El Salvador akan Membantun Kota Bitcoin di Dekat Gunung Berapi

Setelah bergulir cukup lama, El Salvador yang menjadi negara pertama yang mengadopsi Bitcoin (BTC) sebagai mata uang sah, telah mengeluarkan pembaruan yang cukup menarik terkait crypto.

Belum lama ini, Presiden El Salvador, Nayib Bukele, telah mengumumkan dalam sebuah pertemuan di kota La Libertad bahwa ‘Kota Bitcoin’ akan didirikan di dekat gunung berapi Conchagua, yang terletak di sisi tenggara El Salvador di Teluk Fonseca.

Maksud di balik ini adalah untuk memanfaatkan energi panas bumi untuk memberi daya pada kebutuhan listrik besar-besaran di kota dan operasi penambangan Bitcoin.

Selanjutnya, menurut laporan awal, pemerintah akan menyediakan lahan dan infrastruktur untuk menarik penemu ke kota baru.

Ini bukan pertama kalinya negara itu mengeksplorasi energi panas bumi. Faktanya, sudah ada operasi penambangan Bitcoin percontohan yang sedang berlangsung di pembangkit listrik tenaga panas bumi di samping gunung berapi Tecapa. 

Present Bukele membuat pengumuman di acara “Feel The Bit 2021” dan selanjutnya menyatakan bahwa proyek tersebut akan didanai oleh $ 1 miliar yang dikumpulkan dari obligasi yang didukung Bitcoin. Namun, pemerintah berencana tidak akan menginvestasikan seluruh dana untuk infrastruktur kota. Sebaliknya, sisanya akan diciptakan kembali di Bitcoin.

Informasi lebih lanjut tentang Kota Bitcoin terungkap melalui siaran pers dari kantor Presiden. Diungkapkan bahwa kota itu akan mencakup area perumahan dan komersial, layanan, hiburan, restoran, bandara, pelabuhan, dan kereta api.

Selain itu, kota juga menargetkan untuk menghapus pajak penghasilan, pajak properti, pajak pengadaan, dan pajak kota sementara hanya berpegang pada PPN untuk membayar obligasi kota, infrastruktur publik, dan pemeliharaan kota. 

Presiden Bukele menyatakan:

“Di Kota Bitcoin, kami akan memiliki pertambangan, pertanian, budaya, dan olahraga. Ketika kita tidak lagi di sana, ini akan berlangsung lama, dan semua orang akan dapat melihat kota.”

Pernyataan pers tersebut juga mengklaim untuk menghilangkan semua emisi karbon dari kota. Pembangunan kota akan dimulai dua bulan setelah mendapatkan semua pembiayaan, sehingga menempatkan tanggal mulai proyek sekitar tahun 2022.

Tentu saja, ini patut ditunggu karena akan menjadi langkah adopsi yang lebih luas di negara tersebut, sehingga BTC akan benar-benar menjadi mata uang yang lebih digunakan dibandingkan mata uang sah lainnya di negara tersebut, dolar AS.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis