Volume Perdagangan Mendekati Puncak Kejayaan Sebelumnya, Apakah Ini Pertanda Potensi Bull-Run Berikutnya?

Pasar cryptocurrency senilai $ 18 miliar dua hari yang lalu telah menjadi berita yang telah ditunggu-tunggu semua orang di industri ini. Malapetaka dan kesuraman yang telah menyelimuti ranah cryptocurrency selama enam bulan terakhir atau lebih  telah menghilang, sebagai sinar harapan yang cerah dan membuat sebuah catatan baru.

Semua mata tertuju pada token Bitcoin (BTC) karena telah mampu menembus level resistance dikisaran harga $4.200 (Rp 59,677,673) dengan cukup kuat dan valid dalam beberapa jam dan melonjak hingga membentuk level tertinggi baru di tahun ini dikisaran harga $5.000 (71 juta-an).

Pembentukan candle Bullish yang lambat dan stabil akhirnya terbentuk dan BTC melampaui EMA 200 untuk mencapai level tertinggi sejak November lalu.

Sejumlah analis terkemuka telah memperkirakan lonjakan BTC untuk menyentuh level harga $5.000 sejak beberapa minggu lalu dan hal tersebut bisa terjadi dibulan Mei.

Dan ternyata hal tersebut terjadi lebih dini yakni di awal April, tetapi tidak dapat mempertahankan harga puncaknya setelah terbentuknya koreksi cepat yang membawa harga kembali ke kisaran harga $4.750 di mana Bitcoin saat ini diperdagangkan dalam grafik Bitfinex Tradingview.

Hal ini membuat harga naik lebih dari 12% dalam rentang waktu harian yang membuat kenaikan Year-to-Date sekitar 28%. Tidak buruk untuk aset yang telah ditinggalkan oleh beberapa outlet media besar.

Pergerakan yang kuat dan menggembirakan ini disebabkan oleh volume harian yang perlu diamati dengan lebih seksama.

Menurut CoinMarketCap, volume transaksi harian masih di bawah $ 50 miliar saat itu.

Sebagai perbandingan, volume belum pernah berada dalam tingkatan ini sejak puncak crypto pada bulan Januari 2018.

Binance kembali memimpin dalam ranah exchanger dengan volume yang disesuaikan $ 1,6 miliar dan Bitcoin adalah aset utama dengan sekitar 30% dari total volume tersebut.

Selama 12 bulan terakhir, volume harian jarang melebihi $ 30 miliar dan hanya menembus di atas $ 50 miliar hanya di akhir 2017 dan awal 2018, yang kemudian menjadi sebuah masa kelam bagi para investor crypto. Level-level yang terbentuk saat ini bisa menjadi tanda potensial bahwa Bull-Run akan segera kembali.

Baca Juga: 20 Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Dan Tips Untuk Memulai 2019

Baca Juga:Investor Institusi Adalah Salah Satu Penyebab Harga Bitcoin Naik

Bitcoin yang kini memiliki beberapa level Support baru dan membuat lebih banyak landasan akan menunjukkan pola Reversal yang sebenarnya dan akan menjadi sinyal akhir dari pasar Bearish yang membuat frustasi banyak orang. Namun, masih terlalu dini jika kita ingin bereuforia dalam lompatan tinggi yang dalam beberapa pandangan masih sebagai suatu awal saja.

Hal ini tentu saja membuat para pecinta crypto di Twitter bereaksi dengan sejumlah pendukung yang bersorak gembira. Ada banyak pertanyaan yang diajukan tetapi tampaknya belum adanya alasan untuk lonjakan kuat kemarin.

Selain Bitcoin, beberapa altcoin juga telah menikmati kenaikan dua digit, seperti Litecoin, Cardano, Tron, dan Monero. Bahkan DogeCoin pun kembali menguat mendekati level tertinggi pada lonjakan sebelumnya yang membuat ia terlihat bersinar seperti beberapa altcoin lainnya.

Harapannya sekarang adalah semoga saja hal ini bukanlah terjadi sebagai skema pump and dumb, dan bahwa Bitcoin akan diperdagangkan lebih tinggi kembali untuk mencari level Resistance terbaru dikisaran harga $5.000. Kita tunggu saja.

Baca Juga: CEO Crypto Mining Pool Di Cina Meperkirakan Harga BTC Akan Menjadi Rp 10 Miliar

 


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Tinggalkan komentar