Ethereum Akan Melakukan Hardfork Constantinople

Anggota tim Ethereum (ETH) telah mencapai kesepakatan tentang waktu aktivasi untuk Constantinople, perubahan kode yang diusulkan yang dirancang untuk memberi pengguna opsi untuk memperbarui blockchain dengan fitur tambahan.

Berbicara pada pertemuan pengembang inti dwi-mingguan pada hari Jumat, para pengembang berkumpul menyetujui blok 7.080,000 pada blockchain Ethereum sebagai titik aktivasi di mana pengguna akan dapat memilih untuk meng-upgrade ke kode baru. Sederhananya, jika pengguna memilih untuk menerima perubahan dengan meningkatkan perangkat lunak (software) mereka, pembaruan akan ditayangkan ketika blok tersebut ditambang.

Ketika pers, waktu blok ETH adalah 14.2 detik dan jumlah blok yang tersisa sekitar 231,922. Menurut analis dengan menggunakan etherscan.io, hardfork Ethereum mungkin akan terjadi pada 14 januari 2019 dengan mempertimbangkan waktu blok 14.2 detik.

Martin Holst Swender, pimpinan keamanan di Ethereum Foundation dan klien go-ethereum, mengatakan bahwa perilisan perangkat lunak go-ethereum juga akan menyertakan ‘saklar’ darurat untuk menunda upgrade apabila ada masalah yang tidak diharapkan.

Hardfork Constantinople yang akan datang ini akan meliputi lima Proposal Peningkatan Ethereum (EIP) yang terpisah untuk mempermudah transisi dari proof-of-work (PoW) menjadi algoritma konsensus proof-of-stake (PoS) yang lebih hemat energi.

Setelah diaktifkan, pembaruan  ini seharusnya secara mendasar akan mengubah blockchain Ethereum, dengan pembaruan node sinkron ke seluruh sistem.

Pengembang juga sudah membahas ethereum 1x, sebuah upgrade lain yang saat ini ditargetkan untuk proposal pada tahun 2019. Beberapa kelompok kerja memberikan laporan tentang perkembangan mereka. Tetapi, mereka menekankan bahwa pengembangan ini berada pada tahap awal.

Ethereum dikritik oleh komunitas karena sudah menunda sekian lama dalam merilis pembaruan teknologi. Menurut banyak anggota komunitas, blockchain lainnya menggeser Ethereum karena lambatnya pengembangan. Jadinya, orang-orang dan perusahaan memilih untuk menggunakan blockchain baru seperti Stellar (XLM) dan Tron (TRX).

Baru-baru ini, co-founder Ethereum Vitalik Buterin dinobatkan gelar ‘Honorary Doctorate’ dari universitas tertua di Swiss, University of Basel untuk pencapaian luar biasa di bidang cryptocurrency, smart contract dan desain institusi.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Tinggalkan komentar