87 Persen Pertukaran Cryptocurrency Memalsukan Volume Perdagangan

Ada banyak skandal tentang pertukaran atau exchange yang berhubungan dengan cryptocurrency dan laporan dari Blockchain Transparency mengungkapkan bahwa sebagian besar pertukaran cryptocurrency memalsukan volume perdagangan cryptocurrency. Laporan itu menyimpulkan bahwa 87 persen dari semua volume perdagangan di peringkat 25 dan keatas adalah palsu.

Data yang terncantum di CoinMarketCap juga tidak dapat dipercaya, menurut laporan. Ini menunjukkan bahwa dari 25 pertukaran di CoinMarketCap, 11 telah memalsukan volume mereka hingga 99 persen. 12 pertukaran utama seperti Huobi dan OKEx memalsukan lebih dari 75 persen dari volume perdagangan, kata laporan itu.

Sebagian besar dari pertukaran crypto tersebut berada di kepulauan Cayman dan Gibraltar, yang tidak memiliki banyak peraturan untuk menjaga manipulasi seperti ini.

Baca Juga: Analisa Bitcoin Pada Tanggal 18 Desember 2019

Binance dan Bitfinex adalah pertukaran cryptocurrency yang bebas dari manipulasi volume trading, menurut laporan. Namun, Bitfinex telah divonis dengan ‘pumping’ Bitcoin pada tahun 2017. Itu diduga bahwa Bitfinex mengeluarkan Tether, tetapi apabila dikaitkan dengan volume perdagangan, data dari Bitfinex dapat diandalkan, menurut laporan.

Di bawah kepemimpinan Changpeng Zhao, Binance tampaknya menjadi pilihan yang dapat diandalkan untuk tempat perdagangan dan pertukaran cryptocurrency. Exchange tersebut baru-baru ini berjanji untuk menyumbangkan semua biaya masuk koin ke tempat amal.

Exchange yang terlibat dalam memanipulasi volume biasanya membiarkan investor membeli dan menjual kepada diri mereka sendiri, memberikan ilusi aktivitas perdagangan di exchange. Ini ilegal di banyak negara dan aktivitas seperti ini dikenal sebagai ‘Wash Trading‘.

Baca Juga: CEO Bitpay Mengatakan Pembayaran Blockchain Akan Datang 3-5 Tahun Kedepan

Exchange seperti Coinbase dan Kraken, yang merupakan exchange cryptocurrency ke uang fiat utama di AS tidak berpartisipasi dalam wash trading seperti exchange lain yang termasuk di dalam daftar.

Aktivitas ilegal seperti ini banyak merugikan banyak pemain crypto yang jujur. Masuknya pemain institusi seperti Nasdaq dan NYSE dapat membawa lebih banyak peraturan dan mungkin mengurangi kemungkinan manipulasi data.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Tinggalkan komentar