Cryptoharian – Salah satu investor besar atau biasa disebut whale dalam dunia mata uang kripto baru-baru ini kembali melakukan pembelian besar. Berdasarkan kabar terbaru yang dibagikan oleh cointelegraph di media sosial X, seorang whale baru-baru ini mengakuisisi sebesar 51.209 Ethereum, dengan biaya sebesar US$ 103 juta di Coinbase.
Pembelian besar ini juga dilaporkan oleh akun bernama Whale Alert, yang menunjukkan bahwa puluhan ribu koin Ethereum tersebut, dikirim ke dompet yang tidak dikenal.
Melihat pembelian besar ini, para Crypto Twitter (CT) pun ramai-ramai membicarakan, dan memberika spekulasi. Ada yang mengatakan bahwa altseason akan dimulai, hingga kabar bahwa whale tersebut sebenarnya adalah Pemerintah Amerika.
Namun, berdasarkan data dari Coingecko, Ethereum kini tengah berada di harga US$ 1.995, yang merupakan penurunan sebesar 1,2 persen dalam jangka waktu 24 jam.
Hal ini pun menimbulkan pertanyaan juga di kalangan investor, terutama jika pembelian besar tak mampu dongkrak harga dari suatu aset di pasar kripto.
Baca Juga: Solana dan Ethereum Mulai Naik, Bagaimana Dengan Alt Baru Ini?
Sebelumnya, salah satu analis di platform X dengan nama akun ‘Daan The Crypto Trades’, menyatakan bahwa Ethereum (ETH) belum mampu menembus level penting di angka US$ 2.100. Berdasarkan analisa yang ia lakukan, setelah sempat menguji batas tersebut, ETH justru kembali turun. Aset tersebut kemudian bergerak di antara kisaran US$ 1.700 hingga US$ 2.100 dalam beberapa jam.
Menurutnya, level US$ 2.100 adalah kunci untuk mengubah arah pergerakan harga dalam jangka panjang. Jika ETH berhasil menembus dan bertahan di atas level ini, ada peluang bagi harga untuk naik lebih jauh menuju kisaran US$ 2.100 – US$ 2.800, area yang sebelumnya menunjukkan pergerakan harga yang lebih stabil dan positif.
Untuk saat ini, kripto terbesar kedua tersebut masih berada dalam kondisi yang disebut Daan sebagai “chop”, di mana pergerakan harga cenderung mendatar dan tanpa arah yang jelas. Tanpa breakout yang tegas, pasar kemungkinan masih akan diwarnai ketidakpastian, terutama karena volume perdagangan menurun dan volatilitas mengecil.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.









