CryptoHarian

Pemain Anyar Siap Libas Bitcoin dan Ethereum Saat SEC Setujui Bitcoin Spot ETF

Cryptoharian – Investor kripto utama Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) semakin gemas ketika Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika (SEC), karena kembali menyatakan penundaan pada persetujuan Bitcoin ETF Spot. Namun, belum kelar soal penantian mereka, kini telah muncul pemain anyar siap libas Bitcoin dan Ethereum. 

Hambatan Bitcoin dan Ethereum

Melansir dari cryptopotato.com, setelah sebulan meraih momen positif, Bitcoin sekarang mengalami perlambatan. Akhir pekan lalu, Bitcoin mengalami koreksi kecil, turun sekitar 4 persen dari puncak Kamis menjadi US$ 36.510.

Saat ini, Bitcoin menolak rata-rata pergerakan eksponensial 50 hari (EMA) pada kerangka waktu 4 jam. Jika investor kembali mengakumulasi, target harga Bitcoin pekan ini kemungkinan adalah retest di angka US$ 37.980. 

Sedangkan untuk Ethereum, perlambatan juga pasca lonjakan bullishnya. Harga ETH saat ini berada di US$2.049, sedikit di atas level kritis US$ 2.000.

Karena pentingnya secara psikologis, level ini dapat menyebabkan volatilitas tinggi karena bulls dan bear masih bersaing. Jika ETH tetap di atas US$ 2.000, maka harga dapat terdorong ke wilayah US$ 2.160. Sebaliknya, penurunan di bawah US$ 2.000 mungkin menjadi tanda tren negatif jangka pendek, berpotensi menguji kembali EMA 50 hari. 

Kebangkitan Pemain Baru di Era ETF Spot

Sementara itu, muncul pemain anyar siap libas Bitcoin dan Ethereum. Pemain tersebut yakni Bitcoin ETF Token (BTCETF), yang menampakkan diri dengan daya tarik sendiri. Dalam debutnya, BTCETF menawarkan pendekatan inovatif, memungkinkan investor berspekulasi tentang dampak pasar dari persetujuan potensial Bitcoin ETF di AS. 

Desain token ini pun sejalan dengan tonggak-tonggak persetujuan ETF. Menariknya, BTCETF menggunakan mekanisme deflasi dengan rencana pembakaran pada 25 persen aset dari total pasokan, dimana nantinya token akan terkuras dari 2,1 miliar menjadi 1,57 miliar token. 

Selain itu, kesuksesan presale berhasil mengumpulkan lebih dari US$ 550.000, disusul dengan pertumbuhan komunitas di Telegram dan Twitter yang menunjukkan popularitas yang meningkat.  Keberhasilan awal Bitcoin ETF Token juga didorong oleh partisipan presale yang dapat menyetor token untuk mendapatkan APY impresif sebesar 448 persen. 

Setelah presale, implementasi pembakaran sebesar 5 persen pada semua transaksi akan memperkuat strategi deflasi token ini. Semua elemen ini menempatkan BTCETF sebagai tambahan menarik untuk pasar kripto, memanfaatkan kehebohan seputar kemungkinan persetujuan spot BTC ETF.

Situs Resmi BTCETF

Note: Bukan Nasihat Finansial

Iqbal Maulana

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.