CryptoHarian

Yakin Pada Bullish Jangka Panjang, Analis: Jangan Keburu Beli BTC di harga US$ 31.000

Cryptoharian – Euforia yang terjadi pada aset Bitcoin (BTC) seakan memasuki fase meredup, dimana saat ini harganya menyentuh US$ 29.817 per Jumat (21/7/2023) pagi. Namun, hal ini seperti yang disampaikan oleh salah satu analis centang biru di Twitter bernama Toni Ghinea. Dalam hasil analisa sebelumnya, Ghinea yakin bahwa pasar akan mengalami koreksi sebelum memasuki bull run kencang. 

Baru-baru ini juga, ia berbagi pandangannya mengenai masa depan Bitcoin (BTC) dengan memprediksi tren bullish dalam jangka panjang. Karena itulah, ia menyarankan para investor untuk tidak terburu-buru membeli pada tingkat harga, khususnya sekitar US$ 31.000.

“BTC adalah investasi jangka panjang. Biar bagaimanapun, sangat masuk akal jika kita menunggu untuk sekarang. Jangan sampai membeli di US$ 31.000,” ungkap Ghinea.

Meskipun dia tidak memberikan target harga secara spesifik, Ghinea mengisyaratkan kemungkinan reli harga yang signifikan di masa depan. Dari sini, ia mengklaim supaya para investor untuk bersabar pada  kemungkinan penurunan harga pada triwulan ketiga atau keempat tahun ini sebelum mempertimbangkan pembelian secara agresif. 

Baca Juga: Ahli Strategi Defi Pesimis dengan Bitcoin ETF Spot Oleh BlackRock, Ini yang Disampaikan

Strategi ini sesuai dengan kebijaksanaan investasi tradisional, yang menyarankan para investor mencari peluang beli saat pasar mengalami penurunan harga untuk memanfaatkan titik masuk yang lebih rendah.

Ia pun juga memproyeksi tentang dimulainya “BIG run” (periode kenaikan harga yang besar) sejalan dengan tahun 2024, yang mengindikasikan bahwa BTC dapat mengalami kenaikan nilai yang signifikan pada saat itu. Proyeksi ini didukung dengan halving mendatang, dimana para investor menantikan kenaikan besar-besaran.

“Ingatlah, big run sangat kuat kemungkinan mulainya pada tahun 2024. Tunggulah sampai di triwulan ketiga atau keempat. Belilah secara agresif saat FEAR mulai bermunculan,” ujarnya.

Sementara itu, seorang analis bernama @Ninjascalp atau Ninja menjelaskan bahwa satu-satunya skenario bullish yang ia miliki, adalah jika harga Bitcoin dapat kembali di atas angka US$ 30.300 hingga $31,000 hingga akhir bulan Juli. Dia menjelaskan bahwa kisaran ini harus terus dipertahankan agar peluang bullish dapat terealisasi.

Ninja juga menyatakan bahwa skenario bullish ini akan menciptakan tekanan bagi para penjual (shorts) di pasar. Jika harga Bitcoin berhasil melampaui level tertinggi dalam kisaran tersebut, seperti di atas US$ 32,000 maka kemungkinan akan terjadi “squeeze shorts.” 

Baca Juga: CryptoQuant: Pemerintah AS Kembali Jual Bitcoin Hasil Sitaan Silk Road  

“Karena saya telah memprediksi pasar bearish. Satu-satunya skenario bullish yang saya miliki adalah reclaim di atas US$ 30.300 yang memotong dari US$ 30.300 – US$ 31.000 hingga akhir Juli, hingga akhirnya short squeeze di atas kisaran tertinggi US$ 32.000,” pungkas Ninja.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)

Penulis

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis