabyDoge.

Pasar kripto saat ini tengah mencoba membangun pemulihan jangka pendek, yang tampak diikuti dengan baik oleh harga SHIB, yang terus mencetak tertinggi baru dalam beberapa hari, sambil mengamati bagaimana Bitcoin (BTC) mendominasi sentimen pada pasar, yang berpegang pada selera risiko investor global. 

Kendati begitu, prospek inflasi, kekhawatiran resesi dan faktor ekonomi global lain masih membayangi. [St]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.