CryptoHarian

Tutorial: Cara Mengantisipasi Entry Yang Bagus Dengan Berbagai Timeframe Analysis

Pelajaran Mengenai Timeframe

Timeframe adalah salah satu faktor yang paling penting untuk teknikal analisa. Timeframe yang paling banyak dipakai adalah 1 hour, 4 hour, daily, dan juga weekly. Masing-masing dari timeframe ini mempunyai arti tersendiri. Perbedaan dari 1 hour, 4 hour, daily, dan juga weekly timeframe adalah di dalam timeframe tersebut 1 candlestick melambangkan buka harga dan tutup harga atau juga pergerakan dalam jangka waktu tersebut.

Dalam menganalisa sebuah harga, satu timeframe saja tidaklah cukup. Para professional trader biasanya melakukan yang namanya top-down analysis. Top-down analysis bisa diartikan sebagai, trader biasanya memulai analisanya dari timeframe yang besar seperti daily atau weekly terus baru memulai ke 4 hour dan 1 hour.

Di dalam timeframe weekly biasanya kita bisa mengantisipasi atau juga memprediksi pergerakan harga dalam beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan kedepan. Timeframe bisa melambangkan tipe trader yang melakukan perdagangan. Biasanya untuk daily dan weekly timeframe digunakan oleh institusi, dikarenakan uang yang digerakan institusi biasanya bergerak untuk jangka panjang. Oleh karena itu mereka lebih suka melihat hasil yang bisa didapat dalam jangka panjang. Sedangkan 1 hour, 4 hour, dan daily timeframe kebanyakan dipakai untuk melihat pergerakan jangka pendek.

Pada daily dan 4 hour timeframe, Anda bisa memakai 2 timeframe itu untuk melihat trend atau pun situasi yang bisa di antisipasi dalam beberapa hari sampai minggu depan. Apabila Anda mau trading pada hari ini dan melihat hasil trading Anda dalam hari ini atau besok, maka Anda harus melihat data dari 4 hour timeframe dan daily timeframe setelah itu, Anda akan masuk ke 1 hour timeframe untuk melakukan eksekusi trading Anda.

Anda pun harus mencari tahu level-level penting seperti support dan resistance pada timeframe yang lebih besar daripada timeframe lebih rendah.

Di bawah ini saya akan memberikan contoh bagaimana cara melakukan top down analysis yang sangat berguna.

4 hour Timeframe

Gambar di atas adalah contoh 4 hour timeframe dari BTC/USD. Pada 4 hour timeframe ini, kita harus mencari tahu dulu level resistansi yang berada disini. Di gambar ini area resistansi tersebut adalah area yang berwarna kuning. Setelah kita mengetahui area yang pantas untuk di antisipasi untuk pergerakan jual kita, sekarang kita hanya perlu menunggu harga kembali ke level tersebut pada timeframe ini.

 Gambar di atas adalah kelanjutan pergerakan dari gambar sebelumnya. Disini kita bisa melihat harga telah kembali ke zona penting yang sudah kita antisipasi. Setelah harga kembali ke zona ini, kita bisa melakukan step berikutnya yaitu turun 1 timeframe di bawah ini. Di situasi ini kita akan melanjutkan analisa kita dengan masuk ke 1 hour timeframe.

1 hour Timeframe

Pada timeframe ini kita bisa melihat pergerakan lebih detail dan lebih awal. Apabila kita mengetahui pergerakan lebih awal, maka kita bisa memasuki pasar dengan lebih cepat dan bisa mendapatkan ‘Risk & Reward’ ratio yang lebih bagus.

Pada 4 hour timeframe kita sudah mengetahui kita mencari entry untuk melakukan Short market di pasar ini. Di 1 hour timeframe ini kita bisa melihat setelah pasar kembali ke area resistansi kita, kita bisa melihat adanya kekuatan muncul dari beruang yang menyebabkan terjadinya ‘bearish engulfing candle’ (lingkaran biru). Bearish engulfing candle ini menunjukkan akan kekuatan beruang yang bisa membawa harga turun jatuh kebawah. Namun, ini harus di kombinasikan dengan analisa pada level2 penting di timeframe atas kita.

Dari contoh ini kita bisa melihat betapa pentingnya top down analysis dari beberapa timeframe. Ditambah dengan price action candle stick dan area-area penting, maka peluang Anda untuk benar akan meningkat.

Add comment

Leave a Reply