CryptoHarian
Home » Berita Crypto » OJK Jepang Ingin Memperluas Tim Crypto Untuk Mengatasi Pertumbuhan Pasar

OJK Jepang Ingin Memperluas Tim Crypto Untuk Mengatasi Pertumbuhan Pasar

Berita Crypto: Badan Jasa Keuangan Jepang (FSA) ingin memperkuat operasi pemantauannya di ruang cryptocurrency, yang akan membutuhkan perluasan unit yang ditugasi dengan pengawasan semacem itu. Regulator ingin menambah 12 anggota ke tim itu untuk menangani pertumbuhan cepat di pasar crypto, direktur kebijakan FSA Kiyotaka Sasaki dikutip oleh Reuters.

Jepang adalah salah satu pasar terpenting di dunia cryptocurrency dan blockchain.

Cryptocurrency menjadi metode pembayaran hukum pada awal 2017, dan FSA sekarang memberikan lisensi khusus untuk crypto exchange yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Pada hari Rabu, regulator mengadakan pertemuan kelompok studi kelima dengan pejabat pemerintah, platform perdagangan, pengacara, dan akademisi, antara lain. Selama acara tersebut, OJK mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk memperluas tim crypto, dengan Sasaki mencatat badan tersebut saat ini memiliki sekitar 30 orang yang bertanggung jawab untuk memantau kegiatan crypto, termasuk meninjau operator untuk lisensi potensial. Tim akan diperluas ke lebih dari 40 orang pada tahun fiskal 2019.

Setelah pertemuan, FSA mempresentasikan sebuah dokumen yang mengatakan akan meninjau 16 operator pertukaran crypto, sementara lebih dari 160 perusahaan siap untuk mengajukan permohonan lisensi pertukaran segera. Sebelum mendapatkan lisensi, pemilik crypto exchange harus melalui beberapa proses instruksi yang dilakukan oleh OJK. Dengan demikian, 12 dari 16 perusahaan menarik aplikasi mereka selama sesi instruksi ini, sementara satu operator ditolak oleh agen tersebut. Sisahnya, termasuk Coincheck, sedang menunggu putusan akhir.

Pada bulan Januari tahun ini, Coincheck menjadi korban dari pencurian crypto terbesar sejauh ini, dengan NEM senilai $600 juta ASD yang dicuri oleh peretas. Insiden itu mendorong OJK dan otoritas Jepang untuk mengadopsi pendekatan yang lebih ketat terhadap aktivitas crypto. Peretasan Coincheck juga merupakan alasan di balik pertemuan kelompok studi crypto pertama pada bulan April tahun ini.

Septiady

Septiady

Add comment

Update Berita Cryptocurrency Terbaru

Advertisement