CryptoHarian
Home » Berita Crypto » Australia Mempertimbangkan Teknologi Blockchain untuk Rantai Perdagangan

Australia Mempertimbangkan Teknologi Blockchain untuk Rantai Perdagangan

Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan untuk menggunakan teknologi baru seperti blockchain untuk mengubah sistem rantai perdagangan, kata seorang pejabat pada 10 Mei.

Menurut situs berita ZDnet, juru bicara dari departemen Dalam Negeri Australia (DHA) mengatakan teknologi tersebut mungkin memberi efek positif yang signifikan pada perdagangan negara.

Juru bicara yang tidak mau menyebutkan namanya pada pertemuan komite berkata:

“Kecerdasan dan kemampuan penilaian risiko dan pengumpulan pendapatan akan ditingkatakan oleh teknologi baru dan berkembang, seperti blockchain, yang akan meningkatkan kebenaran, validasi dan analisis data intelijen dan perdagangan.”

Langkah ini akan memberi DHA  lebih jauh ke dalam pendanaan aktivitas perdagangan yang sah dan pada minggu yang sama, Australia mengalokasikan $700,000 AUD (Rp 7,4 miliyar) untuk penelitian blockchain.

Pada saat yang sama, tindakan keras di pasar gelap dan perdagangan informal terus berlanjut, entitas tertentu akan didenda maksimum $10,000 AUD (Rp 105 juta) pada transaksi tunai.

“Blockchain adalah alat, informai yang memberi Anda sistem yang lebih transparan untuk siapun yang menggunakannya.” Juru bicara DHA yang terus menyentuh pada catatan peraturan.

“Jika seseorang mencoba menipu atau memberikan data palsu, blockchain akan mengetahui bahwa data itu adalah palsu”

Australia mendukung untuk pengembangan industry cryptocurrency dan blockchain. Sebagai bagian dari upaya ini, pemerintah Australia telah mengumumkan tender legal cryptocurrency dan sedang membuat pasal-pasal dan peraturan untuk pertukaran crypto.

Septiady

Septiady

Add comment

Update Berita Cryptocurrency Terbaru

Advertisement