Token Shiba Inu (SHIB) Kini Bisa untuk Membeli Tanah Virtual di Metaverse-nya

Token meme bertema anjing, Shiba Inu (SHIB), kini sudah dapat digunakan untuk membeli tanah virtual di platform metaverse-nya, “SHIB: The Meraverse.”

Sebelumnya, pembelian tanah tersebut hanya tersedia menggunakan Ethereum (ETH) untuk umum, yang pada presale pertama hanya dapat dibeli oleh para pemegang token LEASH dan NFT aslinya, Shiboshis.

Dalam sebuah cuitan Twitter, tim di balik SHIB:The Metaverse telah mengumumkan bahwa token asli ekosistem, SHIB, kini sudah dapat digunakan untuk membeli tanah virtual, yang tentu menjadi sebuah adopsi yang sangat dinantikan. Penggunaan SHIB di ekosistemnya sendiri.

Sekedar informasi, tanah virtual yang tersedia berjumlah tetap, sebanyak 100.595 tanah, yang kini dapat dipinang menggunakan token meme tersebut.

Baca Juga: Penting! Pergerakan Harga Bitcoin Setelah FED Meeting, Simak Dengan Baik!

Dan dari pembaruan tersebut, SHIB tidak hanya dapat digunakan untuk membeli tanah virtual, tetapi juga dapat digunakan untuk meraih penghasilan pasif dari platform, mengumpulkan sumber daya di dalam metaverse, mendapatkan hadiah dan masih banyak lagi, tetapi belum diperinci secara resmi dari tim pengembang.

Diketahui, plot tanah di SHIB: The Metaverse akan dirilis secara bertahap, tidak keseluruhan. Tahap pengenalan akan menghadirkan 36.431 plot, yang telah dibuka pada 13 April kemarin.

Tanah virtual yang tersedia pun dibagi menjadi empat kategori, yakni Bulu Perak, Ekor Emas, Paku Platinum dan Gigi Berlian, dengan kisaran harga senilai antara 0,2 ETH hingga 1 ETH.

Ekosistem yang diperkirakan akan saling terhubung, antara NFT, metaverse, ShibaSwap (DEX) dan solusi jaringan lapis-2, Shibarium, menjadi nilai tambah tersendiri dari token ini.

Selain SHIB, ekosistem juga punya token LEASH dan BONE, yang memiliki fungsi masing-masing, yang dapat menjadi penghasilan pasif juga di fitur dalam ShibaSwap.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis