CryptoHarian

US$58.000 Masih Membayangi Bitcoin Menurut Dua Analis

Cryptoharian – Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan pelemahan setelah sebelumnya memberikan angin segar kepada para investor. Dari data Coingecko, saat ini kripto utama tersebut masih berada di kisaran US$ 60.000 dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Di tengah penurunan ini, seorang analis bernama Toni Ghinea muncul ke permukaan dengan membawa sensasi. Pasalnya, ia mengklaim bahwa penurunan ini sesuai dengan prediksinya dan mencecar para investor serta analis yang optimis atau bull.

Dalam pernyataannya di platform X, Bitcoin telah turun di bawah angka US$ 61.000 sesuai dengan perkiraannya. Akan tetapi, penurunan ini juga dirasa baru permulaan oleh analis tersebut.

“BTC saat ini berada di bawah US$ 61.000. Saya benar. Harga selanjutnya akan kembali ke US$ 56.000-US$ 58.000 di bull trap ini,” ungkap Ghinea.

Dirinya pun juga menekankan bahwa penurunan ini merupakan salah satu hal penting, yang merupakan bagian dari sejarah di pasar kripto. Setelah delapan bulan koreksi harga, lanjutnya, hampir tidak ada yang memprediksi bahwa pasar akan bergerak turun lagi.

Ia pun tidak ragu untuk menyebut bahwa para bull telah keliru dalam memprediksi pergerakan pasar.

“Siapapun yang bullish di bulan Oktober sudah terbukti salah. Sekarang saatnya untuk koreksi,” ujarnya.

Baca Juga: Optimisme di Ujung Tahun, Analis Berikut Beber 7 Sinyal Positif di Pasar Kripto

Di sisi lain, seorang analis populer lain bernama Justin Bennet pun juga mengutarakan pergerakan pesimis BTC. Lewat akunnya, ia menyampaikan bahwa gerak-gerik Bitcoin menunjukkan adanya kemungkinan untuk turun ke angka US$ 57.000 sebelum naik kembali.

Ia menjelaskan bahwa pergerakan harga saat ini bisa jadi merupakan strategi dari para trader besar, untuk mengambil keuntungan dari penurunan sementara.

“Saya memperkirakan permintaan Bitcoin di angka US$ 59.000, tetapi likuidasi posisi long berada di angka US$ 57.000, jadi mungkin kita akan melihat Bitcoin turun mencapai angka likuiditas itu sebelum pergerakan naik,” kata Bennet.

Sebagai informasi, likuidasi long adalah kondisi di mana trader yang memprediksi harga Bitcoin akan naik, harus menjual aset mereka ketika harga justru turun.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, mohon simak disclaimer di bawah artikel.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.